Home Puisi Remah Kasih untuk Tetap Hidup
PuisiSastra

Remah Kasih untuk Tetap Hidup

Share

Oleh: Tania Renata Panjaitan

Teh hangat di atas tenun sederhana

Aromanya menggaungkan damai

Hangatnya mengiringi sunyi yang ramah 

Remah kasih yang dinanti ayah di bawah langit biru

Lintang dan rembulan melukis kilau

Detik-detik sunyi kesukaan ibu

Lelahnya berteduh sejenak

Remah kasih yang senantiasa menjaga nyala ibu

Swastamita hadir

Merajut semburat jingga hingga ke ufuk nabastala

Dengan semilir angin yang terbang menemani

Remah kasih yang memekarkan tenang dalam gundah adik

Insan hidup dengan serpih yang menahannya tinggal

Lantunan berderap dari radio usang

Dialog yang tak sempat diucap,

aroma kertas yang menua bersama tuannya

Kita namakan ia remah kasih

Remah kasih… 

Si pemeluk hari yang hampir runtuh

Remah kasih untuk tetap hidup

Redaktur: Fatimah Roudatul Jannah

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.