Home Musik “Life is Worth Living”, Kehidupan Layak untuk Dijalani, Lagu Inspiratif dari Justin Bieber
Musik

“Life is Worth Living”, Kehidupan Layak untuk Dijalani, Lagu Inspiratif dari Justin Bieber

Share

Oleh: Putri Aisyah S

Lagu “Life is Worth Living” merupakan salah satu karya dalam album ‘Purpose’ yang dirilis oleh Justin Bieber pada 13 November 2015. Sebuah lagu Baladas Pop yang penuh dengan pesan harapan bagi pendengarnya. Video musiknya, yang telah ditonton oleh lebih dari 54 juta penonton di platform YouTube, menampilkan adegan yang menggambarkan hubungan antara mereka yang membutuhkan pertolongan dan mereka yang bersedia memberikannya.

Video musik dimulai dengan adegan seorang penari perempuan yang memandang cermin, wajahnya telah dirias untuk menciptakan tampilan yang tidak menarik, dengan luka di atas jantungnya, menggambarkan keadaan terpuruk yang dia alami. Ini menjadi simbol bahwa dia membutuhkan bantuan. Dia mulai menari dan segera seorang pria yang terlihat kuat bergabung dengannya. Mereka menari bersama secara metaforis menyelesaikan masalahnya dan setelah satu pelukan yang sangat kuat, luka pada dirinya menghilang. 

Dengan menggambarkan adegan dalam video musik, seperti penari perempuan yang merasa terpuruk namun akhirnya mendapat bantuan dan dukungan, Bieber juga menegaskan pentingnya saling membantu dan memberikan dukungan dalam perjalanan hidup. Melalui lagu ini, Bieber menyampaikan pesan tentang pentingnya harapan, kesempatan, dan kemampuan untuk bangkit kembali meskipun menghadapi kesulitan

Bieber juga menyampaikan makna mendalam melalui liriknya yang penuh dengan metafora.

Ended up on a crossroad

(Terhenti di jalan persimpangan)

Try to figure out which way to go

(Mencoba mencari jalan untuk pergi)

It’s like you’re stuck on a treadmill

(Rasanya seperti terhenti di treadmill)

Running in the same place

(Berlari di tempat yang sama)

You got your hazard lights on now

(Lampu tanda bahayamu menyala sekarang)

Hoping that somebody would slow down

(Berharap sesorang kan mengecilkannya)

Praying for a miracle

(Berdoa untuk keajaiban)

Who’ll show you grace?

(Yang kan menunjukkanmu keberkahan?)

Had a couple dollars and a quarter tank of gas

(Hanya punya beberapa dolar dengan seperti isi tangki)

With a long journey ahead

(Dengan perjalanan jauh di depan)

Melalui lirik-lirik yang penuh dengan metafora, Bieber menggambarkan perasaan terjebak dan kehilangan arah yang sering kali dirasakan dalam perjalanan hidup. Namun, dengan gambaran tentang sosok yang memberikan bantuan dan arah, Bieber menyampaikan pesan bahwa ada harapan bagi mereka yang merasa putus asa.

Seen a truck pull over

(Ku lihat truk menarik)

God sent an angel to help you out

(Tuhan mengirim malaikat untuk membantumu)

He gave you direction

(Dia memberimu petunjuk jalan)

Showed you how to read a map

(Menunjukkanmu cara membaca peta)

For that long journey ahead

(Dengan perjalanan jauh di depan)

“Truk” yang berhenti untuk membantu seseorang yang tersesat, memberikan petunjuk dan mengajarkan cara membaca peta untuk melanjutkan perjalanan yang panjang.

Dalam konteks ini, lagu tersebut menjadi pengingat bahwa kesulitan dan kegagalan bukanlah akhir dari segalanya, tetapi merupakan bagian dari perjalanan menuju kehidupan yang lebih baik. Bieber mengajak pendengarnya untuk tidak menyerah dan tidak menyalahkan diri sendiri, melainkan untuk melihat bahwa kehidupan memiliki arti dan layak untuk dijalani.

Redaktur: Feby Simarmata

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.