SUARA USU
Film

Review Film Bebas: Sebuah Reuni yang Mengharukan

Oleh : Nazila Humaira

Suara USU, Medan. Film Bebas merupakan film yang di remake dari film Korea yang berjudul Sunny pada tahun 2011. Film ini ber-genre komedi musikal yang tayang perdana pada 13 Oktober 2019 dengan di sutradarai oleh Riri Riza dan di produseri Mira Lesmana.

Film bergaya 1990-an ini membawa penonton bernostalgia pada masa remaja anak 90-an yang sangat kental dengan kisah cinta anak SMA yang malu-malu, perundungan pada anak baru, perkelahian antar remaja, tawuran, kontes menari, dll. Film ini juga diperankan oleh beberapa aktor dan akrtis papan atas Indonesia yang pasti membuat para penonton juga semakin tertarik untuk menonton nya.

Film ini mengajak menonton melihat kisah mereka dalam mempertahankan dan saling mengerti pertemanan diantara para tokohnya dengan karakter dan sifat yang berbeda-beda. Penonton yang menonton film ini akan merasakan perasaan tersentuh, kesenangan, dan kelucuan tingkah mereka.

Film beralur maju-mundur ini menampilkan kisah Vina (Marsha Timothy) memulai Perjalanannya dalam mencari teman-teman gengnya, Jessica (Indy Barends), Jojo (Baim Wong), Gina (Widi Mulia) dan Suci (Salvita Salim De Corte) yang terpisah selama 23 tahun sambil ia bernostalgia pada zaman ia masih sekolah.

Kisah ini di awali dengan pertemuan Vina dengan Kris (Susan Bachtiar) di rumah sakit. Ia mengidap penyakit yang sudah di vonis hidupnya tak akan lama lagi. Pertemuan mereka inilah yang membuat Kris ingin sekali juga bertemu para anggota geng bebas lainnya sebelum ia wafat.

Film ini menyoroti kisah remaja Vina (Maizura) yang merupakan anak pindahan yang berasal dari kota Sumedang ke Jakarta. Awalnya Vina sempat di ejek karena logat yang khas dan sikapnya yang seperti wanita desa, membuat teman sekelasnya merasa lucu akan hal itu, di tambah lagi namanya yang mirip dengan artis Indonesia Vina Panduwinata. Sampai di mana Kris (Sheryl Shenafia) berkenalan dengannya dan mengenalkannya dengan teman-temannya Jojo, Gina, Suci, dan Jessica.

Perkenalan itu membawa Vina merasakan hebatnya bersahabat dan berteman dengan mereka. Banyak kenangan dan pelajaran yang Vina dapatkan bersama mereka mulai dari keberanian, kegembiraan, dll. Sampai saat itu mereka memutuskan untuk menamai geng mereka yaitu geng Bebas.

Masa-masa remaja dan persahabatan Vina dan teman-temannya itu berjalan dengan baik-baik saja, sampai suatu saat pesahabatan mereka harus di uji dengan kedatangan Andra (Giorgino Abraham) yang mengganggu Vina saat ia sedang di sebuah kantin. Vina sudah beberapa kali di ganggu oleh Andra, tetapi kali ini Andra benar-benar ingin mencelakai Vina maupun teman-temannya. Dengan keadaan mabuk Andra memecahkan botol yang ia bawa dan menodongkan nya pada orang-orang sekitarnya yang berkerumun. Sampailah kaca itu menggores wajah Suci (Lutesha Lutesha) yang merupakan seorang model saat itu.

Puas dengan nostalgia masa remaja, film ini juga akan menyadarkan tentang sulitnya mempertahankan persahabatan dari masa remaja sampai dewasa, sebab dapat di pastikan mereka sudah memiliki kesibukannya masing-masing.

Film ini tak hanya membahas mengenai kisah pertemanan mereka saja, tetapi juga membahas kisah cinta pertama Vina yang harus kandas sebelum di mulai pada saat itu. Tambah lagi, kisah mereka saat dewasa yang memiliki nasib yang berbeda-beda dan mereka harus berjuang untuk menjalani hidup mereka masing-masing.

Film Bebas di bawakan dengan alur yang santai, mudah di mengerti, menyenangkan dan sangat cocok untuk di tonton bersama keluarga ataupun teman. Walaupun film ini bernuansa 90-an, tapi sama sekali tidak ketinggalan jaman untuk di tonton, karena pesan yang di sampaikan film ini ada sampai zaman sekarang. Jika kamu tertarik untuk menontonnya, fiilm Bebas ini tersedia di aplikasi Netflix.

Redaktur: Yessica Irene


Discover more from SUARA USU

Subscribe to get the latest posts to your email.

Related posts

Susah Sinyal The Series: Penghibur Disaat UAS

redaksi

Petualangan Epik “Life of Pi” Memukau Penonton dengan Keindahan Visual yang Mengagumkan

redaksi

Melihat Sisi Baru Marvel Melalui Film Eternals

redaksi