SUARA USU
Buku Featured

Lika-Liku Lynora dalam Buku Beyond Expectations: Justice In Shadows

(Dok. pribadi)

Reporter: Yulia Tarigan

Suara USU, Medan. “Pada akhirnya, keberanian adalah kunci dari segalanya. Berani mencoba dan berani untuk gagal adalah dua aspek penting dalam proses kehidupan. Banyak hal yang akan terjadi di luar ekspektasi. Memang tak seperti yang diinginkan, tetapi yakinilah semuanya pasti memiliki makna pembelajaran di hari mendatang. Berani melangkah untuk diri sendiri dan berani bermanfaat bagi orang lain,” Salah satu paragraf dalam buku.

Jika kita membicarakan lika-liku garis kehidupan mahasiswa dalam mengejar mimpi, akan banyak kita temukan berbagai rintangan dan juga keberanian yang harus dikorbankan di dalamnya. Terlebih faktanya, dunia luar perkuliahan jauh lebih keras dibandingkan dengan proses manis-pahitnya menyelesaikan perkuliahan. Bagi seorang fresh graduate yang baru saja menamatkan pendidikannya harus berusaha mencari pekerjaan sebagai implementasi ilmu yang telah mereka dapatkan. Namun, dalam proses mencari, menemukan, dan menjalankan dunia kerja tidaklah seindah bunga di taman. Banyak kejutan baru dan luasnya persaingan juga halangan akan ditemukan seiring berjalannya waktu terutama dalam lokasi ibukota negara.

Dalam novel fiksi “Beyond Expectations: Justice in Shadows” karya Yulia Tarigan, Nur Annisa, dan Marsia br Pelawi, memberikan suatu perspektif skenario bagaimana seorang gadis bernama Lynora Yulinsia, seorang mahasiswa asal Universitas Sumatera Utara yang baru saja menamatkan pendidikannya dan berjuang dalam mencari pekerjaan untuk mencoba hidup di daerah lain yang terkenal dengan kehidupan yang keras dan penuh persaingan, kota Jakarta, namanya. Bekerja di gedung-gedung besar yang terdapat di Ibukota negara merupakan impiannya ketika memulai perkuliahan. Lynora mencari berbagai informasi terkait lowongan pekerjaan dan memberanikan diri menghadapi kehidupan dan lingkungan yang baru baginya. Berbagai tantangan dan kegagalan Lynora hadapi berkali-kali, seperti adanya diskriminasi dalam seleksi pekerjaan yang hanya menerima lulusan dari PTN Top 3, dan seleksi yang tidak transparan.

Buku ini menceritakan bagaimana keras dan perihnya perjalanan kehidupan dalam mencari dan menjalani dunia pekerjaan yang dapat menjadi acuan dan gambaran bagi pembacanya, terutama mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan supaya lebih sigap dan tanggap terkait tantangan yang ada di depan. Namun, buku ini juga dibumbui dengan kisah misterius serta percintaan yang manis, serta pertemanan yang saling mendukung perjalanan Lynora jauh lebih berwarna.

Dalam penulisannya, penulis berusaha memberikan kesan dan kaidah bahasa sesuai dengan perkembangan zaman saat ini, untuk memudahkan pembaca terutama agar lebih memasuki makna terdalam dalam cerita tersebut. Tangisan, kebahagiaan, misteri, kisah cinta, keberanian, ketakutan, dan berjuang untuk memperoleh keadilan adalah makna yang ingin disampaikan terkait isi buku ini. Mampu beradaptasi dengan semua keadaan dan kenyataan yang ada merupakan kunci penting dalam berjuang memperoleh impian. Akan banyak kejadian terburuk dan terbaik yang muncul di luar ekspektasi kita. Tetapi, percayalah semua akan berlalu dan menjadi suatu pengalaman dan pembelajarn berharga di hari esok.

“Seperti fungsi Manajemen, yaitu POAC (Planning, Organizing, Actuating, Contolling). Seperti itu jugalah perjalanan hidup harus di-manage dengan sebaik-baiknya. Manajemen adalah seni mengatur kekacauan menjadi sistem, ketidakpastian menjadi jaminan, dan masalah menjadi kesempatan,”

Redaktur: Fathan Mubina


Discover more from SUARA USU

Subscribe to get the latest posts to your email.

Related posts

Bandit-Bandit Negara dalam Buku Negara dan Bandit Demokrasi

redaksi

Ting!: Kehilangan Arah Bukan Akhir dari Segalanya

redaksi

Menikmati Keresahan dan Keindahan Sederhana dalam “Hap! Puisi Milik Semua” 

redaksi