Oleh: Muhammad Fajri Saputra
Suara USU, Medan. Program Sepeda Kampus di Universitas Sumatera Utara (USU) bertujuan untuk mendukung konsep green campus atau kampus ramah lingkungan. Program ini sebelumnya telah berjalan, namun sempat tidak optimal dalam penerapannya. Kini, program tersebut diaktifkan kembali dengan tujuan mempermudah mobilitas mahasiswa dan seluruh civitas kampus secara lebih ramah lingkungan.
Program ini memungkinkan mahasiswa menggunakan sepeda kampus melalui sistem bike sharing. Sepeda-sepeda tersebut tersedia di berbagai stasiun yang ditempatkan di titik strategis dalam area kampus, seperti di Pintu I dan Pintu II USU.
Tujuan utama program ini adalah mengurangi emisi karbon, menciptakan lingkungan kampus yang lebih sehat, serta meningkatkan kebersihan di area kampus. Diharapkan, penggunaan sepeda dapat mengurangi ketergantungan pada kendaraan bermotor, sehingga lingkungan kampus menjadi lebih hijau dan nyaman. Program ini juga sejalan dengan upaya USU untuk menjadi pelopor dalam pengembangan transportasi ramah lingkungan di Sumatera Utara.
Namun, sayangnya sepeda-sepeda yang tersedia ini mengalami kerusakan serius sehingga tidak layak untuk digunakan. Banyak di antaranya rusak, dengan keadaan ban bocor, rem tidak berfungsi, berkarat, dan kotor karena tidak dirawat dengan baik. Sepeda-sepeda ini tampak seperti barang rongsokan yang terbengkalai. Kondisi ini mencerminkan kurangnya perawatan terhadap transportasi tersebut, sehingga program yang semula dirancang untuk mendukung mobilitas ramah lingkungan dan mengurangi emisi karbon bisa dikatakan gagal total.
Berdasarkan informasi dari situs resmi Universitas Sumatera Utara (USU), prosedur peminjaman sepeda kampus seharusnya mudah, di mana mahasiswa hanya perlu menunjukkan Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) kepada petugas di lokasi peminjaman. Setelah mencatat nama, mahasiswa diizinkan menggunakan sepeda selama tiga puluh menit. Namun, kenyataannya di lapangan sangat berbeda. Tidak ada petugas yang tersedia untuk melayani peminjaman. Hal ini menunjukkan adanya ketidaksesuaian antara informasi yang tercantum di situs resmi dan pelaksanaannya di lapangan.
Agar program Sepeda Kampus dapat berjalan dengan efektif, diperlukan perbaikan dalam pengelolaan, pemeliharaan sepeda, serta penempatan petugas yang bertanggung jawab di lokasi peminjaman. Tanpa dukungan yang memadai, program ini tidak akan mencapai tujuannya untuk menyediakan transportasi ramah lingkungan bagi civitas kampus.
Dengan tujuan yang telah dicanangkan, program Sepeda Kampus di Universitas Sumatera Utara seharusnya sangat bermanfaat bagi mahasiswa, terutama mereka yang tidak memiliki kendaraan pribadi. Program ini dapat mempermudah mobilitas di dalam kampus serta memberikan alternatif transportasi yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Jika dikelola dengan baik, program ini akan menjadi solusi yang signifikan bagi kebutuhan transportasi mahasiswa.
Redaktur: Duwi Cahya
Leave a comment