Oleh : Nadira Arfan
Suara USU, Medan. Aimee Carty adalah penyanyi sekaligus penulis lagu asal Irlandia yang merilis lagu 2 Days Into College pada 8 Desember 2023. Seperti judulnya, lagu ini merepresentasikan perasaan campur aduk yang menyertai kehidupan perkuliahan. Liriknya dapat menyentuh hati para mahasiswa yang sedang dalam masa petualangan di perguruan tinggi.
Tentunya setiap mahasiswa pernah merasakan keraguan dan ketidakpastian di masa kuliah. Hal ini merupakan alasan lagu ini sangat relevan dengan para mahasiswa. Lagu ini juga menjadi penghubung antar orang-orang yang sedang mengalami kesulitan yang sama, serta menawarkan kenyamanan dalam menghadapi segala naik dan turunnya masa kuliah.
I’m two days into college
And I’m three lectures behind
Pada awal lagu digambarkan kehidupan perkuliahan yang dimulai dengan cukup sulit.
I wake up kinda wired
And I wake up kinda cold
And I wake up kinda tired
But I’ll just sleep in when I’m old
Bangun dengan perasaan tegang, dingin, dan lelah tentunya bukan perasaan yang ingin dirasakan setelah bangun dari tidur. Penulis mengesampingkan waktu istirahat dengan mengatakan bahwa Ia akan istirahat saat sudah tua. Dengan padatnya jadwal dan kesibukan sebagai mahasiswa, perasaan yang dideskripsikan penulis sayangnya bukanlah hal asing.
See I don’t like breaking rules
But don’t like doing as I’m told
So I just float around and keep my head down
And hope my life unfolds
Lirik yang mendeskripsikan kegelisahan penulis tentang prinsip dalam menjalani kehidupan. Ingin menjadi seseorang yang taat aturan, tetapi tidak ingin menjadi seseorang yang hanya mengikuti perintah orang lain. Penulis memilih untuk hidup dengan mengikuti alur dan berharap semua berjalan dengan baik.
If I need work or I need rest
I try my best to try my best
I tell myself, I say out loud
It’s fine, I’ll figure it all out
Waktu berjalan begitu cepat dan 24 jam dalam sehari terasa tidak cukup. Walaupun penulis telah berusaha untuk meyakinkan dirinya bahwa semua akan baik-baik saja, Ia tetap merasa yang dilakukannya belum lah cukup.
I tend to forget
I’m still only quite young
In a way, this life of mine has only just begun
I’ve got time
I’ve got time
Menjelang akhir lagu, penulis mulai menyadari bahwa Ia masih muda dan punya banyak waktu. Pengulangan pada lirik “I’ve got time” merepresentasikan perasaan penulis yang berusaha menenangkan dan meyakinkan dirinya. Ia tak harus memikirkan semuanya sekarang.
The one thing that’s important above everything else
Is to learn not to put all this heavy pressure on myself
I try believe it when I say
“If it’s meant to happen, it’ll happen anyway”
I’ll be fine
Di akhir lagu, penulis menyadari untuk tidak memberi tekanan kepada dirinya. Jika sesuatu memang ditakdirkan untuk terjadi, maka itu akan tetap terjadi. Sekali lagi penulis meyakinkan dirinya dengan kalimat “I’ll be fine”.
Masa perkuliahan sering sekali datang dengan tekanan yang berasal dari ekspektasi diri sendiri maupun orang lain terhadap kita. Ekspektasi ini hadir menjadi beban hingga kita sibuk untuk memenuhinya tanpa mempertimbangkan bahwa tidak semua harus dicapai sekarang.
Bertambah dewasa memang menakutkan, tetapi cobalah untuk memberi ruang pada diri sendiri untuk beristirahat. Setiap orang punya ceritanya sendiri, setiap orang punya waktunya masing-masing.
Redaktur : Duwi Cahya
Leave a comment