SUARA USU
Kabar Kampus

Ditengah Gempuran Renovasi dan Pembangunan Kampus, FISIP USU Menuai Komentar

Reporter: Nadya Nurhaliza, Khaira Nazira, Agung Zepanya Bangun

Suara USU, Medan. Perguruan Tinggi di setiap daerah pastinya berlomba-lomba menciptakan sarana dan prasarana di dalam kampus agar dapat menunjang kegiatan belajar mengajar secara maksimal. Hal ini merupakan fokus rancangan pihak setiap Perguruan Tinggi dalam merencanakan pembangunan di setiap fakultas.

Universitas yang unggul merupakan hasil dari kerjasama dosen, tenaga pendidik, dan mahasiswa yang didukung oleh ketersediaan fasilitas. Tanpa adanya fasilitas yang memadai, kegiatan belajar mengajar maupun kegiatan kampus lainnya tidak akan dapat berjalan dengan baik. Hal tersebutlah yang menjadi fokus perkembangan Universitas Sumatera Utara saat ini, khususnya Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP).

Ditengah gempuran pembangunan yang ada di Universitas Sumatera Utara, FISIP kerap menjadi perbincangan bagi setiap mahasiswa ataupun pengamat terutama perihal fasilitas.

Salah satu mahasiswa FISIP menyampaikan keluhannya terkait kondisi kelas yang justru tidak mengalami peningkatan disaat fasilitas eksternal FISIP USU nampak semakin bagus. “Fasilitas di FISIP USU sudah cukup bagus, tapi ada kekurangan. Contohnya seperti kursi belajar, kipas angin atau AC di dalam ruang kelas yang ada beberapa diantaranya diperlukan pembaharuan. Tidak hanya luarnya saja yang di cat ataupun ditambahkan ornamen. Tetapi juga mesti diperhatikan yang ada didalam ruang kelas. Itu merupakan hal dasar yang mendukung proses pembelajaran berjalan nyaman dan sudah semestinya diperbaharui,” tuturnya. Ia juga menyatakan keluhannya secara lebih luas terkait administratif dan perizinan tatkala mahasiswa hendak menggunakan ruangan aula atau ruang media.

“Memang bisa digunakan secara umum oleh mahasiswa FISIP, tapi terkadang masih agak susah untuk dipergunakan dan agak ribet. Tidak bisa secara efektif digunakan oleh mahasiswa juga. Itu yang menjadi kendala dalam menunjang minat dan bakat mahasiswa yang hendak melaksanakan kegiatan,” ungkapnya lagi.

“Kalau menurut aku fasilitas di FISIP sudah cukup, cuma masih ada perlu yang harus diperbaiki contohnya di ruangan kelas ya. Itukan kursinya masih ada yang hancur-hancur, terus biasanya kalau kita belajar butuh kelas yang nyaman, nah udara itu kan pengap terus kipasnya tidak berfungsi. AC cuma jadi pajangan jadi ya buat apa gitu fasilitas ada tapi tidak sesuai dengan fungsiny,” papar mahasiswi FISIP USU yang lain.

Tak melulu soal komentar negatif, FISIP USU juga memperoleh komentar positif. “Menurutku sudah bagus sih, ada WIFI-nya juga di koridor tapi kurang tempat duduk aja. Selainnya udah bagus.”

Harapan kedepannya dari mahasiswa FISIP ialah agar fasiltas didalam ruang kelas lebih diperhatikan sehingga tidak hanya berfokus pada ornamen-ornamen luarnya saja. Serta mempermudah segala urusan administratif terkait penggunaan izin ruangan untuk keperluan kegiatan mahasiswa.

 

Redaktur : Lita Amalia

Related posts

Ingin Menerbitkan Buku? Gampang! Begini Caranya

redaksi

FEB USU untuk Indonesia Jadi Slogan dan Harapan Dies Natalis Ke-60!

redaksi

Garda Media Gelar Workshop Jurnalistik

suarausu