SUARA USU
Kabar Kampus

GEMA PUJAKESUMA USU Adakan Pelantikan Pengurus Generasi Pertama dan Launching Website Official

Oleh: Anggie Syahdina/Azka Zere/Adiesti Rochma

Suara USU, Medan. Generasi Mahasiswa Putra/i Jawa Kelahiran Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara (GEMA PUJAKESUMA USU) telah melangsungkan pelantikan pengurus generasi pertama periode 2021/2022. Pelantikan yang bertema “Aktualisasi Potensi Mahasiswa untuk Menyongsong Kebudayaan Jawa” ini diadakan secara offline di Pendopo Giri Moyo, Komplek Rumah Makan Kebun Pondok Punokawan, pada Minggu (05/12).

Kegiatan pelantikan ini dihadiri oleh Walikota Binjai yang diwakilkan Staf Ahli Bidang Politik dan Hukum Drs. Afwan, A.Pt., M.M., Ketua DPW PUJAKESUMA Sumut Eko Sopianto, S.E., Ketua DPD PUJAKESUMA Binjai Eka Edi Saputra, Pinisepuh H. Adi Mariadi, perwakilan DPD KNPI Binjai, perwakilan sejumlah pengurus DPD PUJAKESUMA tingkat kabupaten dan kota, Presiden Mahasiswa USU Muhammad Rizki Fadillah, dan perwakilan Himpunan Mahasiswa Sibolga Tapanuli Tengah (HIMASTAP) USU.

Acara diawali dengan pembacaan Al-Quran, pembacaan doa, menyanyikan Indonesia Raya, mengheningkan cipta, menyanyikan Mars PUJAKESUMA, serta penampilan seni tari Kusumo Yudho.

Dalam sambutannya, An Arafahan selaku Ketua Umum terpilih menuturkan, GEMA PUJAKESUMA USU didirikan agar mahasiswa yang berketurunan jawa dapat tetap mengingat kebudayaannya, asal usulnya, dan juga menjaga tari silaturahmi.

“Generasi Mahasiswa PUJAKESUMA teruntuk pertama kalinya didirikan di USU. Sudah banyak organisasi kedaerahan, organisasi suku yang sudah ada sejak dulu di USU. Hanya saja di tahun 2021, bersama dengan mahasiswa Jawa serta dukungan penuh Ketua DPW PUJAKESUMA Sumut, untuk mendirikan PUJAKESUMA agar mahasiswa yang berketurunan jawa, tidak luntur kebudayaannya. Tetap ingat asal usulnya dan menjaga tali-tali silaturahmi,” tutur mahasiswa Fakultas Hukum itu.

Sejak 2019, Arafahan bersama Amas (Sekretaris Umum) dan yang lainnya memikirkan apakah ada paguyuban wong Jowo di USU dan berinisiatif untuk mendirikan PUJAKESUMA. Pada 2021, akhirnya tercetus kembali ide tersebut dengan tujuan ingin menjaga kebudayaan jawa. Hingga kini, sudah ada 80 anggota GEMA PUJAKESUMA USU dan pada Januari mendatang direncanakan akan membentuk komisariat di seluruh universitas di Sumatera Utara.

Pinisepuh PUJAKESUMA, H. Adi Mariadi menekankan pentingnya bagi mahasiswa PUJAKESUMA untuk menerapkan filosofi Ngluruk Tanpo Bolo, Menang Tanpo Ngasorake, artinya “Berjuang tanpa kekerasan, menang tanpa ada yang merasa dikalahkan”. Filosofi ini sangat penting bahkan dibawa sejak dulu dari Jawa oleh nenek moyang.

Adi juga menjelaskan makna dibalik tari Kusumo Yudho yang ditampilkan pada awal acara. Tarian tersebut melambangkan perjuangan antara yang baik dan yang jahat.

“Penari pertama menari dengan lembut dan wajah yang sumringah sebagai simbol kebaikan. Lalu, datang penari kedua, penjahat yang menganggu. Ini menyimbolkan bahwa ke depannya kalian sebagai seorang mahasiswa yang punya keturunan jawa harus seperti itu. Diganggu jangan diem aja. Maka ada istilah 3 Ng, yaitu ngalah, ngaleh, ngantem tapi usahakan pake ilmu,” jelas Adi.

Staf Ahli Bidang Hukum dan Politik yang mewakili Walikota Binjai, Drs. Afwan mengharapkan seluruh pengurus dapat mengemban amanah sebaik-baiknya menuju pencapaian visi dan misi organisasi. Selain itu Afwan juga berharap, GEMA PUJAKESUMA USU dapat bergandeng tangan bersama Pemerintah Kota Binjai dan instansi terkait lainnya, terutama dalam bidang kebudayaan.

Eko Sopianto selaku Ketua DPW PUJAKESUMA Sumut, mendukung penuh pengembangan GEMA PUJAKESUMA USU sebagai agen perubahan dalam membumikan budaya jawa di tengah masyarakat kampus.

“Jujur saja, mahasiswa Jawa kadang merasa malu kalo dia itu orang Jawa di depan teman-temannya. Dari Mas Arafahan, saya melihat beliau punya tekad untuk membumikan budaya jawa, khususnya di USU. Kenapa USU? Artinya, USU merupakan barometer pendidikan tinggi di Sumatera Utara. Makanya saya sangat semangat bertemu dengan Mas Arafahan untuk melestarikan budaya jawa di kampus. Jadi, mari rapatkan barisan, tetap semangat untuk terus melakukan perubahan, tetap tawaduk dan rendah hati,” pungkas Eko.

Kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan SK Kepengerusan GEMA PUJAKESUMA USU Periode 2021/2022 oleh Sekretaris DPW PUJAKESUMA Sumut. Diikuti dengan pelantikan dan penyerahan pataka oleh Ketua DPW PUJAKESUMA Sumut, sebagai simbol telah resmi berjalannya roda kepengurusan.

Acara kemudian diakhiri dengan launching situs resmi GEMA PUJAKESUMA USU, yang merupakan ciptaan Amas Maulana selaku Sekretaris Umum.

Redaktur: Yessica Irene

 

 


Discover more from SUARA USU

Subscribe to get the latest posts to your email.

Related posts

Pelantikan Pengurus Baru IMAHARA, Ketua Umum Baru Harapkan Kolaborasi dan Terobosan Baru untuk Kebermanfaatan

redaksi

Komunitas Anak Lampung hadir bagi Mahasiswa USU Asal Lampung

redaksi

21st Computer Science Anniversary, United by Feelings dan Harapan untuk S-1 Ilmu Komputer

redaksi