Oleh: Kelompok 32 Pendidikan Berkualitas
Suara USU, Medan. Mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU) Kelompok Pendidikan Berkualitas 32 berhasil melaksanakan proyek bertema “Membangun Kebiasaan yang Bijak di Tengah Penggunaan AI untuk Mewujudkan Pendidikan Berkualitas” di SMA Swasta Al-Amjad. Proyek ini berfokus pada pengenalan dan pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan sebagai salah satu inovasi teknologi yang dapat mendukung proses pembelajaran serta meningkatkan kualitas pendidikan di era digital.
Kelompok mahasiswa Pendidikan Berkualitas 32 yang beranggotakan 20 mahasiswa dari berbagai fakultas memilih mengangkat tema tersebut berdasarkan hasil diskusi bersama seluruh anggota kelompok. Tema ini dipilih sebagai bentuk kepedulian terhadap perkembangan penggunaan kecerdasan buatan (AI) yang semakin memengaruhi cara belajar siswi di SMA Swasta Al-Amjad. Hal ini dilatarbelakangi oleh pemanfaatan teknologi AI yang dapat memberikan kemudahan dalam proses pembelajaran, mulai dari membantu siswa memahami materi, mencari informasi, hingga mengembangkan kreativitas. Oleh karena itu, kegiatan ini dirancang untuk memperkenalkan pemanfaatan teknologi AI sebagai sarana pembelajaran yang lebih menarik dan interaktif, sekaligus mendorong siswi untuk berpikir kritis, meningkatkan kreativitas, serta memahami pentingnya penggunaan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab.
Pada 26 Oktober 2026, sebanyak 22 siswi kelas X SMA Swasta Al-Amjad menyambut kedatangan anggota kelompok dengan penuh semangat. Kegiatan sosialisasi diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara (MC), kemudian dilanjutkan dengan kata sambutan yang disampaikan oleh Ketua Kelompok. Setelah itu, kegiatan memasuki sesi pemaparan materi mengenai Artificial Intelligence (AI) melalui presentasi PowerPoint yang ditampilkan menggunakan proyektor. Dalam sesi ini, para siswi diberikan pemahaman mengenai pengertian AI, manfaat, serta pentingnya membangun kebiasaan yang bijak dalam menggunakan teknologi tersebut, khususnya dalam kegiatan pembelajaran. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan ice breaking untuk melatih fokus para siswi sekaligus menambah keseruan acara.
Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan sesi kuis interaktif menggunakan metode siapa cepat, dia dapat. Dalam sesi ini, siswi diberikan beberapa pertanyaan seputar materi yang telah disampaikan. Siswi yang paling cepat mengangkat tangan dan berhasil menjawab pertanyaan dengan benar diberikan hadiah sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan keaktifan mereka. Kegiatan berikutnya adalah pembagian snack kepada para siswi sebagai bentuk apresiasi karena telah mengikuti kegiatan sosialisasi. Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, acara ditutup oleh MC dan dilanjutkan dengan kata penutup dari Ketua Kelompok. Sebagai akhir kegiatan, seluruh peserta dan anggota kelompok melakukan foto bersama sebelum berpamitan dengan siswi SMA Swasta Al-Amjad.
Siswi kelas X SMA Swasta Al-Amjad menunjukkan antusiasme selama kegiatan sosialisasi berlangsung. Salah satu siswi yang mengikuti kegiatan tersebut mengungkapkan rasa senangnya terhadap kegiatan yang dilaksanakan. Ia mengatakan, “Kegiatannya seru banget, Kak! Kami jadi bisa belajar hal baru tentang AI. Penyampain materinya juga menarik dan ada ice breaking-nya, jadi kami tidak bosan. Saya berharap abang dan kakak dapat mengadakan kegiatan seperti ini lagi kepada kami di masa yang akan datang.”
Proyek ini merupakan hasil kerja sama antara Kelompok MKWK Pendidikan Berkualitas 32 dengan SMA Swasta Al-Amjad, di bawah bimbingan dosen fasilitator, Devi Yulida, S.H., M.H., dan mentor, Elsha Kasih Afriani Sinaga. Kelompok MKWK Pendidikan Berkualitas 32 USU berharap sosialisasi ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi siswa-siswi SMA Swasta Al-Amjad melalui peningkatan pemahaman mengenai penggunaan AI secara bijak, sehingga mereka dapat memanfaatkan teknologi tersebut dengan tepat dan bertanggung jawab dalam kegiatan pembelajaran.
Penerapan kebiasaan menggunakan Artificial Intelligence (AI) secara bijak di SMA Swasta Al-Amjad diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi siswa dan lingkungan sekolah. Pemanfaatan AI sebagai pendukung pembelajaran dapat menciptakan suasana belajar yang lebih menarik sekaligus meningkatkan motivasi dan rasa ingin tahu siswa. Melalui kegiatan ini, siswa juga didorong untuk berpikir kritis dan kreatif tanpa bergantung sepenuhnya pada teknologi. Proyek ini sejalan dengan visi USU dalam mendorong inovasi pendidikan serta menunjukkan peran mahasiswa dalam menerapkan ilmu melalui aksi nyata di masyarakat. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa mahasiswa USU tidak hanya mempelajari teori, tetapi juga mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh melalui aksi nyata di bidang pendidikan.
Redaktur: Emia Timentha Tarigan
Leave a comment