SUARA USU
Kabar Kampus

Mahasiswa Inkubator Sains USU Menangkan Lomba Esai dengan Solusi Inovatif Bagi Kaum Disabilitas di Era Digital

Oleh: Cindy Silviana Br.Sihotang

Suara USU, Medan. Mahasiswa Inkubator Sains USU kembali menghadirkan inovasi yang menarik untuk menangani masalah ekonomi Indonesia di era digital. Dalam perlombaan bertema “Designing Solutions for Indonesia’s Economic Problems in the Digitized Era to Generate Economic Growth” yang diselenggarakan oleh KSM FEB UKSW, tim ini terdiri dari Bella Paskah (Akuntansi), Fabio Sianipar (Ilmu Hukum), dan Maha Jothi (Ilmu Kesehatan Masyarakat) mengangkat isu penting mengenai disabilitas.

Tim ini memilih isu disabilitas sebagai fokus karya tulis ilmiah mereka dengan alasan bahwa kemajuan teknologi dan digitalisasi belum sepenuhnya merangkul kaum disabilitas, yang berujung pada tingginya tingkat pengangguran di kalangan mereka. Mereka melihat relevansi topik ini dalam konteks saat ini, di mana pemerintah dan masyarakat perlu memperhatikan kebutuhan dan potensi ekonomi kaum disabilitas.

Proses penulisan karya tulis ilmiah ini tidak lepas dari tantangan yang dihadapi oleh tim. Salah satunya adalah bagaimana menyatukan ide-ide yang berbeda agar tulisan tersebut memiliki arah dan konsep yang jelas, serta tidak terjebak dalam pendekatan yang terlalu umum.

Namun, tim ini berhasil memberikan kontribusi penting melalui inovasi mereka. Mereka merancang sebuah aplikasi yang diberi nama Disability Career Economy atau Discar. Meskipun masih dalam tahap gagasan dan belum terealisasi dalam bentuk aplikasi yang sebenarnya, inovasi ini bertujuan untuk menjadi wadah bagi kaum difabel dalam mencari pekerjaan. Selain itu, aplikasi ini juga akan memberikan dukungan untuk meningkatkan kualitas diri kaum difabel sehingga mereka dapat bersaing secara adil di dunia kerja dengan dampak yang positif pada perekonomian Indonesia secara keseluruhan.

Fabio menyampaikan harapannya agar inovasi dan karya tulis mereka dapat menjadi wawasan dan motivasi bagi seluruh masyarakat Indonesia, terutama para mahasiswa untuk membuka mata akan pentingnya dukungan dan perhatian terhadap saudara-saudari kita yang memiliki keterbatasan diri. Mereka juga berharap bahwa inovasi ini akan mendorong semakin banyak ide dan solusi yang mengangkat isu-isu disabilitas, terutama dalam konteks perekonomian dan teknologi.

Dengan semakin banyaknya inovasi yang peduli terhadap kaum difabel, diharapkan masyarakat Indonesia akan semakin sadar akan peran dan kontribusi yang dapat diberikan kepada mereka.

Redaktur: Tania A. Putri

Related posts

Usai Pelantikan, Ini Harapan Ketua UKM Studi Pedesaan!

redaksi

USU Raih Dua Penghargaan Bergengsi di Anugerah Humas Dikti 2020

redaksi

Dies Natalis Prodi Sastra Jepang USU ke-22, Wakil Dekan Tekankan Pentingnya Kualitas, Kuantitas, dan Kolaborasi

redaksi