Pembaruan Langsung Kasus COVID-19
SUARA USU
Kabar Kampus

Omset Naik Selama PPKM, Dai Qurban Utamakan Kebermanfaatan

Reporter: Muhammad Randy Alamsyah
Suara USU, Medan. Pandemi dan PPKM tampaknya tidak mengendurkan semangat masyarakat untuk tetap berkurban di idul adha tahun ini, setidaknya itu yang dirasakan Dai Qurban sebagai lembaga penyedia hewan kurban sekaligus penyedia jasa pengantaran hewan kurban.

“Tahun ini ada kenaikan, kita juga gabisa ngebatasin karena qurban itu kan tentang sebuah keimanan, jadi bahkan kebijakan ppkm nggak bisa menghalangi umat yg ingin berkurban. Ini tentang masalah seberapa besar yg dibagikan bukan seberapa besar yang diterima,” terang Ibnu Prayetno sebagai owner Dai Qurban yang juga Gubernur Pema FISIP USU.

Di tahun ini Dai Qurban berhasil menjual 94 ekor domba, 4 ekor kambing, dan 11 ekor sapi. Domba dijual dengan rentang harga Rp 1,6 – 2,5 juta dan sapi mulai dari Rp 12 juta sampai Rp 17,5 juta. Dai qurban melayani pemesanan sekaligus pengantaran mulai dari medan bahkan sampai brastagi dan nias.

Kenaikan penjualan juga sekaligus menaikkan omset yang diterima Dai Qurban. Meskipun begitu, Ibnu menegaskan tujuan utama Dai Qurban adalah memberikan kemudahan dan kebermanfaatan kepada masyarakat.

“Alhamdulillah ada kenaikan, tapi pada dasarnya Dai ini bergerak bukan karena omset tapi karena kebermanfaatan umat itu visinya, yaitu bagaimana caranya kita memberikan kemudahan kepada umat yg ingin berkurban,” jawab Ibnu pada wawancara via WhatsApp.

Ibnu juga menjelaskan sebagian persen hasil penjualan Dai Qurban akan disumbangkan kepada masyarakat yang berada di daerah minoritas. Konsumen Dai Qurban pada tahun ini banyak dari kalangan kenaziran masjid, para relawan, LSM, juga dari beberapa instansi, bahkan organisasi Gamadiksi USU juga ikut berpartisipasi.

“Alhamdulillah tahun ini Allah mudahkan segalanya juga Allah kasih tantangan. Banyak berkahnya. Pokoknya tolok ukurnya kebermanfaatan buat umat, yang merasakan manfaatnya bukan hanya Dai Qurban tapi masyarakat dengan segala kemudahan,” jelas Ibnu.

Peyunting: Zukhrina Az Zukhruf

Related posts

ITOPH Ciptakan wawasan Bagi Mahasiswa Kesehatan Masyarakat

suarausu

Menatap World Class University, USU Reformasi Letak dan Kinerja UKM!

redaksi

UKMI As-Siyasah FISIP Adakan FRAKSI : Build Dakwah With Love

redaksi