Home Kabar Kampus USU Gelar Paskah Katolik Perdana, Perkuat Persaudaraan dan Kepedulian Sosial
Kabar Kampus

USU Gelar Paskah Katolik Perdana, Perkuat Persaudaraan dan Kepedulian Sosial

Share

Reporter: Dinda Sajidah dan Dhita Luna

Suara USU, Medan. Universitas Sumatera Utara (USU) menggelar perayaan Paskah perdana dengan tata ibadah Katolik di Auditorium USU, Rabu (22/04). Kegiatan yang dimulai pukul 18.00 WIB ini tidak hanya menjadi ruang ibadah, tetapi juga membawa pesan tentang pentingnya persaudaraan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Uskup Agung Medan, Mgr. Kornelius Sipayung, yang memimpin Misa Paskah, menekankan dalam khotbahnya agar mahasiswa tidak hanya berfokus pada ambisi pribadi. Ia mengingatkan pentingnya keberanian membela kelompok yang terpinggirkan. “Mari membuka mata bagi realitas bangsa kita dan memohon kekuatan agar kita mampu mengupayakan kedamaian bagi dunia, serta menjadi pejuang bagi mereka yang haknya dirampas,” tegasnya.

Senada dengan hal tersebut, Wakil Rektor 3 USU sekaligus Ketua Panitia Hari Besar Keagamaan (PHBK), Prof. Dr. Eng. Himsar Ambarita, S.T., M.T., menyatakan bahwa kegiatan keagamaan ini krusial untuk membentuk karakter mahasiswa yang memiliki semangat melayani. Ketua Panitia Paskah USU, Dr. Drs. Tunggul Sihombing, M.A., juga menyebut perayaan ini sebagai wujud kebersamaan yang melampaui perbedaan politik maupun sosial di Sumatera Utara.

Dukungan terhadap kegiatan ini juga datang dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut). Perwakilan Pemprov yang hadir mewakili Gubernur mengapresiasi penyelenggaraan acara tersebut sebagai ruang kolaborasi dan refleksi bersama. Pemerintah berharap perguruan tinggi terus bersinergi dalam mencetak generasi berintegritas yang siap mendukung pembangunan daerah yang berkeadilan.

Perayaan ini disambut antusias oleh para jemaat, termasuk Geraldy Siahaan, mahasiswa yang baru pertama kali mengikuti Paskah di kampus. Ia menilai acara berjalan tertata dan meriah. Sementara itu, Natalia br. Tamba, mahasiswi lainnya, menilai acara tahun ini terasa lebih rapi dan disiplin. Dengan pengalaman sebagai panitia pada tahun sebelumnya, ia merasakan adanya nuansa baru dalam penyelenggaraan. Ia juga berharap penyebaran informasi ke depannya dapat dilakukan lebih merata.

Melalui momentum ini, diharapkan semangat Paskah tidak hanya berhenti pada seremoni belaka, tetapi terus mengalir dalam aksi nyata mahasiswa untuk berkontribusi bagi masyarakat dan menjaga kerukunan di lingkungan kampus dan di tengah masyarakat.

Redaktur: Rifatul Suaidah

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.