SUARA USU
Kabar Kampus

Dorong Generasi Muda Wujudkan Momen Emas Indonesia, HMD Ekonomi Pembangunan FEB USU Adakan National Paper Competition

Reporter : Novia Kirana

Suara USU, Medan. Himpunan Mahasiswa Departemen Ekonomi Pembangunan (HMD EP) FEB USU mengadakan Everest (Event of Young Researcher and Economic Student) yang bertemakan “Inovasi Generasi Muda dalam Mewujudkan Golden Moment Tahun 2022”. Selain itu, kegiatan ini juga diikuti dengan beberapa kegiatan lain, seperti seminar nasional dan field trip.

Everest 6 kali ini adalah program kerja yang berbentuk perlombaan lomba karya tulis ilmiah di kalangan mahasiswa yang bertujuan untuk mendorong generasi mewujudkan golden moment Indonesia . Mengutip salah satu sumber tentang Everest 6, tema yang diambil kali ini berdasarkan fenomena-fenomena yang masih hangat diperbincangkan di Indonesia dengan latar mempersiapkan dan mempertimbangkan momentum yang akan disambut hangat di tahun 2022.

Dalam kegiatan ini, terdapat konsep baru, yakni para delegasi tidak hanya dituntut melakukan presentasi saja, tetapi juga membuat poster sebagai representasi karya tulis ilmiah yang telah dibuat, sebelum akhirnya dipresentasikan.

Sebelumnya telah dilaksanakan opening ceremony menyambut para delegasi yang lulus tahap full paper pada Minggu (15/05), di Aula FEB USU. Delegasi tersebut disahkan langsung oleh Dekan/Wakil Dekan FEB serta Kepala Prodi Departemen Ekonomi Pembangunan USU. Para delegasi juga telah melaksanakan kegiatan city tour pada Senin (16/05) dengan mengunjungi berbagai tempat wisata di Medan, yaitu Tjong a Fie Mansion, Istana Maimun, dan Mesjid Raya Kota Medan.

Acara puncak Everest 6 dilaksanakan di Aula FEB USU pada Senin (16/05) pukul 19.00 WIB. Puncak acara ini adalah pengumuman pemenang karya tulis ilmiah nasional dengan Juara I dimenangkan oleh delegasi UGM, Juara II oleh delegasi UNESA, dan Juara III oleh delegasi UB.

Menurut delegasi UGM yang sekaligus menjadi Juara I, banyak sekali faktor pendukung kemenangan yang diraih. Salah satu dan paling utama adalah faktor doa orang tua.

“Yang jelas faktornya banyak banget, salah satunya faktor doa dari orang tua kita, dosen pembimbing kita. Lalu, ada faktor fisik juga karena kita dari jauh dan persiapan-persiapan materi juga pastinya, dan do the best aja waktu finalnya, ” ungkap delegasi UGM yang beranggotakan Estu Widjayanti, Laily Fadillah, dan Hafizh Maulana.

Di sisi lain, pemenang Juara II mengungkapkan cara menulis respons intelektual dengan baik dan benar. Mahasiswa asal Universitas Negeri Surabaya (UNESA) ini menyebutkan hal yang paling penting adalah bagaimana cara mereka membangun beberapa kali percobaan.

“Menurut kami, hal yang penting adalah bagaimana untuk membangun sebuah jam terbang. Karena bagi kami untuk melakukannya sekali itu cukup sulit, barangkali hampir mustahil. Kami juga melakukan beberapa percobaan dan kebetulan percobaan kali inilah yang berhasil,” tutur Cahyo Febri, perwakilan Juara II dari UNESA.

Delegasi Universitas Brawijaya (UB) yang menjadi Juara III dengan mengangkat tema Pemberdayaan Desa berharap perekonomian desa-desa dalam karya tulis ilmiah tersebut semakin meningkat.

“Saya harap, semoga di dalam pedesaan-pedesaan yang kami tulis melalui karya tulis ilmiah kami kali ini, akan meningkatkan perekonomian dan juga dapat menjadikan desa tersebut tempat eduwisata agar dapat menjadi contoh bagi masyarakat lain maupun desa lain,” ungkap Oktavia, perwakilan Juara III dari UB.

Pengetahuan tentang akselerasi pertumbuhan ekonomi di masa pandemi dan mengimplementasikan gambaran mahasiswa sebagai agent of change, agent of control, dan iron stock adalah beberapa output dari banyak hal lain yang diharapkan sebagai output event terbesar ini.

Selain ajang lomba karya tulis ilmiah tingkat nasional, Everest 6 juga mengajak para delegasi untuk mengetahui budaya yang ada di Sumatera Utara secara nyata dengan kegiatan penutup, yaitu field trip yang berlangsung di Sigale-gale, Tomok, dan Museum Batak, sebelum akhirnya pulang ke asal universitasnya masing-masing.

Redaktur: Azka Zere Erlthor


Discover more from SUARA USU

Subscribe to get the latest posts to your email.

Related posts

Analisis Media Sosial Terhadap Penyebaran Ideologi Radikal di Universitas Sumatera Utara

redaksi

Sekolah Pascasarjana USU Dampingi Pengembangan Ekowisata di Percut Sei Tuan Deli Serdang

redaksi

Adakan Kuliah Umum Bertajuk MBKM dan Tantangan Disrupsi Teknologi Digital, USU Hadirkan Ganjar Pranowo

redaksi