Reporter: Ines Eliyana br Ginting/Mutiara
Suara USU, Medan. Pemilihan Raya (Pemira) Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Sumatera Utara (USU) resmi dimulai pukul 10.00 WIB sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Berbeda dengan fakultas lain yang melaksanakan pemira di luar ruangan, proses pemungutan suara FKG USU berlangsung di dalam gedung, tepatnya di Ruang Nazir Alwi. Pemira ini berjalan dengan lancar dan tertib.
Hingga pukul 12.21 WIB, tercatat sekitar 50 mahasiswa telah memberikan suara dari total 587 Daftar Pemilih Tetap (DPT). Rendahnya jumlah pemilih sementara ini diduga disebabkan oleh penyesuaian jadwal pemungutan suara dengan jadwal perkuliahan dan praktikum mahasiswa.
Dalam pelaksanaan pemira di FKG tersebut, tersedia tiga bilik suara, dua kotak suara, dan enam petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). Untuk menjaga keamanan dan ketertiban, panitia bekerja sama dengan pihak keamanan kampus guna memastikan proses pemungutan suara berjalan lancar tanpa gangguan.
“Kami memahami bahwa banyak mahasiswa memiliki jadwal perkuliahan dan praktikum. Oleh karena itu, kami berupaya sebaik mungkin mengakomodasi hal tersebut,” ujar Sultan Nabil, Ketua KPPS Pemira FKG USU 2024. Sultan menambahkan bahwa pihaknya optimis seluruh mahasiswa akan menggunakan hak pilih mereka meskipun ada keterbatasan waktu akibat praktikum.
Proses pemungutan suara akhirnya berakhir dengan lancar. Dari total 587 DPT, terdapat 237 suara sah yang masuk, berdasarkan pehitungan suara quick count yang dilakukan di FKG. Dengan pasangan calon (paslon) nomor urut 02 memperoleh suara terbanyak dengan 152 suara, disusul paslon nomor urut 03 dengan 42 suara, dan paslon nomor urut 01 dengan 17 suara. Sementara itu, sebanyak 26 suara dinyatakan tidak sah.
Manuel, mahasiswa FKG angkatan 2023, menyampaikan harapannya agar Pemira USU tahun ini berlangsung dengan jujur dan bersih. “Harapan saya agar pemira ini berlangsung jujur dan bersih, tidak ada tangan kotor dalam pemira ini,” ujarnya.
Redaktur : Grace Pandora Sitorus
Leave a comment