Oleh: Angelica Maria
Di negeri yang katanya mengaku bebas
Demokrasi seakan-akan menjadi solusi untuk semua kegilaan ini
Demokrasi yang katanya menjunjung tinggi kami
Keadilan kami
Kesejahteraan kami
Kebahagiaan kami
Harapan kami
Manusia-manusia itu yang bilang,
Dengan dada penuh keyakinan
Mereka menabur harapan
Seperti hujan janji di musim pemilu
Tapi nyata nya, Kami menderita
Menderita seperti ingin mati
Di jalan berdebu, penuh janji basi yang terbuang
Beribu air mata membanjiri negeri ini
Jeritan kesakitan kami ini sungguh pilu
Seperti nyanyian kesengsaraan dari neraka
Menderita dalam kebahagiaan mereka yang kami perjuangkan
Mereka yang katanya mewakili kami
Tapi sebenarnya
Siapa yang mereka wakili
Kami atau ego mereka?
Mereka yang duduk nyaman di kursi kuasa
Manusia-manusia itu sungguh melebihi iblis moralnya
Benar-benar tidak beradab dan tidak tahu malu
Mereka ini sebenarnya manusia tanpa nurani yang menertawakan kami
Seperti orang bodoh yang kehilangan akal sehat
Kemudian kami tersadar
Apa yang mau diharapkan
Dari tangan-tangan mereka?
Yang bahkan menjadikan
Tuhan sebagai permainan
Jika langit biru saja mereka tipu
Apalah arti kami
Redaktur: Lucy Kezia Simarmata
Leave a comment