SUARA USU
Uncategorized

Pengaruh Keluarga Dalam Pembentukan Karakter Kewarganegaraan Di Kalangan Remaja

Oleh: Yenni Kriswani / Ianvas Moris Sinaga / Frety Shinta / Adinda Nasution / Mhd. Fitra Nasution / Mawar Hutapea /  Asyifa Natasya

Suara USU, Medan. Kewarganegaraan adalah segala hal ihwal yang berhubungan dengan warga negara dimana untuk mendapatkan Kewarganegaraan Republik Indonesia harus berdasarkan persyaratan yang telah ditentukan dalam undang-undang dalam hal ini UU Nomor 12 Tahun 2006 tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia. Sedangkan Karakter kewarganegaraan (civic disposition) merupakan watak atau sifat-sifat yang harus dimiliki setiap warga negara untuk mendukung efektivitas partisipasi politik, berfungsinya sistem politik yang sehat, berkembangnya martabat dan harga diri (Cholisin, 2011: 7).

sumber foto: Kompasiana

Sikap kewarganegaraan yang baik adalah sikap yang menunjukkan kesadaran, tanggung jawab, partisipasi, dan loyalitas sebagai warga negara Indonesia dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Sikap kewarganegaraan yang baik mencerminkan pengamalan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi bangsa. Kemudian, Warga negara yang baik adalah warga negara yang taat akan peraturan yang berlaku termasuk Indonesia karena menjadi warga negara yang baik dapat mendukung berjalan lancarnya suatu negara dan mendorong negara tersebut menjadi negara yang maju dan berkualitas. Maka dari itu pembentukan karakter kewarganegaraan yang baik perlu dibentuk mulai dari usia remaja.

Dalam pembentukan karakter kewarganegaraan seseorang diperlukan berbagai peranan penting untuk menunjang prosesnya, salah satunya adalah keluarga. Keluarga berasal dari bahasa Sansekerta: kula dan warga “kulawarga” yang berarti “anggota” dan “kelompok kerabat”. Keluarga adalah lingkungan di mana beberapa orang yang masih memiliki hubungan darah. Keluarga sebagai kelompok sosial terdiri dari sejumlah individu, memiliki hubungan antar individu, terdapat ikatan, kewajiban, tanggung jawab diantara individu tersebut. Keluarga adalah unit terkecil dari masyarakat yang terdiri atas kepala keluarga dan beberapa orang yang terkumpul dan tinggal di suatu tempat di bawah suatu atap dalam keadaan saling ketergantungan. Oleh karena itu peranan keluarga sangat berpengaruh besar bagi pembentukan karakteristik kewarganegaraan di kalangan remaja, sebab keluarga merupakan sekelompok kecil masyarakat yang selalu terjadi interaksi didalamnya.

Seperti yang sudah di jelaskan bahwa keluarga merupakan salah satu peran yang sangat penting bagi banyak hal, salah satu contohnya adalah pembentukan karakter. Keluarga akan membentuk karakter seseorang dan berpengaruh pada lingkungannya sebab keluarga merupakan lingkungan yang pertama dan utama bagi pembentukan karakter. Peran penting dan kualitas keluarga yang mewarnai pembentukan karakter yaitu pada model pendidikan yang diberikan orang tua terhadap anaknya. Dari pengakuan para remaja yang orang tuanya kurang memberikan edukasi terhadap mereka tentang pentingnya memiliki karakter kewarganegaraan, mereka mengakui bahwa mereka masih belum mempunyai karakter kewarganegaraan yang baik. Beberapa contoh hal yang dapat dilakukan keluarga untuk membantu proses pembentukan karakter kewarganegaraan pada anak adalah:
• Memberikan edukasi kepada anak tentang seberapa penting memiliki karakter kewarganegaraan yang baik
• Merangkul anak dalam proses pembentukan karakteristik kewarganegaraan yang baik
• keluarga berperan dalam penyampaian kritik dan saran yang dapat membangun karakter anak tetapi tidak menghakimi mereka
• Memberikan contoh kepada mereka bagaimana karakter kewarganegaraan yang baik dan benar

Selain itu, keluarga juga berfungsi untuk memberikan sosialisasi kepada remaja tentang apa itu kewarganegaraan dan bagaimana cara membentuk karakter kewarganegaraan. Fungsi sosialisasi ini menunjuk peranan keluarga dalam membentuk kepribadian anak melalui interaksi sosial, dalam keluarga itu anak mempelajari pola-pola tingkah laku, sikap, keyakinan, cita-cita dan nilai-nilai dalam masyarakat dalam rangka perkembangan kepribadiannya (S.T. Vembriarto, 1982: 41-42). Selain dukungan dari keluarga, remaja juga harus sadar betapa pentingnya menerapkan karakteristik kewarganegaraan yang baik di lingkungan masyarakat demi kemajuan bangsa Indonesia.

Redaktur: Tamara Ceria

Related posts

Pentingnya Upaya Mahasiswa dalam Mempertahankan Persatuan dan Kesatuan

redaksi

Pengaruh Status Sosial Berdasarkan Gaya Hidup Melalui Pakaian Sehari-hari di Kalangan Mahasiswa/I UMSU Sesuai Sila ke-5 Pancasila

redaksi

Perspektif Mahasiswa USU tentang Pentingnya Peran Mahasiswa di Tengah Masyarakat

redaksi