Home Kabar Kampus Pelaksanaan PEMIRA FK USU Sempat Terkendala Server, Kini Kembali Normal
Kabar Kampus

Pelaksanaan PEMIRA FK USU Sempat Terkendala Server, Kini Kembali Normal

Share

Reporter: Suci Rahmawati Siregar dan Sinaga, Tesalonika

Suara USU, Medan. Pelaksanaan Pemilihan Raya (Pemira) yang tengah berlangsung di Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Sumatera Utara (USU), yang dilaksanakan di Ruang Rapat Lantai 1, sempat mengalami kendala teknis berupa gangguan pada server pada Kamis (16/04/2026). Kendala tersebut terjadi sekitar pukul 14.00 WIB dan berlangsung kurang lebih selama setengah jam.

Salah satu dari tiga panitia Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di FK USU, Jonathan Quwanyu, menyampaikan bahwa gangguan tersebut tidak hanya terjadi di satu lokasi, tetapi juga dialami oleh beberapa fakultas lain. Panitia KPPS kemudian melaporkan kendala tersebut ke pusat dan perbaikan sistem segera dilakukan hingga akhirnya server kembali normal.

“Kalau kendala sih, mungkin tadi sempat ada masalah di server sekitar setengah jam, tapi setelah itu sudah kembali normal,” ungkapnya.

Selain kendala tersebut, pelaksanaan Pemira secara umum berjalan lancar tanpa hambatan berarti. Saksi dari pasangan calon (paslon) yang  juga telah hadir di lokasi sejak sekitar pukul 12.00 WIB untuk memastikan proses pemilihan berjalan sesuai ketentuan.

Saat wawancara dilakukan pada pukul 15.00 WIB, jumlah pemilih yang telah memberikan suara mencapai lebih dari 50 orang dan didominasi oleh mahasiswa angkatan 2023. Sementara itu, mahasiswa angkatan 2025 mulai berdatangan setelah menyelesaikan ujian yang berlangsung pada hari yang sama.

Dari sisi pengawasan, Jonathan menyebutkan bahwa pengamanan di lokasi dilakukan secara mandiri oleh pihak panitia KPPS tanpa adanya petugas tambahan di area luar, seperti Resimen Mahasiswa (Menwa).

Pelaksanaan Pemira sendiri dijadwalkan berlangsung hingga pukul 16.00 WIB. Berdasarkan informasi terakhir yang diterima pada pukul 16.52 WIB, total pemilih yang menggunakan  hak suara di FK USU sebanyak 53 orang.

Jonathan berharap ke depannya jadwal Pemira dapat diatur lebih baik agar mahasiswa memiliki kesempatan yang lebih optimal untuk menggunakan hak suara yang mereka miliki. Selain itu, mahasiswa juga diharapkan lebih kritis dalam menggunakan hak pilih mereka.

Redaktur: Erni Yuli Simatupang

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.