SUARA USU
Film

Film Hacksaw Ridge, Keberanian Tanpa Senjata di Medan Perang

Oleh: Grace Pandora Sitorus 

Suara USU, Medan. Hacksaw Ridge merupakan sebuah film aksi yang telah lama tayang namun tetap relevan hingga hari ini. Film ini bukan hanya menyajikan kisah heroik yang tidak terlupakan, tetapi juga merangkul nilai-nilai kekristenan yang kuat tanpa harus tampil sebagai panduan agama.

Film Hacksaw Ridge terinspirasi dari kisah nyata Desmond Doss yang diperankan oleh Andrew Garfield, seorang pria Kristen yang menjadi sosok inspiratif dalam hal pelayanan tanpa bersenjata selama pertempuran Okinawa dalam Perang Dunia II. Dalam film ini, sutradara Mel Gibson berhasil menghidupkan kembali semangat dan dedikasi Doss dalam melintasi medan perang, sekaligus mengeksplorasi panggilan hatinya sebagai seorang pelayan dan pengabdi tanpa harus mengorbankan prinsip-prinsip agamanya.

Film ini menceritakan tentang perjuangan Doss ketika ia bergabung dengan tentara Amerika Serikat, tetapi menolak untuk memegang senjata atau berpartisipasi dalam tindakan membunuh karena nilai-nilai kekristenan yang diyakininya. Ia berjuang untuk mempertahankan haknya untuk tidak membunuh, sekaligus membuktikan bahwa pelayanan dan belas kasihan juga memiliki tempat yang besar di medan perang.

Film Hacksaw Ridge menjadi begitu menarik karena penggambaran yang humanis dan kompleks terhadap karakter-karakternya. Doss tidak digambarkan sebagai seorang pahlawan super, melainkan sebagai individu dengan keraguan dan ketakutan seperti manusia pada umumnya. Perjalanan karakter Doss dari seorang remaja yang tumbuh di tengah keluarga yang religius mengantarkannya menjadi seorang pelayan tanpa senjata. Hal inilah yang menjadi inti emosional dari film ini.

Film Hacksaw Ridge berhasil menyentuh perasaan karena terselip momen-momen ketenangan dan refleksi yang mengundang penonton untuk merenungkan arti sejati dari keberanian dan pengorbanan. Namun, selain menonjolkan keberanian tanpa batas yang dimiliki oleh Doss dan rekan-rekannya, film ini juga memacu adrenalin penonton lewat adegan kekerasan, tembak-menembak, dan berbagai hal menegangkan saat peperangan.

Film Hacksaw Ridge tidak hanya ditujukan bagi mereka yang memiliki latar belakang agama Kristen, karena film ini juga menekankan bahwa tekad yang kokoh dan keyakinan pada nilai-nilai manusiawi universal dapat mendorong kita untuk melakukan perubahan besar, bahkan dalam konteks yang paling menakutkan sekalipun. Film ini mengingatkan kita bahwa nilai pelayanan, keyakinan, dan keberanian selalu memiliki makna yang relevan, tanpa memandang berapa lama waktu yang telah berlalu. 

Redaktur: Suranti Pratiwi

 

Related posts

The Medium, Film Horror dengan Aftertaste Tak Terlupakan

redaksi

Lamun Semulang, Film Bertema Isu Sosial yang Dibalut dengan Unsur Budaya

redaksi

The Big 4: Aksi 4 Saudara Angkat Mengungkap Kematian Ayah Angkatnya

redaksi