SUARA USU
Kabar Kampus

Kasus Ditutup, KPUM Beri Jawaban Resmi Terkait Kasus Pemukulan Saat PEMIRA

Reporter: Gracyan Eukario

Suara USU, Medan. Dinamika PEMIRA USU masih belum bisa terlepaskan meskipun kini mahasiswa tengah menikmati masa liburan Natal dan tahun baru. Pada Rabu (28/11), pihak KPU memberikan jawaban resmi terkait tindak lanjut dari kasus pemukulan yang dialami oleh Paslon 01 pada saat pemira USU berlangsung.

Diwakili langsung oleh Ketua KPUM USU 2022, Higayon Sinaga menyatakan bahwa KPUM USU telah melakukan mediasi antara kedua belah pihak, yang merupakan kewajiban KPUM USU dalam menyelesaikan isu yang diangkat dalam kasus pemukulan tersebut.

Dari kasus itu, disebutkan bahwa diduga pelaku pemukulan tersebut merupakan berasal dari pihak 02 (dilansir dari https://suarausu.or.id/cawapres-paslon-01-diserang-pihak-tim-pemenangan-menunggu-pernyataan-dari-pihak-kpum/). Pada hari yang sama, KPUM USU 2022 dengan cepat mengambil tindakan antisipasi dan mediasi.

Setelah adanya pemukulan di Gedung Pancasila pada saat berlangsungnya PEMIRA, KPUM langsung meminta paslon 01 dan 02 untuk melakukan mediasi pada hari itu juga pada pukul 20.00 di Sekretariat KPUM USU. Paslon 02 berhadir pukul 00.50, dan karena sudah terlalu lama menunggu, juga suasana kurang kondusif, mediasi dilanjutkan pada keesokan harinya pada (21/12).

Pada tanggal 21 Desember, mediasi dilakukan bersama paslon 01 dan paslon 02, saksi, serta Gubernur sekawasan USU,” tutur Higayon.

Mediasi ini akhirnya selesai pada Rabu,(21/12) dengan hasil KAM Rabbani (pihak tertuduh) tidak dikenakan surat peringatan, karena diselesaikan secara damai. Serta tidak adanya laporan lanjutan setelah berlangsungnya mediasi dari pihak 01. Pihak 02 juga telah memberikan klarifikasinya pada saat mediasi, dan dapat diterima. Tidak ada pihak yang disalahkan dalam kejadian ini, dan kasus resmi ditutup.

“Hasil dari mediasi untuk pemukulan yang ada di Gedung Pancasila tidak dibenarkan bahwasannya dalang pemukulannya adalah pihak 02, karena tidak ada bukti yang valid. Karena tidak memiliki bukti yang valid serta tidak ada sanksi yang diberikan, dan sudah selesai pada mediasi di tanggal 21 desember,” tegas Higayon.

Redaktur: Salsabila Rania Balqis


Discover more from SUARA USU

Subscribe to get the latest posts to your email.

Related posts

Resmi Dilantik, Inilah Sosok Ketua GenBI 10 USU

redaksi

Donor Darah dalam Kajian Kedokteran Foskami USU

redaksi

Kepengurusan IMPROSAJA Vokasi USU Resmi Dilantik!

redaksi