Home Kabar Kampus IMM FT USU Wadahi Kreativitas Mahasiswa Teknik Mesin Lewat Mechanical Expo 2026 
Kabar Kampus

IMM FT USU Wadahi Kreativitas Mahasiswa Teknik Mesin Lewat Mechanical Expo 2026 

Share

Reporter: Deswina Listiani, Dhita Luna, dan Anastasyia Sitinjak

Suara USU, Medan. Ikatan Mahasiswa Mesin (IMM) Fakultas Teknik Universitas Sumatera Utara (FT USU) resmi menggelar kegiatan Mechanical Expo 2026 di Aula Fakultas Teknik USU, Selasa (8/9/2026). Mengusung tema “Beyond The Motion”, agenda tahunan ini hadir sebagai ruang unjuk karya, eksplorasi kreativitas, sekaligus wadah inovasi mahasiswa di bidang rekayasa teknik (engineering).

​Acara pembukaan berlangsung dengan menyanyikan lagu kebangsaan “Indonesia Raya”, doa bersama, serta penampilan tari tradisional. Sejumlah tokoh turut hadir memberikan sambutan, antara lain Ketua Panitia Ahmad Niza Maulana, Ketua IMM FT USU Nauval Zibran Pahlevi, perwakilan alumni Departemen Teknik Mesin, Ketua Departemen Teknik Mesin Dr. Ir. M. Sabri, M.T., IPM, hingga Dekan Fakultas Teknik USU Prof. Dr. Ir. Renita Manurung, M.T.

​Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Teknik USU, Prof. Dr. Ir. Renita Manurung, M.T., mengapresiasi inisiatif kegiatan ini. “Harapannya kegiatan ini terus berlanjut dan memberikan dampak bagi mahasiswa dan masyarakat,” tuturnya.

​Mechanical Expo 2026 menyajikan rangkaian agenda yang variatif, mulai dari seminar nasional, pameran karya rekayasa mesin, bazar Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), perlombaan tingkat mahasiswa, hingga panggung pentas seni. Suasana area kegiatan semakin semarak dengan deretan stan (booth), seperti pameran karya inovasi mahasiswa, stan kemitraan dari pihak sponsor, serta stan kuliner dan produk UMKM.

​Wakil Ketua Panitia Mechanical Expo 2026, Herlan Maulana Situmorang, menjelaskan bahwa perlombaan menjadi salah satu daya tarik utama dalam expo tahun ini. Ia menyoroti kompetisi Gagasan Inovasi yang menantang peserta mempresentasikan solusi aplikatif di ranah teknologi. ​“Gagasan Inovasi itu jadi peserta-pesertanya nanti melakukan presentasi perihal ide-ide tentang dunia engineering yang akan mereka inovasikan,” pungkasnya.

​Selain kompetisi gagasan, panitia juga menggelar perlombaan Rancang Bangun. Pada cabang lomba ini, tim Vireon sukses memperoleh posisi juara pertama, disusul oleh tim IKLC di posisi kedua, dan tim Smartstockis di peringkat ketiga. Sementara itu, pada kompetisi Gagasan Inovasi, gelar juara pertama diraih oleh tim Ketiban Rezeki, peringkat kedua ditempati oleh tim MI TOP, dan posisi ketiga diraih oleh tim Carbonara.

​Memasuki hari kedua, lomba Gagasan Inovasi menjadi agenda inti yang menarik perhatian. Ketua Panitia Mechanical Expo 2026, Ahmad Niza Maulana, menjelaskan bahwa terdapat sembilan tim yang tercatat dalam daftar kepesertaan. Namun, satu delegasi dari Institut Teknologi Bandung (ITB) berhalangan hadir akibat kendala cuaca dan kondisi alam yang tidak mendukung. Usai sesi presentasi dan penjurian, kegiatan berlanjut ke penyerahan sertifikat, pentas seni, pengumuman juara, hingga penutupan.

​Kemeriahan Mechanical Expo 2026 semakin lengkap dengan adanya panggung hiburan dan pentas seni. Penampilan vokal dari Mosgoht dan Iky Gian, berpadu dengan aksi panggung Band Creat Art, berhasil mencairkan suasana sekaligus menjadi penutup bagi para pengunjung maupun mahasiswa setelah menuntaskan sesi pameran dan perlombaan yang padat.

​Di balik kesuksesan acara tersebut, panitia sempat mengalami kendala teknis pada hari pembukaan, yaitu gangguan pada layar videotron utama di Aula FT menjelang acara dimulai. Mengatasi hal tersebut, panitia memasang smart TV dan proyektor sebagai perangkat pengganti. Kendati sempat memundurkan jadwal pembukaan sekitar hampir satu jam, agenda tetap berjalan dengan kondusif. Panitia juga sigap menertibkan arus pengunjung yang masuk di luar pintu utama dengan mewajibkan pengisian registrasi di pos masuk. “Berdasarkan briefing teknis dan target yang kami tetapkan, alhamdulillah masih berjalan sesuai dengan skenario yang kami buat,” ungkap Ketua IMM FT USU, Nauval Zibran Pahlevi.

​Penyelenggaraan acara ini pun menuai tanggapan positif dari kalangan mahasiswa yang hadir memadati aula. Gideon Saragih, mahasiswa Teknik Mesin stambuk 2025, menuturkan bahwa stan pameran memberinya wawasan langsung mengenai perakitan instrumen mesin sekaligus memperluas jejaring pertemanan antarmahasiswa.

​Senada dengan Gideon, Nafis Syafiq Aqila Hasibuan menilai expo ini membuka ruang pandang baru untuk menyaksikan ragam inovasi karya mahasiswa Teknik Mesin dari berbagai latar belakang. Nafis pun berharap agar kegiatan mendatang dapat menjangkau skala kepesertaan yang jauh lebih luas, termasuk mengundang universitas-universitas dari luar Pulau Sumatra.

​Menutup rangkaian kegiatan, Nauval berpesan agar Mechanical Expo terus berkembang menjadi panggung inovasi yang konsisten bagi mahasiswa Teknik Mesin. Ia pun mendorong agar kompetisi Gagasan Inovasi terus dipertahankan sebagai agenda acara tetap setiap tahunnya. ​“Untuk lomba Gagasan Inovasi menurut saya itu harus tetap dilanjutkan dijadikan lomba tahunan, karena melihat dari antusias peserta dan inovasi-inovasi dari peserta itu sangat-sangat menjadi tren positif untuk ke depannya,” tutup Nauval.

Redaktur: Alya Nayla Sahirah S.

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.