SUARA USU
Kabar Kampus

Dua Tim Delegasi KSEI FoSEI USU Raih Juara Harapan 3 dalam Ajang TEMILNAS 2022

 

Reporter : Regita Ayuni Putri Ginting

Suara USU, Medan. Kabar prestasi datang dari UKM KSEI FoSEI USU. Dua tim yang turut serta dalam agenda Temu Ilmiah Nasional (TEMILNAS) 2022 berhasil meraih juara harapan 3 dalam lomba Business Plan dan karya tulis ilmiah.

TEMILNAS adalah singkatan dari Temu Ilmiah Nasional yang merupakan program kerja dari Forum Silaturahim Studi Ekonomi Islam (FoSSEI) Nasional dan dilakukan rutin dalam satu tahun sekali. Dalam kegiatan ini, universitas yang tergabung dalam FoSSEI Nasional berkumpul untuk bersilaturahmi sekaligus turut mengikuti berbagai perlombaan. TEMILNAS XXI 2022 yang bertemakan “Penguatan Ekosistem Lembaga Keuangan Syariah dalam Implementasi Keuangan Berkelanjutan guna Pemulihan Ekonomi Nasional” ini diadakan di Universitas Islam Indonesia di Yogyakarta selama 5 hari, mulai tanggal 1 Juli hingga 5 Juli 2022.

KSEI FoSEI USU mengirimkan delegasi yang akhirnya memenangkan juara harapan 3 dalam lomba Business Plan dan karya tulis ilmiah.

Tim Business plan atau yang dinamai tim Abiyya Arya KSEI FoSEI USU, terdiri dari 3 orang, yaitu:

  1. Fauzi Enda Sakti (D3 Akuntansi 2020);
  2. Ibnu Munawir (S1 Akuntansi 2020); dan
  3. Maulid Dhiya Syahara (S1 Akuntansi 2020).

Sedangkan tim Karya Tulis Ilmiah yang dinamai tim Ghazia KSEI FoSei USU juga berisi 3 orang, yakni:

  1. Nurhandayani (Ekonomi Pembangunan 2020);
  2. Liana (Manajemen 2021); dan
  3. Nur Husnina Amiira Sahira (Manajemen 2021).

Kedua tim KSEI FoSEI USU yang menang dalam TEMILNAS 2022 ini mengaku sangat bahagia dan bersyukur bisa mengharumkan nama UKM dan kampus. Kedua tim ini tetap optimis walaupun harus menghadapi banyaknya lawan yang kualitasnya tidak perlu diragukan lagi. Namun, dengan semangat juang yang tinggi, tahap demi tahap rangkaian kegiatan diikuti dengan usaha maksimal hingga membuahkan hasil yang maksimal pula. Ide-ide kreatif dan semangat kompetisi yang besar akhirnya memotivasi mereka untuk bisa belajar lebih banyak lagi.

Nah,malamnya langsung pengumuman, alhamdulillah kami masuk final hingga akhirnya dapat harapan 3. Kayak ga nyangka tapi memang bisa dibilang sebanding dengan usaha kami yang benar-benar udah dimaksimalkan. Perasaannya tentu benar-benar bahagia karena usaha kami ga sia-sia,” ungkap Nurhandayani, salah satu dari tim Ghazia KSEI FoSEI USU.

Tak jauh berbeda, Maulid Dhiya Syahara, salah satu dari tim Abiyya Arya pun juga mengungkapkan perasaan syukurnya saat mengikuti kegiatan TEMILNAS 2022.

“Bersyukur banget, ga nyangka di lomba pertama kami bisa sampai di tahap ini. Sempat ngerasa pesimis juga tapi kami ngerasa yah memang udah jalannya, kami yang ga punya basic untuk cabang ini modal nekat belajar waktu singkat. Bisa sampai juara juga tentu sangat bersyukur, kedepannya semakin ingin belajar banyak lagi,” terangnya.

