Home Tulisan Solusi Mahasiswa Kessos USU Dalam Membangun Lingkungan Anti Bullying di Panti Asuhan Ar-Rahman
Tulisan

Solusi Mahasiswa Kessos USU Dalam Membangun Lingkungan Anti Bullying di Panti Asuhan Ar-Rahman

Share

Oleh: Haydi Suafisa

Suara USU, Medan. Praktik Kerja Lapangan (PKL) merupakan salah satu bagian penting dalam kurikulum perkuliahan yang dirancang untuk menjembatani kesenjangan antara teori akademik dan realitas dunia profesional. PKL bukan sekadar magang biasa, melainkan program terstruktur yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk terjun langsung ke lingkungan kerja sesuai bidang studinya. Tujuannya adalah untuk memberikan pengalaman praktis yang mendalam, mengembangkan keterampilan profesional, dan memperluas jaringan sebelum mereka lulus.

Saya, Haydi Suafisa, mahasiswa Program Studi Kesejahteraan Sosial Universitas Sumatera Utara, telah melaksanakan PKL-1 di Panti Asuhan Ar-Rahman, beralamat di Jl. Arifin No.1a, Sitirejo II, Kec. Medan Amplas, Kota Medan, Sumatera Utara. Kegiatan PKL ini dilaksanakan sejak 03 Maret hingga 26 Mei 2025, dengan bimbingan dari Bapak Prof. Dr. Drs. Bengkel, M.Si selaku supervisor.

Kelompok kami terdiri dari tiga orang mahasiswa, sementara jumlah anak yang tinggal di panti adalah 20 orang. Kami masing-masing mendampingi satu anak secara intensif. Saya sendiri mendampingi anak berusia 7–8 tahun yang duduk di bangku kelas 2 SD.

Di bulan pertama, fokus utama saya adalah melakukan pendekatan dengan anak-anak untuk membangun kepercayaan dan menciptakan suasana yang nyaman. Melalui beberapa pertemuan, saya akhirnya menemukan seorang klien dengan inisial Z, seorang anak berusia 8 tahun yang menjadi korban bullying.

Sebagai calon pekerja sosial, saya merasa bertanggung jawab untuk membantu klien menyelesaikan permasalahan tersebut melalui metode casework, yang terdiri dari enam tahap utama intervensi.

1. Engagement, Intake, dan Kontrak

Saya memperkenalkan diri dan menjelaskan maksud serta tujuan kedatangan saya. Saya juga mengenalkan profesi pekerja sosial kepada klien, kemudian melakukan percakapan awal untuk membangun kedekatan. Setelah itu, saya menanyakan kesediaan klien dan menyusun kesepakatan kontrak kerja sosial.

2. Assessment (Asesmen)

Tahap ini bertujuan untuk mengumpulkan data secara komprehensif mengenai situasi bullying yang dialami klien, dampaknya, serta faktor-faktor penyebabnya. Data diperoleh melalui wawancara dan observasi langsung.

3. Perencanaan

Berdasarkan hasil asesmen, saya menyusun rencana aksi untuk membantu klien mengatasi bullying, memulihkan kondisi mentalnya, dan mencegah kejadian serupa terulang kembali.

4. Intervensi

Pada tahap ini, saya melaksanakan program intervensi dengan memberikan edukasi kepada klien mengenai cara menghadapi bullying, seperti berani berbicara, mencari dukungan dari orang dewasa, dan menghindari konfrontasi yang membahayakan.

5. Evaluasi

Evaluasi dilakukan untuk menilai efektivitas intervensi. Hasilnya menunjukkan bahwa klien semakin berani, lebih percaya diri, dan tidak lagi mengalami perundungan.

6. Terminasi

Setelah intervensi dianggap berhasil, kontrak kerja sosial dihentikan secara formal. Klien menunjukkan perkembangan positif dan mampu menghadapi situasi sosial dengan lebih baik.

Sebagai bentuk apresiasi dan rasa terima kasih, saya dan rekan-rekan memberikan hadiah sederhana kepada pengurus panti dan anak-anak sebagai simbol penghargaan atas kerja sama selama program PKL berlangsung.

Pengalaman ini menjadi bekal berharga bagi saya sebagai calon pekerja sosial dalam menghadapi dinamika masalah sosial di lapangan dan memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat, khususnya anak-anak yang membutuhkan perhatian dan perlindungan.

Artikel ini adalah publikasi tugas Praktik Kerja Lapangan ( PKL) dengan dosen pengampu Bapak Fajar Utama Ritonga, S.Sos., M.Kesos dan supervisor sekolah Prof. Dr. Drs. Bengkel, M. Si.

Redaktur: Indira Rivany

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.