Home Kabar Kampus USU Unjuk Prestasi Lewat Tiga Inovasi Kesehatan di Ajang Daerah 2025
Kabar Kampus

USU Unjuk Prestasi Lewat Tiga Inovasi Kesehatan di Ajang Daerah 2025

Share

Reporter: Ardina Mendrofa

Suara USU, Medan. Universitas Sumatera Utara (USU) kembali menorehkan prestasi membanggakan melalui tiga inovasi kesehatan yang berhasil meraih penghargaan pada Lomba Inovasi Daerah Provinsi Sumatera Utara Tahun 2025. Ketiga inovasi tersebut adalah Nutri Bite Snack, SMART Hipertensi Sumut, dan e-Perineum Screening Chair, yang seluruhnya dikembangkan sebagai solusi atas berbagai persoalan kesehatan masyarakat, mulai dari tingginya kasus karies gigi, meningkatnya prevalensi hipertensi, hingga kebutuhan pemeriksaan luka perineum yang lebih nyaman bagi ibu postpartum.

Pada kategori Juara 2, inovasi Nutri Bite Snack karya Dr. drg. Gema Nazri Yanti, M.Kes., dari Fakultas Kedokteran Gigi USU, tampil sebagai salah satu inovasi unggulan. Kerupuk sehat berbahan dasar udang rebon ini memiliki kadar kalsium sangat tinggi, yaitu 2.306 mg per 100 gram, jauh melampaui kandungan kalsium pada susu sapi. Kandungan tersebut dinilai efektif membantu pencegahan karies.

“Saya sangat senang, karena Nutri Bite Snack ini merupakan hasil proses panjang yang dimulai sejak 2021,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa karies merupakan kerusakan permanen pada gigi yang perlu dicegah sejak dini, terutama pada kelompok anak-anak. Selain bermanfaat untuk pencegahan karies, Nutri Bite Snack juga berpotensi mendukung upaya pencegahan stunting berkat tingginya kandungan kalsium. Produk ini telah memperoleh paten sejak 2023 dan bahkan direkomendasikan oleh juri untuk dipertimbangkan dalam Program Makanan Bergizi Gratis (MBG).

“Inilah wujud nyata kampus berdampak. Inovasi harus sampai ke masyarakat,” ungkapnya.

Prestasi lainnya datang dari inovasi SMART Hipertensi Sumut yang meraih Juara 3. Inovasi ini merupakan hasil kolaborasi lintas fakultas yang melibatkan Prof. Dr. Reni Asmara Ariga, S.Kp., MARS (Fakultas Keperawatan), Prof. Dr. dr. Aldy Safruddin Rambe, Sp.S(K), dan Prof. Dr. dr. Rina Amelia, MARS (Fakultas Kedokteran).

Program SMART dirancang untuk mendukung pengendalian hipertensi, salah satu penyakit tidak menular dengan prevalensi tertinggi di Sumatera Utara. Sistem ini mengintegrasikan pemantauan tekanan darah, aktivitas fisik, pola makan, konsumsi obat, hingga kebiasaan merokok dalam satu mekanisme evaluasi terpadu. Penerapannya pun ramah masyarakat, dimana peserta menggunakan buku kendali yang dievaluasi tenaga kesehatan, ditambah edukasi rutin bagi keluarga. Pengingat minum obat memanfaatkan pesan WhatsApp sebagai media yang mudah dijangkau.

“Metode berbasis empat paten resmi DJKI ini terbukti dapat membantu pengendalian hipertensi di Sumut,” jelas Aldy.

Program SMART telah dijalankan di Puskesmas Sunggal dan beberapa wilayah binaan masyarakat. Meski demikian, implementasi masih menghadapi tantangan, seperti rendahnya literasi kesehatan dan keterbatasan alat ukur tekanan darah di rumah warga.

Melihat kondisi tersebut, Rina mendorong keterlibatan generasi muda dalam edukasi kesehatan.
“Inovasi itu banyak. Tidak harus menggunakan teknologi tinggi. Apa yang ada di hadapan kita, itu yang kita laksanakan,” pesannya.

Pada kategori Juara Harapan 1, USU kembali meraih penghargaan melalui inovasi e-Perineum Screening Chair. Inovasi ini dikembangkan oleh tim Fakultas Keperawatan yang diketuai oleh Bina Melvia Girsang, S.Kep., Ns., M.Kep., bersama Prof. Dr. Reni Asmara Ariga, S.Kp., MARS., dan Dr. Fatwa Imelda, S.Kep., Ns., M.Biomed., M.Kep.

Inovasi ini lahir dari temuan di lapangan mengenai ketidaknyamanan ibu postpartum saat pemeriksaan luka perineum yang selama ini masih dilakukan secara manual. e-Perineum Screening Chair dirancang dengan teknologi kamera untuk menangkap citra luka yang kemudian dianalisis secara digital, sehingga pemeriksaan menjadi lebih objektif, cepat, dan nyaman dibandingkan metode konvensional.

Meskipun prototipe telah diuji pada sejumlah kasus, inovasi ini masih memerlukan sertifikasi SNI serta pendanaan lanjutan sebelum dapat diterapkan secara luas di fasilitas kesehatan. Aspek keamanan dan kerahasiaan data pasien juga menjadi perhatian utama.

“Pasien harus yakin bahwa data citranya aman. Ini sama sensitifnya dengan rekam medis,” jelas Bina.

Ia juga turut mengapresiasi dukungan administratif USU yang memperlancar proses riset hingga pengembangan inovasi.

Rangkaian penghargaan yang diraih USU pada ajang ini menunjukkan konsistensi universitas dalam mengembangkan inovasi yang relevan dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Mulai dari pemenuhan gizi anak, pengendalian penyakit tidak menular, hingga perawatan ibu pada masa nifas, seluruh inovasi ini mencerminkan komitmen USU untuk terus memperkuat kontribusinya bagi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat Sumatera Utara. Pencapaian tersebut membuktikan menegaskan bahwa riset berbasis kebutuhan masyarakat mampu menghasilkan solusi yang aplikatif dan berkelanjutan.

Redaktur: Katrin Alina

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.