Home News Rayakan Paskah, KMK St. Lukas USU Wujudkan Kepedulian Lewat “Lukas Peduli Kasih”
News

Rayakan Paskah, KMK St. Lukas USU Wujudkan Kepedulian Lewat “Lukas Peduli Kasih”

Share
Dokumentasi: Suara USU

Reporter: Christy Cherina & Theresia Sidabalok

Suara USU, Medan. Dalam rangka merayakan Paskah, Keluarga Mahasiswa Katolik (KMK) St. Lukas Universitas Sumatera Utara (USU) mengadakan kegiatan sosial bertajuk Lukas Peduli Kasih (LPK) pada Minggu, 27 April 2025. Acara ini dilaksanakan di Panti Asuhan dan SLB-C Santa Lusia Lau Dendang sebagai bentuk nyata berbagi kasih dan sukacita kepada saudara-saudari berkebutuhan khusus.

LPK tahun ini mengangkat tema “Rising in Love, Sharing in Joy”, yang berarti “Bangkit dalam Cinta, Berbagi dalam Sukacita”. Melalui tema tersebut, KMK St. Lukas ingin memperdalam makna kebangkitan Yesus Kristus dengan membagikan kehangatan kasih dan sukacita Paskah kepada sesama.

Panitia mulai mengumpulkan donasi sejak 15 April 2025, berupa pakaian layak pakai, sembako, buku, alat tulis, barang-barang rohani, dan perlengkapan lain yang masih dapat digunakan. Semua sumbangan diserahkan kepada anak-anak di SLB-C Santa Lusia Lau Dendang.

Pemilihan SLB-C Santa Lusia Lau Dendang sebagai lokasi kegiatan, menurut Tesalonika Tri Apriliani selaku wakil ketua panitia, didasari oleh keinginan KMK St. Lukas untuk berbagi kasih secara lebih spesifik kepada teman-teman berkebutuhan khusus. “Selain itu, lokasi tersebut juga memiliki fasilitas yang memadai untuk menampung seluruh panitia dan peserta,” ungkapnya.

Rangkaian acara dimulai pukul 12.00 WIB dengan doa pembuka dan makan bersama. Selanjutnya, panitia mengadakan pemeriksaan kesehatan sederhana, meliputi cek golongan darah dan pengukuran Indeks Massa Tubuh (IMT). Pemeriksaan ini dilakukan karena sebagian besar anak-anak di SLB-C belum memiliki data dasar kesehatan yang penting untuk kebutuhan darurat di masa depan.

Setelah pemeriksaan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi permainan seru, persembahan pujian, dan penulisan kesan serta harapan oleh adik-adik SLB-C. Acara ditutup dengan pemberian bingkisan kasih dari KMK St. Lukas kepada seluruh peserta.

LPK tahun ini terasa lebih spesial karena menjadi kembalinya setelah vakum pada tahun 2023. Dengan pengurusan baru yang lebih solid, KMK St. Lukas berhasil menghidupkan kembali tradisi tahunan ini.

Perjalanan menuju hari H tidak selalu mulus. Panitia sempat menghadapi tantangan dalam penjadwalan kegiatan akibat bentrok dengan pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) yang menyebabkan perubahan pola perkuliahan menjadi daring. Meski demikian, kekompakan dan kerja sama tim membuat acara tetap berjalan lancar, walaupun pemeriksaan kesehatan memakan waktu lebih lama dari yang diperkirakan.

Panitia dan Badan Pengurus Harian (BPH) KMK St. Lukas berharap LPK dapat terus dikembangkan di masa depan dengan menambahkan kegiatan-kegiatan yang lebih kreatif dan bermakna, agar momen berbagi ini tidak hanya meninggalkan kesan mendalam bagi penerima, tetapi juga bagi seluruh penyelenggara.

Redaktur: Zahra Zaina Rusty

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.