Reporter: Axfeba Saragih dan Katrin Alina
Suara USU, Medan. Program Studi Etnomusikologi Universitas Sumatera Utara (USU) menggelar perayaan Natal bertema “Shine Bright from Jesus” pada Kamis (11/12) di Gelanggang Mahasiswa USU. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong mahasiswa untuk menjadi terang dan membawa dampak positif bagi lingkungan sekitar.
Perayaan tersebut dihadiri oleh Sekretaris Program Studi Etnomusikologi, alumni, orang tua mahasiswa, serta mahasiswa lintas fakultas. Acara berlangsung khidmat dan meriah dengan rangkaian ibadah serta pertunjukan seni musik yang melibatkan mahasiswa.
Rangkaian acara diawali dengan drama musikal yang mengangkat pesan tentang terang dan harapan. Selanjutnya, ibadah Natal dipimpin oleh Pendeta Andiko Limbong, M.Th., yang menyampaikan firman tentang pentingnya hidup dalam terang Kristus. Usai ibadah, acara dilanjutkan dengan berbagai pertunjukan musik, termasuk penampilan Symphony Nusantara, Komunal Primitif, dan kelompok musik mahasiswa lainnya.
Dalam sambutannya, Sekretaris Program Studi Etnomusikologi yang mewakili Ketua Program Studi menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya perayaan Natal tahun ini. Ia menekankan bahwa Natal merupakan pengingat akan terang Kristus yang membawa keselamatan, damai, dan harapan.
“Natal mengingatkan kita bahwa terang Kristus membawa keselamatan, damai, dan harapan. Mengucapkannya mudah, tetapi mempraktikkannya membutuhkan proses. Harapan kami, mahasiswa Etnomusikologi dapat menjadi agen pembawa terang, baik di lingkungan akademik maupun masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi panitia, dosen, alumni, serta seluruh tamu yang hadir dan telah mendukung terlaksananya kegiatan tersebut. Menurutnya, tantangan akademik dan kehidupan mahasiswa perlu dihadapi dengan saling menguatkan serta membangun persaudaraan antarmahasiswa.
Ketua panitia, Andika Sinaga, turut menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam persiapan acara sejak Oktober, termasuk dosen, pendeta, alumni, dan panitia.
Terkait pemilihan tema, Andika menjelaskan bahwa “Shine Bright from Jesus” dipilih karena melihat fenomena generasi muda yang semakin mudah terpengaruh oleh hal-hal negatif.
“Kami melihat cahaya itu mulai ditinggalkan oleh banyak anak muda. Karena itu, kami memilih tema ini agar kita kembali mengingat bahwa terang itu berasal dari Tuhan. Harapan kami, melalui Natal ini kita dapat menjadi terang bagi sekitar,” ungkapnya.
Perayaan Natal tersebut ditutup dengan ucapan selamat Natal serta doa agar seluruh mahasiswa dapat terus berkarya, membawa pengaruh positif, dan meneladani kasih Kristus dalam kehidupan sehari-hari.
Redaktur: Jesika Yusnita Laoly
Leave a comment