Home Tulisan Mahasiswa USU Terapkan Metode Gambar untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa SD Panca Budi
Tulisan

Mahasiswa USU Terapkan Metode Gambar untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa SD Panca Budi

Share

Oleh: Kelompok 25 Pendidikan Berkualitas, Pdt. Peken Pardis Br Ginting, M.Div., M.Th.,

Suara USU, Medan. Mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU) dari Kelompok 25 Pendidikan Berkualitas melaksanakan kegiatan sosialisasi di sekolah dasar dengan tema Peningkatan Motivasi Belajar Berbasis Metode Gambar. Kegiatan ini berlangsung selama satu hari, yaitu pada Kamis, (20/10) di SD Swasta Panca Budi Medan. Proyek ini mendapat respons positif karena berhasil meningkatkan motivasi belajar siswa melalui metode gambar yang menyenangkan dan membantu murid SD lebih mudah memahami materi pelajaran.

Kegiatan ini berawal dari pengamatan bahwa banyak siswa sekolah dasar mengalami kesulitan fokus dalam belajar, terutama pada mata pelajaran yang memerlukan konsentrasi tinggi. Selain itu, materi pembelajaran yang cenderung monoton membuat sebagian anak cepat bosan dan kurang aktif dalam proses belajar mengajar. Menanggapi kondisi tersebut, 18 orang mahasiswa USU berinisiatif menghadirkan solusi berupa metode gambar (visual learning method), yang terbukti mampu membantu anak memahami konsep dengan lebih cepat dan menyenangkan.

Pdt. Peken Pardis Br Ginting, M.Div., M.Th., selaku Dosen Fasilitator dari program ini, menyatakan bahwa inisiatif ini sangat relevan dengan kebutuhan pendidikan dasar saat ini. “Kami sangat mendukung inisiatif mahasiswa Kelompok 25 ini. Program ini membuktikan bahwa inovasi sederhana seperti metode gambar terbukti efektif meningkatkan fokus belajar anak sekolah dasar, dan kami berharap ini menjadi inspirasi bagi perguruan tinggi lain untuk terus berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia,” ujarnya.

Tujuan dari program ini yaitu untuk meningkatkan motivasi belajar siswa melalui media visual yang menarik, lalu membantu guru mendapatkan tambahan metode pembelajaran kreatif yang mudah diterapkan, meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi melalui gambar, ilustrasi, dan aktivitas visual, dan mendorong siswa lebih efektif dalam proses pembelajaran melalui permainan edukasi berbasis gambar.

Kegiatan yang dilakukan mahasiswa USU dalam kegiatan pengabdian tersebut yaitu mahasiswa melaksanakan beberapa aktivitas seperti kegiatan belajar sambil bermain seperti kuis dan tebak tebakan dari materi yang disampaikan lalu menggambarkan cita-cita di totebag, penyampaian materi pelajaran menggunakan video animasi dan gambar interaktif, pemberian pelatihan singkat kepada guru tentang cara memanfaatkan gambar sebagai media pembelajaran kreatif, evaluasi motivasi belajar siswa melalui observasi serta wawancara ringan.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kelompok 25 Pendidikan Berkualitas Universitas Sumatera Utara 2025, yang terdiri dari 18 mahasiswa. Tim ini dibimbing oleh Dosen Fasilitator Pdt. Peken Pardis Br Ginting, M.Div., M.Th. dan Mentor Irma Alycia Permata Sari Purba. Kegiatan ini bermitra dengan SD Swasta Panca Budi Medan dengan peserta utama adalah siswa/i kelas 4.

Program ini berlangsung dalam suasana yang sangat antusias. Banyak siswa terlihat lebih bersemangat mengikuti pelajaran dan lebih mudah memahami materi yang diberikan. Pembelajaran terasa lebih menyenangkan dan tidak membosankan. Siswa menjadi lebih aktif bertanya dan menjawab karena tertarik dengan materi yang dibawakan, serta meningkatkan rasa percaya diri anak didik sekolah dasar. Sementara itu, Syah Zhehan Umri Hasibuan, selaku Ketua kelompok, menjelaskan alasan kegiatan yang dilaksanakan. “Sebelumnya kami mengamati siswa yang cepat bosan dengan materi yang gitu gitu aja. Dengan metode gambar dan permainan ice breaking, siswa tidak hanya belajar secara efektif tetapi juga lebih bersemangat, terlihat dari tingginya semangat mereka para anak didik selama kuis dan kegiatan menggambar cita-cita di totebag,” jelasnya.

Kegiatan pengabdian ini terbukti memberikan sejumlah manfaat nyata bagi seluruh pihak. Bagi Siswa, pembelajaran terasa lebih menyenangkan dan tidak membosankan. Hal ini berdampak positif pada peningkatan kemampuan konsentrasi dan daya ingat. Siswa juga menjadi lebih aktif bertanya dan menjawab karena tertarik dengan materi visual, serta meningkatkan rasa percaya diri karena mampu memahami materi dengan lebih mudah.

Manfaat juga dirasakan oleh guru, yang mendapatkan tambahan metode pembelajaran kreatif dan memiliki media gambar yang dapat digunakan kembali di kelas. Program ini turut meningkatkan kompetensi guru dalam menggunakan teknologi sederhana, seperti gambar dan animasi. Terakhir, Bagi Sekolah, kegiatan ini berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan menambah variasi metode belajar yang efektif untuk siswa sekolah dasar.

Kegiatan mahasiswa USU ini menjadi contoh bahwa inovasi sederhana dalam dunia pendidikan dapat memberikan dampak besar. Melalui metode gambar, siswa tidak hanya belajar secara efektif tetapi juga lebih bersemangat mengikuti pembelajaran. Program ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain maupun mahasiswa universitas untuk terus berkontribusi meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.

Artikel ini merupakan publikasi proyek Mata Kuliah Wajib Kurikulum (MKWK) Kelompok 25 Pendidikan Berkualitas dengan dosen fasilitator Pdt. Peken Pardis Br Ginting, M.Div., M.Th.,

 

Redaktur: Indira Rivany

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.