SUARA USU
Kabar Kampus

Lebih Dekat dengan Budaya Karo, Dos Ni Roha PMM Inbond USU Kunjungi Sanggar Seni Nggara Simbelin

Penulis: Kelompok 7 Dos Ni Roha

Suara USU, Medan. Kelompok 7 “Dos Ni Roha” PMM Inbond USU di bawah bimbingan Dr. Martha Rianna Tambunan, S.Si mengunjungi Sanggar Seni Nggara Simbelin pada Sabtu (30/09). Kunjungan ini dilakukan guna mengenal lebih dekat tentang alat musik Tradisional Karo yang beragam.

Modul Nusantara kali ini dipandu langsung oleh pemilik sanggar yang bernama Simpei Husein Sinulingga. Sanggar Seni Nggara Simbelin yang terletak di Desa Lingga ini memiliki koleksi alat musik tradisional yang beraneka ragam. Di antaranya ada Gendang Induk dan Gendang Anak (dipukul), Sarunei (ditiup), Gung Induk dan Gung Anak (dipukul), Surdam Karo (ditiup), Pingko-pingko (ditiup), Empi-empi (ditiup) dan Kulcapi (dipetik).

Tidak hanya kaya akan alat musik tradisionalnya saja, Desa Lingga memiliki tarian tradisional yang berasal dari tradisi masyarakat sekitar. Contohnya, tari baka untuk “buang sial”, tari tungkat untuk para ruh, hingga tari gundala-gundala yang mengandung cerita rakyat.

Di sanggar Seni Nggara Simbelin, mahasiswa pertukaran menyaksikan tarian gundala yang dilakukan oleh anak-anak. Tarian ini bercerita tentang ritual pemanggilan hujan pada masa lalu. Selain itu, tarian gundala-gundala juga menceritakan tentang menjaga sebuah ladang dengan membuat sebuah patung yang menyeramkan, kemudian diganti karena lama kelamaan sudah tidak lagi seram maka pemilik ladang memakai kostum untuk menakuti pencuri.

Mahasiswa mengaku sangat senang dengan kunjungan edukatif ini. Banyak sekali pengalaman dan pengetahuan baru yang mereka rasakan. Tidak hanya itu, mahasiswa juga semakin luas dengan mengetahui Alat Musik Tradisional serta tarian-tarian adat yang ada di Desa Lingga Tanah Karo.

Sesuai motto PMM yaitu Bertukar Sementara Bermakna Selamanya. Program ini memberikan sokongan Pendidikan bagi mahasiswa sebagai generasi muda untuk mengetahui dan melatih diri mengenal seluruh warisan Nusantara. Hal inilah yang dilakukan pemerintah menyiapkan generasi emas yang cinta tanah air tanpa ada perbedaan.

Redaktur: Anna Fauziah Pane

 


Discover more from SUARA USU

Subscribe to get the latest posts to your email.

Related posts

Adakan Rekrutmen Terbuka, Ini Harapan Presiden SGC USU

redaksi

Suarakan Bebas Limbah Tekstil, Mahasiswa Ilmu Komunikasi Adakan Kampanye Bijak Konsumsi

redaksi

FH USU Kembali Berprestasi, Sukses Meraih Juara Dua Lomba Debat IBLAM

redaksi