Reporter: Dhita Luna
Suara USU, Medan. Team Horas Universitas Sumatera Utara (USU) berhasil meraih dua prestasi dalam ajang Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) 2026 yang diselenggarakan di Universitas Jember pada 1–4 Oktober 2026. Tim mahasiswa lintas fakultas tersebut meraih Juara 2 kategori Prototype Kelas Motor Pembakaran Dalam (MPD) Diesel melalui mobil Halisungsung Evo II dan Juara 3 kategori Urban Concept Kelas MPD Diesel melalui mobil Boraspati.
Pencapaian tersebut merupakan hasil pengembangan kendaraan dan riset yang dilakukan sejak Januari 2026. Team Horas melibatkan 20 mahasiswa dari Fakultas Teknik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), serta Fakultas Vokasi tersebut melakukan berbagai pengembangan kendaraan untuk meningkatkan efisiensi energi.
Salah satu anggota tim, Martha Simanungkalit, mahasiswa Ilmu Komunikasi yang menjabat sebagai Head of External Relation & Creative Branding, menjelaskan bahwa kendaraan yang digunakan dalam kompetisi tahun ini merupakan hasil evaluasi dan penyempurnaan dari kompetisi sebelumnya.
“Tim melakukan sejumlah pengembangan, mulai dari pemangkasan bobot kendaraan secara signifikan, perubahan bentuk sasis, distribusi beban, sistem transmisi, hingga perombakan mesin. Kami sadar efisiensi itu tidak cuma bergantung pada mesin, tetapi juga pada bagaimana seluruh kendaraan dirancang dan bekerja sebagai satu kesatuan sistem,” jelas Martha.
Dalam proses persiapan, tim memperoleh pendampingan dari berbagai pihak untuk mengembangkan kendaraan sekaligus mempersiapkan diri menghadapi kompetisi. Pengembangan tersebut mencakup aspek teknis kendaraan dan koordinasi antardivisi agar setiap bagian dapat bekerja secara optimal.
Selama kompetisi berlangsung, tim menghadapi sejumlah kendala teknis. Cuaca terik memengaruhi kondisi bantalan roda atau bearing pada mobil. Selain itu, proses pemeriksaan teknis, khususnya pengujian pada bidang miring, sempat menghambat persiapan tim sebelum turun ke lintasan. Kendaraan beberapa kali harus dikembalikan ke area perbaikan atau paddock untuk menyesuaikan sistem pengereman.
Kondisi tersebut menyita waktu karena jadwal perlombaan terus berjalan, sementara kesempatan melakukan percobaan atau attempt terbatas.
“Proses ini cukup menyita waktu, apalagi jadwal perlombaan terus berjalan dan kesempatan attempt (percobaan) sangat terbatas. Karena itu, kami merasa kesamaan pemahaman standar pemeriksaan antara tim peserta dan panitia sangatlah krusial. Harapannya ke depan, proses ini bisa berjalan lebih efektif, transparan, dan konsisten bagi semua tim,” jelasnya.
Bagi Team Horas USU, pencapaian tersebut menjadi hasil dari proses pengembangan kendaraan, kerja sama, dan evaluasi yang dilakukan secara berkelanjutan. Pengalaman mengikuti KMHE 2026 juga menjadi kesempatan untuk menguji hasil pengembangan kendaraan sekaligus mempelajari hal-hal yang masih perlu diperbaiki.
Ke depan, tim berharap pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh selama kompetisi dapat diteruskan kepada anggota generasi berikutnya. Dengan demikian, proses pengembangan kendaraan hemat energi dapat terus berlanjut dan menjadi bekal bagi tim untuk menghadapi kompetisi selanjutnya.
Martha juga mengajak mahasiswa untuk berani mencoba hal baru dan bekerja sama dengan mahasiswa dari berbagai latar belakang keilmuan.
“Sometimes, we just have to take the first step, even when we don’t feel completely ready. Di Team Horas, kami belajar bahwa membangun inovasi besar tidak bisa dilakukan sendirian. Jadi, jangan ragu untuk berkolaborasi dengan teman-teman dari latar bidang yang berbeda dan manfaatkan setiap kesempatan yang ada di depan mata,” pungkasnya.
Redaktur: Erni Yuli Simatupang
Leave a comment