Reporter: Dhita Luna & Dinda Sajidah
Suara USU, Medan. Ikatan Mahasiswa Sastra Inggris (IMSI) Universitas Sumatera Utara (USU) resmi melantik kepengurusan baru masa bakti 2026–2027 pada Senin (13/4). Acara pelantikan dan serah terima jabatan berlangsung di Gedung Pagelaran Fakultas Ilmu Budaya (FIB) USU. Kepengurusan tahun ini mengusung nama Kabinet UNIVIIA yang dinakhodai oleh Muhammad Fadli Khairul Azmi Siregar sebagai Ketua Umum dan Joice Anita Siburian sebagai Wakil Ketua.
Prosesi pelantikan berlangsung khidmat, diawali dengan pembukaan oleh Master of Ceremony (MC), pembacaan doa, dan diakhiri dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Rangkaian acara dilanjutkan dengan penyampaian sambutan dari berbagai elemen kampus. Puncak acara ditandai dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) pelantikan oleh Wakil Ketua BEM FIB USU periode 2026/2027, Raka Nasution, serta pengambilan sumpah kepengurusan yang dipimpin oleh Ketua BEM FIB USU periode 2026/2027, Rifky Siregar. Turut hadir Sekretaris Program Studi Sastra Inggris, Muhammad Yusuf, S.Pd., M.A., yang memberikan dukungan secara langsung.
Ketua Pelaksana, Viva Stevany Br Tarigan, menyampaikan bahwa persiapan kegiatan ini berlandaskan tiga prinsip utama, yaitu komunikatif, responsif, dan bertanggung jawab. “Kami berharap visi dan misi yang telah disusun tidak hanya menjadi wacana, tetapi dapat diimplementasikan sebagai motivasi nyata bagi seluruh keluarga besar IMSI,” ujarnya. Ia juga mengapresiasi partisipasi aktif mahasiswa Sastra Inggris dalam mengawal proses pemilihan hingga pelantikan, yang dinilai sebagai langkah penting menuju perubahan yang lebih baik.
Mengusung filosofi United Integritas (UNIVIIA), Ketua Umum IMSI, Azmi, menegaskan bahwa himpunan bukan sekadar wadah berkumpul, melainkan ruang yang dibangun atas dasar intelektualitas dan kekeluargaan. Kabinet UNIVIIA terdiri atas tujuh divisi, yaitu Public Relations (CR), Kesenian, Kesejahteraan Mahasiswa, Spiritual, Minat dan Bakat, Kesekretariatan, serta Olahraga. Terkait program kerja ke depan, Azmi menekankan pentingnya menyeimbangkan penguatan internal kepengurusan dengan pengembangan keilmuan akademis mahasiswa Sastra Inggris.
Wakil Ketua IMSI, Joice, menyoroti komitmen utama kabinet dalam mematahkan budaya senioritas negatif di lingkungan kampus. “Kami ingin membangun ruang yang saling mendukung tanpa sekat senioritas. Relasi antara kakak dan adik tingkat harus dilandasi asas kekeluargaan yang bermanfaat hingga dunia kerja,” jelasnya. Komitmen ini tercermin dalam slogan, “One Vision, Create the Connection: Build the Integrity With Intellectual Ability.”
Pesan juga disampaikan oleh Demisioner Ketua IMSI periode 2025/2026, Hidayatullah Sinaga. Ia menekankan pentingnya konsistensi pengurus dalam memfasilitasi mahasiswa untuk mengembangkan potensi. “Gunakan organisasi ini sebagai ruang intelektual untuk melahirkan kebijakan yang relevan dan bermanfaat luas. Jadilah insan yang adil sejak dalam pikiran, sebagaimana pesan Pramoedya Ananta Toer,” ujarnya. Ia juga menegaskan bahwa pihak demisioner tetap terbuka untuk berdiskusi demi keberlanjutan program himpunan.
Sementara itu, Ketua BEM FIB USU periode 2026/2027, Rifky Siregar, menyoroti pentingnya sinergi antarlembaga mahasiswa. Ia mengingatkan agar jabatan tidak menjadi beban, melainkan ruang untuk berkolaborasi. “Ciptakan iklim kerja yang proaktif dan terbuka. Jangan ragu berkoordinasi dengan BEM, serta hindari polarisasi yang dapat menghambat kinerja,” imbaunya. Ia menegaskan bahwa BEM FIB siap mendukung berbagai inovasi yang akan dihadirkan oleh Kabinet UNIVIIA.
Redaktur: Lucy Kezia Simarmata
Leave a comment