
Oleh: Zayna Hayani
Suara USU, Medan. Praktikum Kerja Lapangan (PKL) adalah salah satu mata kuliah wajib yang harus diikuti oleh para mahasiswa semester 6 pada mata kuliah Praktikum I, Program Studi Kesejahteraan Sosial, FISIP USU. PKL merupakan bentuk penerapan kegiatan pendidikan dan pelatihan yang memungkinkan mahasiswa untuk berlatih secara langsung dan sistematis dengan pengawasan yang kompeten dan terarah. Dalam PKL, mahasiswa dapat menerapkan teori dan konsep yang telah dipelajari dalam situasi dunia nyata, serta meningkatkan kemampuan mereka dalam menganalisis dan memecahkan masalah sosial.
Saya, Zayna Hayani, dengan NIM 220902035, mahasiswa semester 6 Program Studi Kesejahteraan Sosial FISIP USU, dengan supervisor Prof. Dr. Drs. Bengkel, M.Si., dan dosen pengampu mata kuliah Praktikum Fajar Utama Ritonga, S.Sos., M.Kesos., telah melaksanakan Praktikum Kerja Lapangan di Panti Asuhan Ar-Rahman yang beralamat di Jl. Arifin No. 1A, Sitirejo II, Kec. Medan Amplas, Kota Medan, Sumatera Utara 20217. Setelah melakukan observasi, saya menemukan bahwa terdapat 20 anak panti: 1 anak yang belum sekolah, 6 anak bersekolah di tingkat Sekolah Dasar (SD), 12 anak di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan 1 anak di tingkat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).
PKL ini dilaksanakan pada tanggal 3 Maret hingga 26 Mei 2025, dengan jadwal dua kali pertemuan setiap minggunya. Tujuan dari pelaksanaan PKL di Panti Asuhan Ar-Rahman ini adalah untuk meningkatkan kesejahteraan anak-anak panti yang mengalami bullying dan kesulitan dalam membaca, dengan cara mengidentifikasi masalah, melakukan intervensi melalui program dan pendampingan, serta memberdayakan anak-anak dan lingkungan panti agar menjadi lebih aman dan suportif. Praktikum ini juga menjadi sarana pelatihan mahasiswa dalam penerapan teori serta pengembangan keterampilan profesional.
Pada hari pertama pelaksanaan PKL, saya melakukan pendekatan dan perkenalan dengan anak-anak panti, kemudian memulai kelas belajar mengajar serta memberikan reward kepada anak-anak yang dapat menjawab soal dengan benar. Selama pelaksanaan PKL, saya menyelenggarakan beberapa kelas belajar seperti kelas Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, dan kelas mewarnai, yang disesuaikan dengan tingkat pendidikan masing-masing anak. Selain itu, saya juga mengadakan sosialisasi dengan tema bullying untuk memotivasi anak-anak agar tidak melakukan bullying terhadap sesama penghuni panti.
Setelah beberapa kali kelas belajar mengajar, saya menemukan seorang klien berinisial A, berusia 13 tahun dan duduk di kelas 3 SD, yang sering mengalami bullying serta belum lancar membaca sehingga harus tinggal kelas. Dalam menangani masalah klien ini, saya menggunakan metode casework dari Zastrow, yang terdiri dari beberapa tahap:
-
Intake atau Contract
Pada tahap ini, saya melakukan pendekatan dengan klien dan menjelaskan peran pekerja sosial serta tujuan PKL. Klien akhirnya menerima bantuan dan menyadari masalahnya, kemudian bersedia mengikuti proses intervensi. -
Assessment
Saya melakukan wawancara dan analisis masalah secara mendalam, sehingga diketahui bahwa klien sering mengalami bullying di panti dan di sekolah, serta mengalami kesulitan dalam membaca. -
Planning
Saya menyusun strategi yang sesuai untuk membantu klien, berdasarkan kesepakatan bersama, agar klien termotivasi untuk belajar membaca dengan lebih giat dan rajin. -
Intervensi
Saya menyampaikan dan menerapkan program-program seperti belajar mengenal huruf, mengeja, serta mewarnai, disertai dengan sosialisasi mengenai bullying. -
Monitoring dan Evaluation
Saya mengamati perkembangan klien dan menemukan adanya perubahan positif. Klien yang sebelumnya murung menjadi lebih ceria, terbuka untuk bercerita, lebih lancar membaca dan mengeja, serta mulai bisa mengendalikan emosinya terhadap orang yang pernah membully-nya. -
Termination
Proses pendampingan saya akhiri karena klien telah menunjukkan kemajuan dan mampu menyelesaikan masalahnya secara mandiri. Klien menjadi lebih percaya diri, tidak bergantung pada orang lain, dan tidak lagi memperdulikan perlakuan negatif dari teman-temannya.
Praktikum 1 yang berlangsung selama tiga bulan ini telah selesai. Sebagai bentuk apresiasi, kami memberikan sertifikat penghargaan kepada Panti Asuhan Ar-Rahman, serta menyampaikan terima kasih atas kesempatan yang telah diberikan kepada kami untuk melaksanakan Praktikum Kerja Lapangan (PKL) di panti yang mereka kelola.
Artikel ini adalah publikasi tugas Praktik Kerja Lapangan ( PKL) dengan dosen pengampu Bapak Fajar Utama Ritonga, S.Sos., M.Kesos dan supervisor sekolah Prof. Dr. Drs. Bengkel, M. Si.
Redaktur: Indira Rivany
Leave a comment