Reporter: Agnes Dhea Oktavia Sinaga
Suara USU, Medan. Unit Kegiatan Mahasiswa Kebaktian Mahasiswa Kristen Universitas Sumatera Utara (UKM KMK USU) menggelar Ibadah Penyambutan Mahasiswa Baru (PMB) USU 2026 pada Sabtu (12/9) di Auditorium Universitas Sumatera Utara. Kegiatan yang berlangsung pukul 10.00–13.30 WIB tersebut mengusung tema “Living in Christ, Set for Campus Life” dengan pembicara Benyaris Pardosi, S.Hut. dan diikuti sekitar 600–800 mahasiswa baru.
Ibadah PMB USU 2026 diselenggarakan sebagai bagian dari pembekalan bagi mahasiswa baru Kristen dalam memahami kehidupan mereka sebagai mahasiswa sekaligus pengikut Kristus. Kegiatan ini menekankan bahwa status sebagai kaum intelektual tidak semata-mata diarahkan untuk mengejar cita-cita pribadi, tetapi juga menjadi kesempatan untuk menggunakan ilmu pengetahuan dan talenta bagi kemuliaan Tuhan serta memberikan dampak di berbagai bidang kehidupan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan tari-tarian, pembukaan oleh pembawa acara, lagu keakraban, dan sambutan dari sejumlah pihak. Sambutan disampaikan oleh Ketua Panitia Reflin Yohanes Panggabean, Ketua UKM KMK USU Bambang Prasetyo Siregar, perwakilan dosen Dr. Anthoni Veery Mardianta, S.T., M.T., IAP., CIIQA, serta Pembina UKM KMK USU Pdt. Dr. Ance M. D. Sihotang, S.P., M.Div., M.Th. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan ibadah dan ditutup dengan sesi konseling.
Ketua Panitia Ibadah PMB USU 2026, Reflin Yohanes Panggabean, mengatakan bahwa mahasiswa memiliki beragam alasan ketika memilih untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, mulai dari keinginan meningkatkan taraf hidup keluarga hingga peluang karier. Menurutnya, kehidupan perkuliahan kemudian membawa mahasiswa pada panggilan untuk menjadi kaum intelektual yang tetap menjalankan imannya.
“Yang mendorong kita selama ini menjadi seorang mahasiswa, ada yang ikut-ikutan, ada yang mewariskan kesan intelektual, keinginan untuk menaikkan derajat keluarga, peluang karier, dan lain-lain. Namun, seorang muda berkuliah menjadi kaum intelektual,” ujar Reflin.
Sementara itu, Ketua UKM KMK USU Bambang Prasetyo Siregar dalam sambutannya menyampaikan visi organisasi untuk mempersiapkan mahasiswa menjadi pemimpin yang memiliki pengetahuan, kebijaksanaan, dan rasa takut akan Tuhan. Ia juga menyampaikan empat misi UKM KMK USU, yakni penginjilan, pembinaan, pengutusan, dan pelipatgandaan.
Bambang turut mengingatkan mahasiswa baru mengenai keberadaan komunitas yang dapat mendampingi mereka selama menjalani kehidupan perkuliahan di USU.
“Kamu tidak sendirian di kampus ini, ada keluarga baru yang siap berjalan bersamamu di dalam kelompok kecil UKM KMK USU,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, Ibadah PMB USU 2026 digelar pada minggu keempat perkuliahan. Reflin menjelaskan bahwa kegiatan tersebut sebenarnya ditargetkan berlangsung pada minggu pertama atau kedua.
Meski demikian, Reflin menilai antusiasme mahasiswa baru tetap terlihat dalam rangkaian PMB, termasuk kegiatan PMB yang telah dilaksanakan di tingkat fakultas. Ia melihat adanya respons yang lebih antusias dan bersemangat dibandingkan dengan mahasiswa baru pada tahun sebelumnya.
Melalui kegiatan tersebut, panitia berharap mahasiswa baru tidak berhenti pada pemahaman yang diperoleh selama ibadah. Reflin berharap pesan yang disampaikan dapat direnungkan dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan kampus, tempat tinggal, maupun kehidupan pribadi.
“Harapan kami, mereka dapat merenungkan pesan yang disampaikan dalam ibadah ini sepulang dari sini dan kemudian menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, baik di kampus, kos, rumah, maupun lingkungan sekitar,” ujar Reflin.
Ia berharap mahasiswa baru Kristen dapat menjadikan Kristus sebagai fondasi kehidupan dalam menjalani masa perkuliahan selama empat tahun ke depan.
Redaktur: Emia Timentha Tarigan
Leave a comment