Home Kabar Kampus Delegasi FK USU Raih Juara II di Indonesian Medical Olympiad 2025
Kabar Kampus

Delegasi FK USU Raih Juara II di Indonesian Medical Olympiad 2025

Share

Reporter: Ruth Jelita Laia dan Romaito Margareta Sarusuk

Suara USU, Medan. Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara (FK USU) berhasil menoreh prestasi gemilang di kancah nasional dengan meraih Juara II pada cabang Cardio-Respiratory Branch dalam ajang Indonesian Medical Olympiad (IMO) 2025. Kompetisi ini berlangsung di Universitas Hasanuddin, Makassar, pada 4-7 Desember 2025. FK USU yang diwakili oleh Arryan Bramlie dan Joshua Jordan, sukses menunjukkan dominasinya di antara mahasiswa kedokteran terbaik dari berbagai Universitas di seluruh Indonesia.

Pencapaian ini merepresentasikan standar kompetensi yang tinggi, mengingat IMO merupakan ajang olimpiade kedokteran paling bergengsi yang rutin diadakan sejak 2010 oleh Ikatan Senat Mahasiswa Kedokteran Indonesia (ISMKI). Dalam kompetisi ini, para peserta diuji secara komprehensif pada berbagai disiplin ilmu kedokteran, termasuk anatomi, fisiologi, biokimia, patologi, farmakologi, hingga penerapan klinis yang kompleks. Bagi Arryan dan Joshua, ajang ini bukan sekadar arena unjuk kemampuan akademik dan klinis, melainkan juga kesempatan berharga untuk belajar, bersaing secara sehat, serta memperluas jaringan profesional dengan rekan sejawat calon dokter dari berbagai penjuru tanah air.

Salah satu delegasi menyampaikan bahwa keikutsertaannya dalam kompetisi tersebut telah menjadi impian sejak awal menjadi mahasiswa kedokteran. Ajang tersebut dinilai sebagai wadah yang tepat untuk menguji kemampuan sekaligus mengembangkan diri di bidang medis yang diminati. Dalam proses persiapannya, Arryan bersama rekannya, Joshua, telah mempersiapkan diri hampir selama satu tahun. Persiapan dilakukan melalui penyusunan jadwal belajar bersama, saling bertukar pemahaman materi, serta memperkuat kerja sama tim. Dukungan dari dosen pembimbing dan para senior juga berperan penting dalam meningkatkan kepercayaan diri dan kesiapan mereka menghadapi kompetisi.

Menurut mereka, faktor yang paling menentukan keberhasilan dalam kompetisi tersebut adalah penguasaan materi yang matang, Arryan menjelaskan “Faktor yang paling menentukan tentu saja dari penguasaan materi. Selain itu, strategi dalam setiap babak juga sangat penting, sehingga perlu adanya perencanaan dan kerja sama tim yang baik,” ujarnya.

Keberhasilan meraih juara II dalam ajang nasional tersebut memberikan pengalaman berharga bagi keduanya. Arryan mengungkapkan, “Hal yang saya peroleh adalah bahwa jangan takut untuk mengasah diri melalui kegiatan di luar kampus, karena dari kegiatan-kegiatan tersebutlah kita bisa mengetahui sejauh mana kapasitas kita dan tentu sangat membantu progres pengembangan diri kita di bidang yang kita senangi,” jelasnya. 

Dari kompetisi tersebut, mereka tidak hanya membawa pulang kemenangan, tetapi juga pengalaman dan pembelajaran berharga yang diyakini akan berguna di masa mendatang. Keduanya pun mengajak mahasiswa lain untuk terus bertumbuh dan berani mengambil kesempatan yang ada. Salah seorang di antaranya turut membagikan pesan dan strategi bagi mahasiswa yang ingin meraih kemenangan pada kompetisi berikutnya. Ia menjelaskan bahwa kompetisi tersebut terbagi ke dalam beberapa bidang, sehingga peserta perlu menentukan sejak awal bidang yang ingin difokuskan agar punya persiapan yang matang.

“IMO dibagi menjadi beberapa bidang, sehingga ada baiknya menentukan bidang mana yang ingin kalian ikuti dan fokus dari awal, terutama untuk mahasiswa baru, sehingga bila gagal, bisa mencobanya lagi pada tahun-tahun berikutnya. Belajar dengan intens dan jangan lupa berdoa, serta jangan ragu untuk meminta bimbingan dengan dosen, sehingga dapat menguasai materi dengan lebih matang,” tutupnya.

Prestasi luar biasa ini tidak hanya menjadi kebanggaan personal bagi Arryan dan Joshua, tetapi juga diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi seluruh civitas akademika, khususnya mahasiswa FK USU, untuk terus berinovasi dan tidak ragu mengeksplorasi potensi diri di berbagai ajang kompetisi. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa dedikasi yang tinggi dan persiapan yang matang dapat mengharumkan nama almamater di kancah nasional, sekaligus menjadi pijakan awal bagi lahirnya generasi dokter masa depan yang kompeten dan berdaya saing global.

Redaktur: Rifatul Suaidah

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.