Home Sosok Berkenalan dengan Leonardo Turnip Best Speaker ILDC
Sosok

Berkenalan dengan Leonardo Turnip Best Speaker ILDC

Share

Penulis: Grace Pandora Sitorus

Suara USU, Medan. Namanya Leonardo Petersen Agustinus Turnip. Dia lahir pada tanggal 27 Agustus 2003 di Lubuk Pakam, Sumatera Utara. Dia tumbuh besar di tiga tempat yang berbeda, yaitu Tanjung Morawa, Medan, dan Laguboti. Dalam perjalanan perkuliahannya, Leo menunjukkan komitmen dan dedikasinya dalam membangun personal brandingnya selama di Fakultas Hukum.

Leonardo berasal dari Tanjung Morawa dan SMA Unggul Del di Laguboti, Toba. Ketertarikan Leonardo terhadap bidang hukum bermula sejak SMA, di mana dia menemukan keinginan untuk menganalisis dan mencari solusi terhadap situasi dan kondisi yang ada. Leonardo percaya bahwa analisis yang terstruktur, baik melalui pendekatan filosofis, yuridis, sosiologis, politis, dan lainnya, dapat mendukung dalam memberikan tanggapan yang bermanfaat dan berargumentasi dengan tepat.

Alasan Leonardo memilih Fakultas Hukum USU sebagai wadah untuk mengejar minatnya adalah karena reputasi yang baik dari fakultas tersebut. Fakultas Hukum USU terkenal karena akreditasinya yang unggul, dosen-dosennya yang kompeten dalam bidang keilmuan, serta banyaknya prestasi yang telah diraih oleh mahasiswa di kampus tersebut.

Salah satu hal yang membedakan Leonardo adalah keaktifannya dalam mengikuti berbagai lomba. Pertama, dia memiliki rasa ingin tahu yang besar untuk meningkatkan kemampuannya sebagai mahasiswa hukum. Dalam perlombaan, baik itu dalam bidang penulisan maupun debat hukum, Leonardo memperoleh manfaat berupa manajemen waktu yang lebih baik, kemampuan dalam menyusun pemikiran, dan mengungkapkan gagasannya untuk berdialog dengan mahasiswa hukum lainnya.

Motivasi Leonardo untuk mengikuti banyak lomba adalah untuk menjadi mahasiswa hukum yang memiliki pola pikir tersistematis dan komprehensif. Melalui berbagai lomba, Leonardo dapat memahami alur berpikir orang lain dalam berdialektika dan secara progresif mengembangkan pemikirannya. Baginya, mengikuti lomba adalah tantangan yang membangun karakternya dan memberikan kesempatan untuk belajar dari pengalaman baik kemenangan maupun kekalahan.

Dalam proses mengikuti lomba, Leonardo telah mengalami berbagai pengalaman yang menyenangkan dan juga tidak menyenangkan. Pengalaman yang menyenangkan baginya adalah dapat melangkah maju, menghadapi tantangan di luar zona nyamannya, dan berkenalan dengan banyak mahasiswa dari berbagai daerah di luar Sumatera Utara. Selain itu, dia juga merasakan kebahagiaan ketika belajar dari kekalahan dan melihat hasil dari kemajuan yang dicapai. Pengalaman yang tidak menyenangkan baginya adalah ketika tidak mencapai harapan dalam sebuah lomba. Namun, dia menyadari bahwa kekalahan bukanlah akhir dari segalanya. Leonardo belajar untuk tidak membiarkan kegagalan mempengaruhi dirinya secara negatif, melainkan menghadapinya dengan senyuman dan rasa syukur.

Hingga saat ini, salah satu pencapaian terbesar Leonardo adalah keberhasilannya dalam Lomba International Law Debating Championship (ILDC) dan Kompetisi Debat Pemantauan Keuangan dan Transaksi (PPATK). ILDC merupakan lomba debat pertamanya yang berhasil mencapai babak final, dan PPATK merupakan kelanjutan dari pengalaman dan pembelajaran yang dia dapatkan dari ILDC.

Dalam Lomba ILDC, Leonardo menghadapi tantangan dengan tim yang sangat mendukung dan kompeten, terutama dari seorang coach bernama Kemi dan Martinus. Mereka memberikan bimbingan yang intens dan memainkan peran penting dalam kesuksesan Leonardo. Lomba ini juga memberikan kesempatan Leonardo untuk menguji kemampuannya dalam berbicara di depan umum dan membangun argumentasi yang kuat. Pada perlombaan ILDC ini juga Leonardo berhasil menjadi Best Speaker.

Lomba PPATK juga menjadi prestasi besar bagi Leonardo. Dia mendapatkan kesempatan untuk bekerja sama dengan tim yang berkompeten dan mendukung, seperti Kemi, Martinus, Mikael, Ayu, dan Asril. Mereka memberikan dukungan dan bimbingan yang sangat berarti bagi Leonardo. Pada akhirnya, dengan kerja keras dan kepercayaan diri yang diberikan oleh timnya, Leonardo berhasil meraih gelar juara pertama pada lomba tersebut. Prestasi dari lomba lainnya yang juga pernah diraih oleh Leo yakni, Juara 3 Lomba Esai dan Juara Favorit dalam Ajang Kompetisi Esai Kritis Nasional yang diadakan OLEH NLDC X APLIKASI MYLAWYER pada September Tahun 2022.

Melalui perjalanan dan pencapaian yang telah diraih, Leo ingin memberikan pesan kepada teman-teman sejawatnya agar tetap termotivasi. Dia mengajak mereka untuk memahami masa lalu, memanfaatkan waktu sekarang, dan mempersiapkan masa depan. Leonardo percaya bahwa setiap individu harus mengenal diri mereka sendiri dalam setiap proses kehidupan, baik itu dalam masa kejayaan maupun masa sulit. Dia juga mendorong teman-temannya untuk memanfaatkan segala potensi yang telah diberikan Tuhan dan menghadapi hidup dengan benar. Motivasi yang didapatkan oleh setiap orang mungkin berbeda-beda, dan Leonardo tidak ingin menspesifikkan motivasi tertentu. Baginya, yang terpenting adalah konsistensi dan tanggung jawab dalam mengejar impian dan aktivitas yang diinginkan.

Redaktur: Anna Fauziah Pane

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.