Rangkaian perlombaan dari cabang lomba Business Plan diawali babak penyisihan dengan mengirimkan BMC (Bisnis Model Canvas), kemudian masuk ke babak semifinal dengan menyusun proposal lengkap. Setelah masuk ke babak final, diadakan studi kasus, kemudian diadakan diskusi nasional mengenai sub tema lomba.

Pada cabang lomba Business Plan, peserta diminta untuk merancang bisnis sendiri, dimulai bagaimana bisnis itu, siapa sasarannya, siapa mitranya, analisis bisnis, strateginya perencanaan keuangannya, serta modal awal yang dituangkan dalam proposal. Tim Abiyya Arya membuat bisnis berbentuk aplikasi bernama SI SULTAN (Aplikasi Konsultasi Keuangan Syariah). Sasaran utama SI SULTAN adalah pelaku UMKM, di mana ketika mereka membutuhkan konsultasi keuangan mereka baik mengenai laporan keuangan maupun perencanaan keuangan bisa dikonsultasikan melalui aplikasi SI SULTAN.

Sementara untuk lomba karya tulis ilmiah terbagi menjadi 2 kategori, yaitu konseptual paper dan akademik paper. Peserta diminta mengirimkan abstrak, kemudian dipilih tim terbaik dari masing-masing kategori. Selanjutnya masuk ke tahap semifinal dengan mempresentasikan karya secara langsung. Tim yang masuk ke tahap ini mengerjakan studi kasus dan kembali mempresentasikannya, kemudian dipilih 6 tim terbaik sebagai juara 1, 2, 3, dan harapan 1, 2, 3.

Tim Ghazia KSEI FoSei USU membuat karya tulis berjudul “KUCHAIN.ID: Rumah Usaha Berbasis Pariwisata Melalui Optimalisasi Sukuk Blockchain guna Mewujudkan Multiplier Effect”. Isinya membahas tentang penggunaan teknologi blockchain dengan sub tema lembaga asuransi dan dana pensiun.

Pengumuman pemenang lomba diadakan di malam hari pada tanggal 4 Juli setelah rangkaian acara selesai di Auditorium Kahar Universitas Islam Indonesia.

Delegasi KSEI FoSEI USU mengatakan banyak hal menarik yang bisa dipetik dari kegiatan TEMILNAS 2022. Mulai dari pengalaman lomba secara langsung, bertemu dan bersaing dengan universitas-universitas yang tergabung dalam KSEI di seluruh Indonesia, hingga bisa menghampiri Yogyakarta sebagai tempat yang ingin dikunjungi membuat mereka semakin antusias mengikuti kompetisi ini. Selain itu, mereka juga mengunjungi Hutan Pinus Pengger dan kawasan Malioboro. Tak lupa pula membeli suvenir dan oleh-oleh khas Yogyakarta.

Di akhir wawancara mereka menyampaikan pesan kepada delegasi KSEII FoSEI USU yang ikut TEMILNAS berikutnya untuk mempersiapkan segala sesuatu secara matang.

“Penting juga untuk cari coach yang bener-bener membimbing kalian, bisa selalu memberikan motivasi dan bisa selalu mengingatkan. Jadi ada semangat lebih yang bisa kalian dapatkan,” ucap Nurhandayani.

“Kami juga mau ngucapin banyak terima kasih untuk coach kami hang udah setia bahkan selalu positif thinking. Jazakallahu Khairan Bang Billy Affandie Rizal selaku coach kami selama TEMILNAS,” lanjutnya.

Redaktur: Salsabila Rania Balqis

 


Discover more from SUARA USU

Subscribe to get the latest posts to your email.

Related posts

Seminar Nasional Mahasiswa Inspiratif dan Awarding Session “Berkarya dan Berdampak Sejak Mahasiswa, Menginspirasi Selamanya”

redaksi

Ikatan Mahasiswa Simalungun Universitas Sumatera Utara Adakan Lomba Debat Tingkat SMA/SMK Se-Kabupaten Simalungun

redaksi

Ercakap-cakap Budaya Karo dalam Diskusi IMKA Erkaliaga FH USU

redaksi