Home Musik Representasi Self Love, Makna di Balik Lagu Diri Karya Tulus
Musik

Representasi Self Love, Makna di Balik Lagu Diri Karya Tulus

Share

Oleh: Kyra Muzzayanah Jussi Taufik

Suara USU, Medan. Lagu Diri karya Tulus yang dirilis pada awal Maret 2022 kerap disebut sebagai lagu dengan makna self love. Lagu ini merupakan bagian dari album Manusia dan termasuk dalam genre pop Indonesia. Sejak pertama kali dirilis, Diri langsung mendapat perhatian luas dari masyarakat.

Self love dapat diartikan sebagai sikap mencintai diri sendiri melalui penerimaan, penghargaan, dan apresiasi terhadap diri. Melalui lagu ini, Tulus seolah mengajak pendengarnya untuk menyadari bahwa setiap individu memiliki nilai dan layak dihargai, termasuk oleh dirinya sendiri.Lagu Diri dibuka dengan penggalan lirik yang menyentuh dan sarat makna, di antaranya:

Hari ini,

Kau berdamai dengan dirimu sendiri

Kau maafkan

Semua salahmu, ampuni dirimu

Penggalan lirik tersebut mengajak pendengar untuk berdamai dengan diri sendiri dengan cara memaafkan kesalahan dan mengampuni diri, tanpa menghakimi siapa pun, termasuk diri sendiri.

Pesan berdamai dengan diri sendiri tidak berhenti pada bagian awal lagu. Tulus kembali menegaskannya melalui lirik-lirik berikut:

Bila lelah menepilah

Hayati alur nafasmu

Luka-luka hilanglah luka

Biar tentram yang berkuasa

Kau terlalu berharga untuk luka

Katakan pada dirimu, semua baik-baik saja

Rangkaian lirik tersebut menegaskan pesan tentang pentingnya memberi ruang bagi diri sendiri untuk beristirahat, menerima luka, dan meyakini bahwa diri memiliki nilai yang terlalu berharga untuk terus disakiti.

Pesan self love dalam lagu Diri menjadi relevan dengan kondisi masyarakat saat ini, terutama di kalangan remaja. Remaja berada pada fase transisi yang kerap disertai ketidakstabilan emosi. Tidak jarang, sebagian remaja mengalami kesulitan dalam mengelola perasaan dan cenderung merendahkan diri. Hal ini menjadi salah satu alasan mengapa lagu Diri dapat diterima secara hangat oleh pendengarnya.

Makna yang disampaikan melalui lirik juga diperkuat oleh karakter musik yang tenang. Petikan gitar yang sederhana, dipadukan dengan vokal Tulus yang lembut, menciptakan suasana hangat dan reflektif. Karakter tersebut memberi ruang bagi pendengar untuk menenangkan diri, menerima keadaan, serta berdamai dengan perasaan yang sedang dialami.

Di tengah perkembangan teknologi dan industri musik yang semakin pesat, musik kerap dijadikan sebagai media ekspresi diri. Masyarakat cenderung memilih lagu yang sesuai dengan suasana hati mereka. Oleh karena itu, tidak mengherankan jika Diri mendapat perhatian luas, terlebih dengan reputasi Tulus sebagai penyanyi yang telah dikenal di tingkat nasional maupun internasional.

Lagu Diri juga memperoleh respons positif di berbagai platform digital. Lagu ini sering diputar melalui layanan streaming musik dan masuk dalam daftar lagu bertema refleksi serta penerimaan diri. Hal tersebut menunjukkan bahwa pesan yang disampaikan mampu menjangkau pendengar secara luas dan menjadikan lagu ini tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai medium refleksi emosional.

Melalui Diri, Tulus tidak sekadar menghadirkan karya musik yang menenangkan, tetapi juga menyampaikan pesan self love kepada pendengarnya. Lirik yang sederhana namun merangkul, dipadukan dengan vokal yang lembut, menjadikan lagu ini ruang refleksi yang nyaman. Di tengah dinamika hidup, Diri hadir sebagai pengingat untuk tetap memberi maaf dan penghargaan kepada diri sendiri atas segala hal yang telah dilalui.

Redaktur: Merry Agnus Dei Gultom

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.