SUARA USU
Life Style

Mengenal Journaling, Hobi Produktif Masa Kini yang Bantu Jaga Kesehatan Mental

Oleh: Tamara Ceria Sairo
Suara USU, Medan
. Ada yang tau istilah journaling? Kalau menulis diary? Kurang lebih journaling sejalan dengan menulis diary. Journaling merupakan sebuah kegiatan menuangkan apa yang kita rasakan atau pikirkan ke dalam bentuk tulisan. Jika menulis diary umumnya dilakukan di bangku sekolah saat masih anak-anak, journaling lebih banyak dilakukan oleh orang dewasa dengan harapan dapat menuai manfaat, salah satunya ketenangan dan mengendalikan kesehatan mental.

Menurut beberapa ahli, journaling dinilai mampu untuk menjaga kesehatan mental para penulisnya. Journaling juga menjadi salah satu cara untuk membantu mengenal diri sendiri dengan lebih baik.

Kegiatan journaling setiap orang tentu berbeda-beda, ada yang menuangkannya ke dalam bentuk tulisan, namun ada pula yang lebih memilih gambar. Media yang digunakan juga berbeda, ada yang nyaman menggunakan buku jurnal, namun ada juga yang menggunakan media digital seperti notes handphone, dan sebagainya.

Sebelum masuk ke dalam tips dan langkah menulis jurnal, kamu harus tahu jenis-jenis journaling berikut.

  1. Daily journaling

Sesuai namanya, tipe yang pertama ini dilakukan setiap hari untuk menjelaskan kejadian demi kejadian yang dialami sepanjang hari. Hal ini membantu kamu untuk mengingat hal-hal kecil dan menjadi reminder diri.

  1. Art journaling

Walaupun namanya menulis jurnal, namun tak selamanya journaling dilakukan dengan menguraikan pikrian melalui kata-kata. Buat Sobat Suara USU yang cenderung menyukasi visual, jenis journaling ini cocok untuk kamu. Art journaling dapat dilakukan dengan mengasah kemampuan membuat scrapbook. Namun, untuk yang satu ini kamu membutuhkan beberapa tools untuk menunjang kegiatan art journaling.

  1. Travel journaling

Bagi sebagian orang, menulis merupakan cara yang paling tepat untuk menyimpan kenangan. Walau foto dan video lebih mudah dilakukan, namun ada detail-detail kecil yang menggambarkan perasaan ketika sedang bepergian. Bagi para traveller, tak jarang mereka membawa buku jurnal untuk sewaktu-waktu menuangkan perasaannya bukan melalui foto dan video saja, namun juga melalui tulisan.

  1. Reflective journaling

Sesuai namanya, tipe terakhir ini memiliki tujuan untuk refleksi diri. Tak jauh berbeda dengan daily journaling, tipe yang satu ini cenderung membahas satu topik untuk menjadi bahan refleksi. Misalnya, suatu peristiwa yang mengesankan, atau bahkan kejadian buruk yang menimpa. Ini berguna untuk lebih mengingat hal-hal kecil yang membuat bersyukur

Nah itu dia jenis-jenis journaling. Selanjutnya, ada tips memulai journaling yang bisa Sobat Suara USU terapkan.

  1. Tentukan media yang digunakan

Seperti yang dijelaskan di atas, journaling tidak terbatas pada sebuah kertas. Dalam dunia journaling, Sobat Suara USU sangat diperbolehkan untuk menggunakan media digital. Namun, memang dalam penerapannya, banyak yang menggunakan buku jurnal karena gemar menghias isinya menggunakan lettering hingga stiker, atau yang lebih dikenal dengan scrapbook (seni menempel foto atau gambar di atas kertas). Hal ini merupakan suatu kesenangan tersendiri bagi para penulis untuk berkreasi dan berimajinasi menciptakan karya yang bermanfaat dan merilekskan pikiran.

  1. Konsisten

Journaling disarankan dilakukan dengan jadwal rutin dan konsisten. Menulis jurnal sendiri haruslah dimasukkan ke dalam jadwal harian. Sama seperti diary, menulis jurnal juga dilakukan setiap hari, baik di pagi hari untuk memulai hari, maupun malam hari untuk merangkum kegiatan seharian dan mencurahkan pikiran dalam waktu sehari penuh. Buatlah kegiatan journaling menjadi rutinitas yang kalau tidak kamu lakukan dalam sehari, merasa ada yang kurang dan tertinggal.

  1. Mulai menulis dari hal kecil

Menulis jurnal sendiri tidaklah ada teknik khusus. Mulailah dengan menulis kegiatan sehari-harimu, pengalaman yang akan maupun sudah berlalu, perasaanmu saat itu, dan apapun yang terlintas di pikiranmu. Jangan pernah takut untuk mulai menulis. Dalam journaling tidak ada yang namanya benar-salah. Apapun topik yang ingin kamu bahas, mulailah untuk merangkai kata demi kata, gunakan gaya bahasamu sendiri hingga menghasilkan sebuah tulisan murni yang berhasil dari pikiranmu.

Nah, itu dia beberapa informasi terkait apa itu journaling, jenis-jenis journaling, hingga tips memulai kegiatan journaling. Sobat Suara USU udah coba yang mana aja nih? Kalau belum pernah journaling, boleh dipertimbangkan nih. Selamat memulai!

 

Redaktur: Anggie Syahdina Fitri

Related posts

Menarik, Ritual Berjalan Kaki Sebagai Bentuk Menjalani Perintah Sang Budhha

redaksi

Berikut Tujuh Tipe Mahasiswa, Kalian Termasuk yang Mana?

redaksi

Antara Jasa Titip dengan Belanja Langsung, Kamu Pilih yang Mana?

redaksi