
Reporter: Christy Cherina Br Ginting
Suara USU, Medan. Lembaga Pers Mahasiswa Suara USU dan Medan Gaming Ecosystem (MGE) melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di Panti Asuhan Ora Et Labora Medan pada hari Sabtu (28/10). Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Suara USU dan Medan Gaming Ecosystem (MGE) dengan mengusung tema “Game for Good: Seru, Serius, Berdampak.” Melalui tema tersebut, kegiatan ini bertujuan untuk memperlihatkan bahwa permainan (game) tidak hanya sekadar hiburan, tetapi juga dapat menjadi sarana edukatif yang menumbuhkan semangat, kreativitas, dan nilai-nilai positif bagi anak-anak panti.
Kedatangan tim Suara USU dan Medan Gaming Ecosystem (MGE) disambut hangat oleh pengurus serta anak-anak Panti Asuhan Ora Et Labora Medan. Suasana penuh semangat dan keakraban langsung terasa sejak awal. Anak-anak tampak antusias menyambut dengan berbagai nyanyian dan tarian. Perwakilan pihak panti menyampaikan rasa terima kasih dan kebahagiaan atas kunjungan tersebut. “Kami merasa senang dan bersyukur atas kehadiran kakak-kakak Suara USU dan MGE,” ujar salah satu pengurus panti.
Kegiatan pengabdian masyarakat diawali dengan Eco Craft Challenge yang merupakan kegiatan kreatif yang mengajak anak panti untuk mengolah limbah atau barang bekas yaitu botol plastik menjadi produk baru yang bermanfaat dan bernilai guna. Kegiatan ini merupakan bagian dari program edukasi lingkungan yang dikemas dengan cara daur ulang kreatif secara berkelompok, peserta diajak berkreasi menggunakan bahan sederhana seperti botol bekas, gunting, lem, dan kertas warna-warni untuk menghasilkan produk tempat alat tulis yang menarik dan berguna di kehidupan sehari-hari.
Medan Gaming Ecosystem (MGE) juga memberikan workshop edukasi gaming yang menambah semarak anak panti. Setelah melakukan workshop, anak panti dan kru suara USU mengikuti Friendly Match, yaitu pertandingan persahabatan menggunakan konsol PlayStation dan Nintendo dalam suasana penuh semangat dan keakraban. Beberapa anak bahkan menunjukkan antusiasme luar biasa dan kemampuan strategi yang kreatif selama bermain membuktikan bahwa game bisa menjadi sarana edukatif yang mengasah fokus, refleks, dan kemampuan berpikir cepat.
Pihak MGE menegaskan pandangan tersebut dengan pernyataannya. “Bagi kami di MGE, game bukan cuma soal hiburan atau kesenangan semata. Lebih dari itu, game adalah medium untuk belajar banyak hal tentang fokus, strategi, kreativitas, bahkan sportivitas. Lewat permainan, seseorang bisa belajar cara berpikir cepat, memecahkan masalah, dan berkompetisi secara sehat. Nilai-nilai seperti inilah yang ingin kami kenalkan lewat kegiatan ini.”
Sebagai penutup kegiatan pengabdian masyarakat, Suara USU mengadakan sesi inspiratif yaitu “Dream Board Time” sebagai simbol harapan akan masa depan. Pada kegiatan ini, setiap anak panti diberikan kertas warna-warni untuk menuliskan impian, cita-cita, serta harapan mereka di masa depan. Kertas-kertas tersebut kemudian ditempelkan pada sebuah papan mimpi (dream board) yang telah disiapkan oleh panitia.
Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini, Suara USU bersama MGE berharap agar semangat kolaborasi, kreativitas, dan nilai positif yang dibawa melalui dunia game serta kegiatan sosial dapat terus tumbuh di kalangan generasi muda. Keduanya menegaskan komitmen untuk menjadikan kegiatan serupa sebagai wadah pembelajaran bermakna yang menginspirasi, menyenangkan, dan berdampak nyata bagi masyarakat.
Dengan tema “Game for Good: Seru, Serius, Berdampak”, kegiatan ini menjadi bukti bahwa keseruan bisa melahirkan makna, dan setiap permainan dapat meninggalkan jejak kebaikan yang nyata.
Redaktur: Vimelia Hutapea
Leave a comment