Reporter: Sintya Octavia Simorangkir, Nur May Yanti Silitonga.
Suara USU, Medan. Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Gamadiksi Universitas Sumatera Utara (USU) mengadakan pelantikan kepengurusan baru periode 2024/2025 pada Jumat, (15/03/24) yang diadakan di Aula Vokasi Fakultas Vokasi USU.
Jumlah keseluruhan anggota dan Badan Pengurus Harian (BPH) yang dilantik pada UKM Gamadiksi USU periode 2024/2025 yakni berjumlah 117 anggota. M. Alhaqqi Aprianda, adalah mahasiswa yang terpilih menjadi ketua umum pada UKM Gamadiksi periode kali ini. Ia merupakan mahasiswa dari Fakultas Ilmu Budaya, Program Studi Ilmu Sejarah stambuk 2021.
Dalam acara pelantikan, para anggota dilantik langsung oleh Dewan Penasehat Organisasi (DPO). Sebelumnya, mereka telah mengundang Koordinator Klaster Wawasan Kebangsaan, Kebhinekaan, Pengabdian dan Keorganisasian yaitu Muhammad Azis Rizky Lubis, S.S., M.A, sayangnya di hari yang sama beliau berhalangan untuk berhadir.
“Menjadi organisasi Unit Kegiatan Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Bidikmisi dan KIP-Kuliah Universitas Sumatera Utara sebagai organisasi yang mempunyai rasa akrab antara Pengurus, Alumni, Demisioner, DPO, dan seluruh anggota mahasiswa penerima Bidikmisi dan KIP-Kuliah Universitas Sumatera Utara yang berazas kan dengan nilai, moral, etika yang memumpuni, serta mampu menjadi wadah bagi segala informasi mengenai Beasiswa Bidikmisi dan KIP-Kuliah di lingkungan kampus Universitas Sumatera Utara, dan menjadi tali penyambung bagi mahasiswa/i baik pengurus maupun penerima Beasiswa Bidikmisi dan KIP-Kuliah dalam sumbangsih bakat dan keterampilannya dibidang Sains, Riset, Teknologi, dan Inovasi, serta dapat mengedepankan nilai sosial dan kemanusian sesuai dengan dasar negara Republik Indonesia”, tutur Alhaqqi dalam penyampaian visi nya untuk kepengurusan periode ini.
Adapun misi yang akan dilakukan oleh UKM Gamadiksi periode 2024/2025, adalah:
- Mengedepankan keakraban antar pengurus, DPO, Demisioner, Alumni dan seluruh anggota mahasiswa/i penerima Beasiswa Bidikmisi dan KIP-Kuliah Universitas Sumatera Utara.
- Membentuk dan saling mengingatkan antar mahasiswa/i Penerima Beasiswa Bidikmisi dan KIP-Kuliah atas nilai, moral, etika yang sudah mulai luntur dalam kehidupan mahasiswa.
- Menjalin ikatan kepada Direktorat Prestasi Mahasiswa dan Hubungan Kealumnian Universitas Sumatera Utara (DITMAWALUMNI USU) terkait informasi Beasiswa Bidikmisi dan KIP-Kuliah untuk disebarluaskan kepada mahasiswa/i Penerima Beasiswa Bidikmisi dan KIP-Kuliah Universitas Sumatera Utara.
- Membangun wadah bagi mahasiswa/i Penerima Beasiswa Bidikmisi dan KIP-Kuliah yang memiliki bakat dan keterampilan di bidang Sains, Riset, Teknologi dan Inovasi.
- Mengedepankan dan membangun nilai peduli antar sesama mahasiswa/i Penerima Beasiswa Bidikmisi dan KIP-Kuliah dan memiliki rasa peduli sosial kepada masyarakat kurang mampu dengan berlandaskan dasar negara Republik Indonesia.
“Harapan saya selama saya memimpin di UKM Gamadiksi USU, berharap bisa menjadikan UKM yang benar-benar menampung aspirasi mahasiswa/i penerima Beasiswa KIP-Kuliah USU serta dapat memperbaiki UKM Gamadiksi USU jauh lebih baik dalam regulasi administrasi dan pelayanan kepada mahasiswa/i penerima Beasiswa KIP-Kuliah USU. Serta dapat menggerakkan dan menciptakan generasi penerus UKM Gamadiksi USU yang jauh lebih baik,” ungkap Alhaqqi.
Ia juga menyampaikan pengalamannya selama berorganisasi di UKM Gamadiksi USU. Alhaqqi mengaku telah banyak mendapatkan pembelajaran dan tantangan yang dihadapi selama 2 tahun bergabung.
“Saya berada di UKM Gamadiksi USU sudah berjalan 2 tahun lebih hingga saat ini, tentunya banyak pengalaman dan pembelajaran yang saya dapatkan selama ini. Terkait tantangan dan kesulitan yang saya dapatkan selama berada di UKM Gamadiksi USU adalah masalah inter, yaitu hadirnya MBKM. Tidak kita pungkiri juga hadirkan MBKM ini membawa kebaikan untuk mahasiswa/i namun dibalik itu juga ada sisi terburuknya dengan hadirnya MBKM, saya menyadari dengan hadirnya MBKM mahasiswa/i kurang berminat ataupun sedikit waktu mereka dalam keorganisasian hal ini yang menjadi tantangan dan kesulitan didalam kepengurusan, seperti mereka mengejar MBKM namun tidak menjalankan tanggungjawab di kepengurusan,” ujarnya.
Di sisi lain, Raden Putra Tabah Alfutuh, mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) stambuk 2020, sebagai Demisioner UKM Gamadiksi juga ikut menyampaikan harapannya untuk kepengurusan UKM periode ini.
“Untuk kemajuan Gamadiksi pada periode kali ini, pengurus aktif harus mengantisipasi hal-hal yang dapat terjadi diluar konteks, seperti teman-teman yang kontribusinya bagus mengikuti MBKM, dan dapat membuat yang lainnya bakal ikut-ikutan dikarenakan kerabat dekat yang aktif sudah tidak lagi seaktif dulu berkecimpung dan diharapkan pengurus aktif dapat menemukan solusi yang tepat tanpa ngebuat cedera baru atau kesalahan baru kedepannya. Serta diharapkan dapat memahami dan sama-sama menampung ide dari kepala masing-masing dengan baik, dan menurunkan ego masing-masing jangan sampai temen-temen mikir ‘Apa yang aku dapat dari UKM ini?’ itu hal yang salah. ‘Apa yang kita kasih untuk UKM ini’ itulah bentuk kontribusi terbaik kita selaku pengurus,” tutup Raden.
Redaktur: Duwi Cahya
Leave a comment