Home Kabar Kampus Minimnya Partisipan Pemilih pada Pemira FKep USU 2024
Kabar Kampus

Minimnya Partisipan Pemilih pada Pemira FKep USU 2024

Share

Reporter: Axfeba Saragih/ Nisrina/ Yolanda

Suara USU, Medan. Pemilihan Raya (Pemira) Fakultas Keperawatan (FKep) Universitas Sumatera Utara (USU) resmi dimulai pada pukul 10.50 WIB, pada hari Senin (25/11), yang berlangsung di Pendopo FKep USU.

Dengan jumlah Daftar PemilIh Tetap (DPT) sebanyak 714 orang, Jacklin selaku ketua KPPS FKep USU menjelaskan bahwa dalam pelaksanaannya melibatkan satu orang Badan Pengawas Pemira (Bawasra), tiga orang saksi, dan enam orang petugas KPPS. Dalam menjaga keberlangsungan pemira, lokasi TPS juga diawasi dengan satu orang satpam dan satu anggota Resimen Mahasiswa (Menwa) datang untuk memeriksa situasi di lokasi.

Pemungutan suara berjalan dengan lancar dan cukup kondusif, walaupun ada keterlambatan dalam penyediaan logistik di tempat. “Para petugas KPPS sudah standby dari pagi, namun surat pemungutan suaranya baru datang pukul 10.30, dan bilik suara datang menyusul pada pukul 10.50. Setelah tiga bilik suara sudah ada, barulah pemungutan suara dimulai,” jelas Jacklin.

Ia juga menambahkan bahwa terdapat beberapa kendala yang dihadapi saat Pemira berlangsung, salah satunya adalah minimnya jumlah pemilih. Hal ini dikarenakan para mahasiswa angkatan 2024 tidak sedang berada ditempat karena masih ada yang di kampung atau di luar kota Medan, dan masih ada yang MKWK. Hingga pukul 14.01 WIB, terpantau jumlah suara yang terkumpul ada sekitar 264. Selain itu, belum adanya informasi terkait honorarium KPPS.

Namun seiring berjalannya waktu, jumlah mahasiswa yang hadir ke tempat pemira mulai bertambah, khususnya mahasiswa angkatan 2024 yang sudah selesai MKWK. Beberapa dari mereka mengaku senang karena pertama kali ikut terlibat dalam Pemira, dan berharap bagi yang nantinya terpilih akan berlaku adil ke semua fakultas yang ada di USU. “FKep ini kadang kurang terjun dalam politik sehingga diharapkan kedepannya lebih tertarik dan terbiasa dengan isu politik yang terjadi di kampus. Harapannya semua mahasiswa mengggunakan hak suara dengan baik atas dasar hati nurani , dan untuk yang terpilih nantinya lebih bijak dan berlaku adil.” ujar Naufal, salah satu mahasiswa FKep.

Redaktur: Hanna Letare

 

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.