Home Kabar Kampus Ramaikan Hari Kesehatan Mental Sedunia, PEMA Fakultas Psikologi Langsungkan Project Berbasis Surat Cinta
Kabar Kampus

Ramaikan Hari Kesehatan Mental Sedunia, PEMA Fakultas Psikologi Langsungkan Project Berbasis Surat Cinta

Share

Reporter: Yuni Hikmah

Suara USU, Medan. Mengingat betapa krusialnya isu kesehatan mental, maka per-tanggal 10 Oktober setiap tahunnya ditandai sebagai peringatan Hari Kesehatan Mental Sedunia. Melansir situs resmi WFMH atau World Federation for Mental Health, Hari Kesehatan Mental Sedunia tahun 2023: “Our Minds, Our Rights” mengusung tema Mental Health is a Universal Human Right.  Dikutip dari situs WHO, kesehatan mental adalah hak asasi manusia yang mendasar bagi semua orang. Setiap orang, siapapun dan dimanapun berada, berhak atas standar kesehatan jiwa tertinggi yang dapat dicapai.

Atas inisiasi dan dalam rangka yang sama, Kesejahteraan Mahasiswa (KESMA) yang merupakan salah satu departemen di bawah naungan Pemerintahan Mahasiswa Fakultas Psikologi USU turut meramaikan hari kesehatan mental tahun ini dengan mengadakan kegiatan bertemakan “Sepucuk Surat untuk Orang Terkasih” yang diselenggarakan selama tiga hari terhitung sejak Senin, (9/10) sampai Rabu, (11/10).

Kegiatan ini menjadi wadah untuk menampung surat-surat kiriman Mahasiswa Psikologi secara anonim yang nantinya akan diantarkan kepada penerimanya. Surat-surat ini merupakan bentuk apresiasi dan dukungan yang diharapkan akan membuat penerima merasa dirinya berharga.

Kesmatopia, salah satu program kerja Departemen Kesejateraan Mahasiswa ini menjadi cikal bakal kegiatan yang sudah berlangsung selama 2 tahun kebelakang. Kesmatopia sendiri dibuat untuk membantu Mahasiswa Psikologi dalam menceritakan permasalahan akademis maupun non-akademis secara anonim.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari Kesmatopia. Biasanya Kesmatopia hanya berupa link G-form yang disebar ke grup angkatan setiap hari jumat. Berhubung dengan Hari Kesehatan Mental Sedunia yang jatuh setiap 10 Oktober, Kesmatopia spesial hadir secara langsung sehingga mahasiswa psikologi bisa menandatangani spanduk atau mengirimkan suratnya di kotak yang telah disediakan,” ujar Yollah Adimurnia selaku Sekretaris Departemen Kesma.

Ketika ditanya perihal antusiasme mahasiswa dalam kegiatan ini, Yollah mengatakan partisipasi mahasiswa terbilang cukup besar. Akan tetapi karena kegiatan ini berbarengan dengan Ujian Tengah Semester dan beberapa angkatan masih berada di luar kegiatan fakultas, kegiatan ini dapat dikatakan belum terlalu ramai.

“Kami masih lihat besok sih antusiasnya. Karena besok mahasiswa itu ujiannya udah di psikologi semuanya,” tambahnya.

“Harapan aku pribadi di Hari Kesehatan Mental Sedunia ini semoga orang-orang lebih aware terhadap kesehatan mentalnya dan juga terhadap kesehatan mental orang lain. Semoga yang menerima surat ini bisa merasa berharga dan buat mereka merasa nggak sendiri di sini. Apalagi di Psikologi yang kebersamaannya cukup kuat, ya. Jadi aku pengen mereka menjalani hari-harinya di Psikologi ataupun di luar itu, ya, bener-bener semangat. Terus juga peduli sama diri sendiri dan orang lain,” pungkas Yollah.

Redaktur: Tamara Ceria 

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.