Home Kabar Kampus Mahasiswa FKG USU Raih Juara 3 Lewat Video Edukasi Kreatif
Kabar Kampus

Mahasiswa FKG USU Raih Juara 3 Lewat Video Edukasi Kreatif

Share

Reporter: Nejla Assyifa Munthe 

Suara USU, Medan. Mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Sumatera Utara (USU) kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih Juara 3 pada kategori Lomba Video Edukasi Kreatif dalam ajang IIK Dentistry Scientific Meeting (IDSM) 8.0. Kompetisi ilmiah tahunan yang diselenggarakan secara daring oleh Institut Ilmu Kesehatan (IIK) Bhakti Wiyata Kediri tersebut berlangsung pada 22 Maret hingga 18 April 2026.

Prestasi tersebut diraih oleh tim mahasiswa Pre-Klinik Angkatan 2023 yang terdiri atas Sydney Patisenah Lukman, Marcellius Rafael Hadisumarta, dan Valencia Christy Jovanni. Dalam kompetisi tersebut, tim dibimbing oleh drg. Ika Astrina, M.DSc.

Video yang diangkat tim mengusung tema pentingnya teknik menyikat gigi yang benar serta dampaknya terhadap kesehatan gigi dan kondisi psikologis seseorang. Berdasarkan dari  penjelasan oleh salah satu anggota tim, Sydney Patisenah Lukman, tema tersebut dipilih karena masih rendahnya kebiasaan menyikat gigi dengan teknik yang tepat di Indonesia. 

“Topik video kami adalah bagaimana teknik sikat gigi dapat mempengaruhi kesehatan, terutama terhadap psikologi. Karena dengan teknik sikat gigi yang salah dapat menyebabkan berbagai masalah sekaligus, seperti karies, gingivitis, hingga bau mulut. Kondisi tersebut tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik, tetapi juga dapat menurunkan rasa percaya diri, membuat seseorang menghindari interaksi sosial, bahkan gangguan psikologis seperti depresi. Dan ternyata, di Indonesia, 97,2% penduduk Indonesia belum menyikat gigi dengan benar,” jelas Sydney. 

Melalui video tersebut, tim berharap masyarakat tidak hanya memahami pentingnya menjaga kesehatan gigi, tetapi juga mampu menerapkan teknik menyikat gigi yang benar dalam kehidupan sehari-hari.

Lebih lanjut, Sydney menjelaskan bahwa tim sengaja menghindari konsep penyuluhan yang bersifat konvensional. Sebagai gantinya, mereka mengemas video dalam bentuk drama pendek bertema CEO yang tengah populer di media sosial agar materi edukasi lebih menarik, mudah dipahami, dan lebih dekat dengan kehidupan masyarakat.

“Agar mudah diterima dan menarik bagi masyarakat umum, kami mengemas video edukasi ini dalam bentuk drama pendek CEO yang sedang ramai disukai masyarakat saat ini. Materi ilmiahnya kami sampaikan melalui alur cerita yang sederhana, dialog yang ringan, dan situasi yang dekat dengan kehidupan sehari-hari,” ujar Sydney. 

Konsep tersebut menjadi salah satu keunggulan video karena mampu menyampaikan informasi ilmiah dengan cara yang lebih ringan tanpa mengurangi substansi materi yang ingin disampaikan.

Dalam proses produksinya, tim juga menghadapi sejumlah tantangan, terutama saat tahap penyuntingan. Pengambilan gambar yang dilakukan di tempat umum menyebabkan banyak suara dari lingkungan sekitar masuk ke dalam rekaman sehingga mengganggu kualitas audio.

“Tantangan yang paling sulit dan berkesan adalah saat proses editing. Karena kami shooting video kami di tempat umum, banyak sekali suara eksternal, sehingga menjadi masalah saat proses editing dan finalisasi video. Untuk mengatasinya, sebagian besar bagian video akhirnya kami lakukan dubbing ulang agar pesan yang disampaikan terdengar jelas,” lanjut Sydney. 

Meski demikian, kendala tersebut berhasil diatasi melalui komunikasi dan koordinasi yang baik antaranggota tim hingga menghasilkan video yang membawa mereka meraih Juara 3.

Keberhasilan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi tim untuk terus menghasilkan karya edukatif yang bermanfaat bagi masyarakat. Selain menjadi kebanggaan bagi FKG USU, prestasi tersebut juga diharapkan dapat memotivasi mahasiswa lainnya untuk terus berinovasi dan memanfaatkan media kreatif sebagai sarana edukasi kesehatan.

Redaktur: Erni Yuli Simatupang

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.