Home Kabar Kampus Tekuni Tari Komando Hantarkan Mahasiswa Sastra Indonesia USU Raih Juara 2
Kabar Kampus

Tekuni Tari Komando Hantarkan Mahasiswa Sastra Indonesia USU Raih Juara 2

Share

Reporter: Ghefira Mannawa Salwa 

Suara USU, Medan. Mahasiswa Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Sumatera Utara (USU), Muhammad Haikal Ananta, berhasil meraih Juara 2 Tari Komando Tingkat Provinsi pada kompetisi yang diselenggarakan oleh Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Sumatera Utara di Medan, 28 Juli – 2 Agustus 2026. Prestasi tersebut menjadi bukti konsistensinya dalam mengembangkan potensi di bidang seni sekaligus membanggakan nama USU di tingkat provinsi.

Haikal, mahasiswa angkatan 2024, mengaku telah menekuni Tari Komando sejak duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP). Ketertarikan terhadap seni tersebut mendorongnya kembali mengikuti kompetisi setelah hampir dua tahun vakum dari dunia perlombaan.

“Tari Komando merupakan hal yang sangat saya senangi. Sudah hampir dua tahun saya tidak mencoba untuk berkompetisi kembali, makanya saya mencoba mengikuti event ini,” jelasnya.

Keterbatasan waktu persiapan tidak menjadi penghalang bagi Haikal untuk tampil optimal. Ia memanfaatkan sekitar tiga hingga empat hari sebelum perlombaan untuk menghafal seluruh rangkaian gerakan.

Selama proses persiapan, Haikal menghadapi berbagai tantangan, mulai dari menyesuaikan tempo gerakan, membangun ekspresi, hingga membagi waktu latihan yang terbatas. “Semua dapat diatasi dengan dukungan tim yang sangat suportif dan pelatih saya, Kak Irul, yang selalu berpesan untuk bertanggung jawab terhadap segala sesuatu yang sudah kita pilih,” ujarnya.

Menurut Haikal, keberhasilan dalam Tari Komando tidak hanya ditentukan oleh kemampuan menghafal gerakan, tetapi juga penguasaan panggung saat tampil. Selain itu, keselarasan gerakan dengan musik dan ekspresi menjadi aspek penting dalam penilaian.

“Aspek yang paling penting adalah penguasaan panggung dan gerakan. Selain itu, musik dan ekspresi juga menjadi penilaian yang harus diperhatikan dalam Tari Komando,” jelasnya.

Di tengah kesibukannya sebagai mahasiswa, Haikal tetap berupaya menyeimbangkan kegiatan akademik dengan latihan. Ia memanfaatkan siang hari untuk mengikuti perkuliahan, sedangkan malam hari digunakan untuk berlatih. “Untuk malam hari saya latihan, sedangkan siang hari saya fokus kuliah,” ungkapnya.

Melalui prestasi yang diraih, Haikal berharap semakin banyak mahasiswa berani mengembangkan potensi yang dimiliki. Menurutnya, setiap bakat layak diperjuangkan selama memberikan dampak positif.

“Jangan malu untuk menunjukkan potensi kalian. Apa pun bakat yang kalian miliki, selama itu positif pasti banyak orang di luar sana yang mendukung kalian. Semangat!” tutupnya.

Redaktur: Erni Yuli Simatupang

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.