Home Tulisan Jempolmu Karaktermu, Kesantunan Mahasiswa dalam Berkomentar di Media Sosial
Tulisan

Jempolmu Karaktermu, Kesantunan Mahasiswa dalam Berkomentar di Media Sosial

Share

Oleh: Kelompok 9 Pendidikan Pancasila Universitas Sumatera Utara

Suara USU, Medan. Media sosial telah menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menyampaikan pendapat, berbagi informasi, dan berinteraksi dengan orang lain. Namun, kebebasan dalam menyampaikan pendapat juga perlu diiringi dengan kesantunan dan tanggung jawab. Melalui cara seseorang berkomentar, karakter dan sikap dalam menghargai orang lain dapat tercermin.

Hal tersebut menjadi perhatian Kelompok 9 Mata Kuliah Pendidikan Pancasila Universitas Sumatera Utara (USU) melalui penelitian bertajuk “Jempolmu Karaktermu: Kesantunan Mahasiswa dalam Berkomentar di Media Sosial”. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif untuk mengetahui kesantunan mahasiswa dalam menyampaikan komentar di media sosial.

Berdasarkan hasil penelitian, sebanyak 91,4% responden menyatakan memahami unggahan sebelum memberikan komentar. Selain itu, 87,2% responden menyatakan setuju atau sangat setuju bahwa mereka menghormati pendapat yang berbeda dari pendapat pribadi. Sementara itu, 81,9% responden mempertimbangkan kemungkinan dampak komentar terhadap perasaan atau reputasi orang lain sebelum mengirimkannya.

Temuan tersebut menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa telah memiliki kesadaran mengenai pentingnya menghargai perbedaan dan mempertimbangkan perasaan orang lain dalam berkomunikasi di ruang digital. Mahasiswa tetap memiliki kebebasan untuk menyampaikan kritik maupun ketidaksetujuan, tetapi pendapat tersebut perlu disampaikan menggunakan bahasa yang sopan dan alasan yang jelas.

Penelitian ini juga menunjukkan bahwa 88,3% responden menganggap kesantunan dalam berkomentar penting untuk menciptakan lingkungan media sosial yang positif. Selain itu, sebanyak 74,2% responden menyadari bahwa cara seseorang berkomentar dapat mencerminkan karakternya. Hal ini memperlihatkan bahwa kesantunan bukan sekadar persoalan pemilihan kata, melainkan juga berkaitan dengan sikap dan tanggung jawab ketika berinteraksi dengan orang lain.

Meskipun demikian, pengendalian emosi masih menjadi hal yang perlu diperhatikan. Sebanyak 18,1% responden menyatakan setuju atau sangat setuju terhadap kecenderungan memberikan komentar secara spontan ketika sedang kesal atau marah. Kondisi emosional dapat memengaruhi cara seseorang menyampaikan pendapat sehingga komentar yang ditulis tanpa pertimbangan berpotensi menimbulkan kesalahpahaman maupun konflik.

Oleh karena itu, mahasiswa perlu membiasakan diri membaca informasi secara menyeluruh, memeriksa kebenaran informasi, menghargai perbedaan pandangan, serta membaca kembali komentar sebelum mengirimkannya. Ketika sedang marah atau kecewa, menunda pemberian komentar dapat menjadi langkah sederhana untuk menghindari tanggapan yang berpotensi merugikan orang lain.

Melalui penelitian ini, Kelompok 9 Pendidikan Pancasila USU menekankan bahwa kesantunan dalam berkomentar merupakan bagian penting dari etika komunikasi mahasiswa. Kesadaran untuk menghargai perbedaan pendapat dan mempertimbangkan dampak komentar perlu diikuti dengan perilaku nyata, terutama dalam mengendalikan emosi dan memilih bahasa yang tepat.

Mahasiswa diharapkan dapat menggunakan media sosial secara bijaksana dan bertanggung jawab. Setiap komentar perlu dipikirkan sebelum dipublikasikan karena kata-kata yang ditulis dapat memengaruhi orang lain sekaligus meninggalkan jejak digital. Dengan demikian, ungkapan “Jempolmu Karaktermu” menjadi pengingat bahwa kebebasan berpendapat harus berjalan bersama kesantunan dan tanggung jawab.

Artikel ini merupakan publikasi hasil Tugas Mini Riset Pendidikan Pancasila Kelas 13, Kelompok 9, Universitas Sumatera Utara, di bawah bimbingan dosen pengampu Dr. Onan Marakali Siregar, S.Sos., M.Si.

Redaktur: Emia Timentha Tarigan

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.