Reporter: Deva Junita Graciela Simanjuntak/Nadila
Suara USU, Medan. Universitas Sumatera Utara memiliki satu fenomena unik yang menjadi daya tarik bagi mahasiswa dan pengunjung yaitu populasi kucing yang berkembang di lingkungannya. Dengan pendekatan yang ramah terhadap hewan dan kesadaran akan pentingnya kesejahteraan hewan, kampus ini telah menjadi tempat yang nyaman bagi kucing-kucing jalanan yang mencari perlindungan.
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) merupakan salah satu tempat yang dijadikan rumah oleh para kucing. Namun, keberadaan kucing-kucing ini tidak dibiarkan begitu saja. FISIP sebagai salah satu fakultas terdepan dalam hal kepedulian sosial, telah melakukan aksi “Kotak Sumbangan Kucing” sebagai bagian dari upaya mereka untuk memberikan dukungan seperti dalam bentuk makanan kepada kucing-kucing yang tinggal di lingkungan kampus, terutama area FISIP. Kotak sumbangan ini diletakkan tepat berada di gedung E lantai 1 FISIP sebelum anak tangga.
Demis Simbolon, Kepala Layanan Kebersihan di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), tidak bisa membendung belas kasihnya terhadap kucing-kucing terlantar. Itulah alasan mengapa ia memutuskan untuk memulai inisiatif kotak kebaikan untuk makanan kucing, “Saya salah satu pecinta kucing dan tidak tega melihat kucing kelaparan,” ucapnya.
Inisiatif ini mendapat dukungan besar dari mahasiswa FISIP yang juga peduli terhadap kesejahteraan hewan. Mereka secara sukarela menyisihkan sebagian uang mereka untuk memberikan kontribusi dalam menyediakan makanan bagi kucing-kucing terlantar. Terkadang, mereka bahkan secara langsung menyerahkan makanan kucing tersebut kepada Demis Simbolon.
Respon dari mahasiswa terhadap inisiatif ini sangatlah positif. Banyak yang merasa tergerak untuk ikut serta dalam memberikan dukungan kepada kucing-kucing yang berada lingkungan mereka. “Saya sangat senang melihat kotak ini, karena melalui kotak ini sebagai mahasiswa dapat berpartisipasi dalam memperhatikan kesejahteraan kucing-kucing yang berada di area kampus,” kata Aisha, seorang mahasiswa Ilmu Administrasi Bisnis angkatan 23. “Ini adalah langkah kecil yang dapat kita ambil untuk membuat perbedaan nyata dalam kehidupan mereka,” tambahnya.
Selain itu, beberapa mahasiswa juga menyatakan rasa bangga mereka terhadap universitas yang menunjukkan kepedulian terhadap makhluk hidup lain di sekitar mereka, “Ini menunjukkan bahwa universitas kita bukan hanya tempat untuk belajar, tetapi juga tempat yang peduli terhadap masalah sosial dan lingkungan,” kata seorang mahasiswa FISIP.
Dengan partisipasi yang kuat dari mahasiswa, diharapkan bahwa inisiatif “Kotak Sumbangan Kucing” akan memberikan inspirasi kepada fakultas-fakultas lain yang mana ini akan memberikan dampak yang signifikan dalam meningkatkan kesejahteraan kucing-kucing di lingkungan Universitas Sumatera Utara. Semangat kepedulian terhadap hewan ini juga menunjukkan nilai-nilai yang dijunjung tinggi oleh universitas dalam menciptakan lingkungan yang berkelanjutan dan ramah terhadap semua makhluk hidup.
Redaktur: Yuni Hikmah
Leave a comment