SUARA USU
Kabar Kampus

BEM USU dan Mahasiswa Lakukan Aksi Demo Kenaikan UKT

Reporter : Zalfaa Tirta dan Luthfiah

Suara USU, Medan. Pada Rabu (08/05), BEM sekawasan USU melakukan aksi dalam rangka protes terhadap kenaikan UKT bagi mahasiswa baru 2024. Aksi tersebut dimulai dari Sekretariat BEM USU dan berlanjut dengan mengelilingi area kampus hingga Gedung Rektorat USU.

Pukul 14.15 WIB, aksi demonstrasi mencapai puncaknya di depan Gedung Rektorat USU. Para peserta aksi disambut oleh satpam di pintu masuk gedung. Pada 15 menit pertama aksi yang dilakukan, mahasiswa berorasi tidak ada pimpinan USU yang turun menghadapi massa.

Akhirnya BEM USU berhasil bertemu langsung dengan Wakil Rektor 1 Edy Ikhsan bersama jajaran wakil rektor di Gedung Biro Rektorat. Kemudian, diikuti dengan Direktur DitmawAlumni USU dan beberapa pimpinan fakultas turun menghadapi massa. Namun, kekecewaan terjadi karena ketidakhadiran Rektor Muryanto Amin yang sedang dalam dinas luar kota.

Para peserta aksi melakukan demo tanpa tangan kosong dengan membawa baliho, topeng, dan boneka badut. Baliho yang dibawa bertuliskan sarkasme sebagai bentuk protes mahasiswa.

Ada terdapat 4 tuntutan yang dibawakan oleh BEM USU dan mahasiswa pada demo ini, yaitu :

1. Menuntut Pencabutan SK Rektor Surat Keputusan Rektor Nomor 1194/ Un5.1.R/Sk/Keu/2024/Un5.1.R/Sk/Keu/2024, Tentang Penetapan Tarif Uang Kuliah Tunggal (UKT) dan luran Pengembangan Institusi (IPI) Mahasiswa Baru Program Studi Sarjana Dan Diploma Jalur Masuk Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi, Seleksi Nasional Berdasarkan Tes Dan Seleksi Mandiri Di Lingkungan Universitas Sumatera Utara, karena kenaikan UKT yang dinilai tidak berdasar dan tidak masuk akal.

2. Menuntut transparansi alokasi pendapatan UKT USU 2023 dan rencana kerja dan anggaran alokasi UKT tahun 2024.

3. Menuntut transparansi kebijakan dan operasional penggolongan UKT berkeadilan serta aju banding UKT.

4. Menuntut pembangunan dan pemenuhan fasilitas yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan mahasiswa.

Orasi dipimpin oleh beberapa aktivis pihak mahasiswa, mereka telah menyiapkan seluruh data berupa pendapatan kapita per daerah, kenaikan inflasi, dan siap memperdebatkan hal ini dengan pihak rektorat.

Tidak hanya fokus menyuarakan 4 poin utama gugatan, mahasiswa juga menyuarakan keadaan fasilitas kampus yang sangat menyedihkan. AC di ruangan kelas yang tidak berfungsi, kamar mandi yang rusak, akses layanan sulit hingga sarana pra sarana lainnya.

BEM USU menilai penetapan kebijakan terlalu terburu-buru dan menganggap bahwa dialog di gedung Biro Rektorat tidak memuaskan. Sebagai bentuk ekspresi kekecewaan, aksi protes dilanjutkan di pintu 1 USU.

Penyampaian protes ini merupakan bagian dari upaya mahasiswa dalam menyuarakan aspirasi terhadap kebijakan kampus.

Redaktur: Evita Sipahutar


Discover more from SUARA USU

Subscribe to get the latest posts to your email.

Related posts

Semua Orang Bisa Memotret, Namun Tidak Semua Disebut Fotografer

redaksi

Pimpinan Baru Suara USU Tekankan Semua Anggota Berhak Bersuara

redaksi

Menyadari Pentingnya Menjaga Kesehatan Kulit Untuk Personal Branding Bersama AIESEC in USU x ERHA

redaksi