
Oleh: Sondang Marielle Zebua, Inayah Dita Arifin Siregar, Franklin Delano Siahaan, Khairun Nisa, Dzaki Fathlullah, Mutiara Humairoh, dan Jesen Fieter Chris Tan
Suara USU, Medan. Kewirausahaan merupakan hal yang sangat penting dalam perkembangan ekonomi lokal. Namun, di zaman sekarang tidak sedikit para pemuda yang memulai sebuah usaha dan juga banyak yang mendapatkan tantangan dalam wirausaha itu sendiri. Para pemuda dan masyarakat sangat memerlukan yang dinamakan gotong royong dalam melakukan wirausaha. Karena dari gotong royong, para pemuda dapat mendapatkan banyak dampak, salah satunya adalah dampak positif, yaitu dapat memperluas jaringan usaha dan meningkatkan produktivitas.
Ekonomi lokal merupakan salah satu mata pencaharian yang paling mudah untuk dimasuki bagi semua kalangan, terutama bagi pemuda. Bahkan di zaman sekarang, banyak sekali anak muda yang mempunyai banyak sekali ide untuk usahanya. Lalu, bagaimana cara agar para pemuda itu bisa mewujudkan gotong royong dalam wirausaha? Salah satu caranya adalah dengan saling bertukar pengalaman dengan para wirausahawan yang membangun usaha lebih dahulu dan bertukar pengalaman, pengetahuan, serta informasi untuk melengkapi bisnis mereka.
Gotong royong juga membangun kepercayaan kepada masyarakat dan memberikan respons positif terhadap usaha yang mereka jalankan. Hal ini membuat masyarakat memandang positif usaha yang mereka punya. Gotong royong dalam wirausaha juga dapat berbentuk promosi. Dalam era sekarang, promosi merupakan hal yang sangat wajar. Tidak jarang orang selalu melakukan promosi di segala tempat dan keadaan. Promosi memanglah sangat penting, apalagi bagi para pemuda yang baru saja memiliki usaha. Promosi biasanya dilakukan kepada orang terdekat, namun tidak jarang juga dilakukan kepada mereka yang mempunyai kekuasaan atau dikenal luas, sehingga nantinya usaha mereka banyak yang melihat dan tertarik. Maka dari itu, sangatlah penting yang dinamakan gotong royong dalam usaha.
Gotong royong dalam usaha juga sangatlah penting bagi mereka yang memiliki keterbatasan dalam memulai suatu usaha. Tidak sedikit pemuda yang memiliki keterbatasan ekonomi dan memilih membuka suatu usaha. Namun, dikarenakan keterbatasannya dalam ekonomi, mereka mungkin sangat kekurangan dalam hal melakukan promosi atau sekadar membuka sebuah toko atau membeli alat-alat untuk kepentingan usaha mereka. Maka dari itu, banyak para pemuda yang melakukan usaha bersama orang lain agar tidak terlalu keberatan dalam mencari modal usaha. Karena tidak sedikit dari mereka adalah anak-anak muda yang masih duduk di bangku sekolah atau kuliah yang sangat memiliki keterbatasan ekonomi.
Para pemuda juga dapat memanfaatkan teknologi karena di era sekarang, teknologi adalah salah satu hal yang sangat diperhatikan. Para pemuda itu bisa mengunggahnya di berbagai tempat seperti Instagram dan TikTok. Tidak jarang hal-hal yang diunggah di situs-situs itu langsung mendadak terkenal. Namun, tidak sedikit juga dari para pemuda yang tinggal di tempat yang mayoritas penduduknya tidak paham terhadap media sosial. Maka dari itu, gotong royong dan saling membantu adalah hal yang sangat penting. Oleh karena itu, masyarakat dan lingkungan sangat penting untuk selalu melakukan gotong royong dalam menjalankan sebuah usaha lokal.
Para pemuda ini juga dapat bergabung ke dalam mitra-mitra usaha lokal yang di dalamnya adalah orang-orang yang baru saja memulai usaha. Di zaman sekarang, banyak sekali kelas atau kursus yang mempelajari tentang bagaimana usaha dimulai dan apa saja yang harus dilakukan untuk memulai sebuah usaha. Dari situ mereka bisa belajar banyak dan saling mengenal dengan para mitra usaha lain yang baru memulai usahanya. Dari situ pula mereka bisa saling tolong-menolong untuk bertukar pikiran dan mempromosikan usaha masing-masing agar bisa menjadi ramai.
Setelah membaca artikel di atas, kita dapat menyimpulkan bahwa gotong royong itu sangatlah penting di berbagai bidang, terutama dalam hal wirausaha di usaha lokal. Maka dari itu, kami memberikan tips untuk para pengusaha muda yang baru membangun bisnis. Beberapa hal yang dapat dilakukan oleh wirausahawan agar dapat menanamkan nilai-nilai gotong royong untuk mendukung ekonomi lokal antara lain: menjadi mentor dan teladan; memfasilitasi kolaborasi dan jaringan; mendorong penggunaan sumber daya lokal; mengadakan pelatihan dan pendampingan; membangun usaha sosial; menciptakan lingkungan bisnis; serta mendukung program bela beli produk.
Artikel ini adalah publikasi tugas dengan Dosen Pengampu Bapak Onan Marakali Siregar, S.Sos., M.Si
Redaktur: Indira Rivany
Leave a comment