Home Kuliner Mengenal Arem-Arem, Kuliner ‘Gimbap’ Versi Indonesia
Kuliner

Mengenal Arem-Arem, Kuliner ‘Gimbap’ Versi Indonesia

Share

Oleh: Tania A. Putri

Suara USU, Medan. Bagi penggemar hal-hal berbau Korea, kata ‘Gimbap’ tentu tidak asing lagi didengar telinga. Makanan yang terdiri dari nasi putih dengan isi berupa irisan sayur dan daging yang digulung rumput laut ini ternyata cukup populer di Indonesia. Namun, sobat Suara USU tau, gak sih kalau ternyata Gimbap itu ada versi tradisionalnya, lho!

Di tengah modernisasi yang melanda, kuliner tradisional khas Indonesia nyatanya memiliki daya tarik tersendiri yang masih tetap eksis dari generasi ke generasi. Salah satunya ialah arem-arem, kuliner asal pulau Jawa, khususnya Kota Kebumen, yang sering dijadikan pengganti makanan pokok saat sarapan.
Jika Gimbap berbentuk gulungan nasi yang dibungkus rumput laut, maka arem-arem adalah olahan beras dengan isi berupa cacahan sayur, tahu, tempe, atau daging yang dibungkus daun pisang. Perpaduan dari semua olahan menghasilkan rasa gurih yang menggugah selera, terutama ketika disajikan saat masih hangat.

Sekilas mungkin bentuknya mirip seperti Lemper yang berukuran sedikit lebih besar. Namun, selain terletak pada bentuknya, perbedaan keduanya juga terlihat dari cara pengolahan. Apabila Lemper dibakar, maka Arem-Arem diolah dengan cara dikukus. Cara pengolahan yang berbeda ini tentu menyebabkan tekstur keduanya juga berbeda.

Bagi sobat Suara USU yang penasaran dengan cita rasa Arem-Arem, kalian bisa membuatnya sendiri atau membelinya di toko jajanan tradisional yang ada di sekitar kota Medan. Jangan khawatir, jajanan ini biasa dijual dengan harga yang sangat terjangkau, kok! Jadi, selamat mencoba!

Redaktur: Yessica Irene

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.