SUARA USU
Kabar Kampus

PEMA FK USU Sukses adakan Webinar dan Talkshow Public Speaking, Ciptakan Trainer yang Berkualitas

Oleh : Anna Fauziah Pane

Suara USU, Medan. Pemeritahan Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara melalui Departemen PSDM dan Pendro PEMA FK USU sukses adakan webinar dan talkshow mengenai public speaking. Webinar dan talkshow tersebut merupakan salah satu rangkaian dari Training For Trainers (TFT) yang bekerja sama dengan Ruang Prestasi (28/7).

TFT sendiri adalah kegiatan pelatihan tingkat Lokal, Wilayah, dan Nasional yang diadakan oleh Ikatan Senat Mahasiswa Kedokteran Indonesia (ISMKI). Adapun tujuan dari kegiatan ini untuk memfasilitasi dan membantu para peserta berproses dalam meningkatkan soft skill di bidang komunikasi dan juga public speaking. Melalui kegiatan ini nantinya akan dihasilkan trainer – trainer yang berkualitas dan bisa melanjut ke jenjang yang lebih tinggi seperti tingkat wilayah dan nasional.

Webinar kali ini mengusung tema “TIPS : The Importance of Public Speaking” dan diisi oleh tiga pemateri, yaitu Dedy Maulana, Muhammad Iqbal Rangkuti, serta Stella Monica Dara Muning Utaminingsih. Selain ketiga pemateri tersebut, juga ada Huda Ardansyah S.Ked yang merupakan narasumber talkshow “TFT : Tea From Trainers”.

Acara dipandu oleh MC Fiola Elsabillah Amanda kemudian dilanjutkan dengan doa dan laporan ketua panitia Yasmin Aqilah. Setelah itu dilanjut dengan kata sambutan dari wakil gubernur FK USU sekaligus trainer wilayah 1 tahun 2021 Muhammad Iqbal Rangkuti. Kemudian kata sambutan dari Wakil Dekan I FK USU Dr. dr. Delyuzar, M.Ked(PA), Sp.PA(K) sekaligus membuka acara.

“Dengan kemampuan berbicara di depan publik, kita bisa mengembangkan banyak hal. Terutama dokter yang harus memiliki kemampuan berkomunikasi yang baik, tidak hanya kepada pasien tapi juga masyarakat secara umum. Oleh karena itu, diperlukan fasilitator yang nantinya dapat menghasilkan teman – teman yang memiliki kemampuan retorika yang baik”, ujar Delyuzar pada kata sambutannya. Wakil Dekan I FK USU itu menekankan pentingnya kemampuan berkomunikasi bagi para dokter sehingga hal ini perlu dilatih sejak di bangku kuliah.

Acara dilanjut dengan pemaparan materi dari pemateri pertama, Dedy Maulana. Dedy merupakan trainer wilayah 1 tahun 2020. Mahasiswa kedokteran angkatan 2019 itu membawakan materi pengenalan Training For Trainers (TFT) dan juga komunikasi efektif. selanjutnya materi kedua dibawakan oleh Muhammad Iqbal Rangkuti yang merupakan trainer wilayah 1 tahun 2021. Iqbal yang juga merupakan wakil gubernur FK USU tersebut membawakan materi audience management.

Selain pemaparan materi, juga ada talkshow interaktif bertajuk “Tea From Trainers”. Adapun narasumber dari talkshow tersebut adalah Huda Ardansyah S.Ked yang juga merupakan trainer wilayah 2 tahun 2020. Pada talkshow kali ini Huda membagikan tips untuk menjadi trainer yang berkualitas di tingkat wilayah maupun nasional. Yaitu dengan menjadi diri sendiri, konsisten, serta tahu value dan prinsip dari diri sendiri.

Setelah dijeda dengan ishoma, kegiatan dilanjut dengan pemaparan materi ketiga yang dibawakan oleh Stella Monica Dara Muning Utaminingsih yang merupakan trainer nasional tahun 2021. Stella membawakan materi seni beretorika.

Di penghujung acara diadakan pengumuman pemenang TFT Awards, yaitu 3 peserta terbaik. Peserta terbaik ketiga dimenangkan oleh Aditya Nafids Farhan, posisi kedua diraih oleh Grace Diva, dan posisi pertama diraih oleh Muhammad Arya Muqita Lubis.

Pelatihan ini tidak hanya pemberian materi, tetapi juga praktik secara langsung. Sehingga para peserta diaharapkan menguasai konsep dan juga penerapan public speaking serta membentuk trainer yang dapat berkontribusi ke depannya. Untuk merealisaikan harapan tersebut, rangkaian acara TFT x Retas ini dilanjutkan dengan Plan of Action (PoA) berupa penugasan yang akan berlangsung dari 29 Juli hingga 9 Agustus 2022 mendatang.

“Saya harap para peserta bisa tetap semangat khususnya untuk mengerjakan tugas yang diberikan panitia mulai dari video rangkuman hingga tugas Plan of Action. Di sinilah kita bisa menilai mana yang benar-benar mau jadi trainer dan mana yang hanya ikut-ikutan saja”, ungkap Yasmin mengenai harapannya selaku ketua panitia. Selain itu, Yasmin juga berharap acara ini bisa menjadi wadah pertama bagi para calon trainer untuk menjadi trainer yang kompeten dan bersertifikasi serta dapat mengembangkan sayap ke jenjang yang lebih tinggi mulai dari lokal, wilayah hingga ke tingkat nasional.

Redaktur : Harsimren Kaur


Discover more from SUARA USU

Subscribe to get the latest posts to your email.

Related posts

Adakan Aksi Donor Darah, KMB-USU: Drop of Blood, Million of Hopes

redaksi

Terpilih Dua Periode, Ini Harapan Baru Ketua KSEI FoSEI USU

redaksi

Polemik KPU IMPROSAJA, Mahasiswa Kecewa dan Nilai KPU Curangi Proses Demokrasi

redaksi