SUARA USU
Musik

Sambut Album Baru, Lana Del Rey Rilis Lagu “Tunnel Under Ocean Blvd”

Oleh : Yuni Hikmah

Suara USU, Medan. Elizabeth Woolridge Grant atau lebih dikenal sebagai Lana Del Rey, penyanyi dan penulis lagu berkebangsaan Amerika Serikat kembali mengeluarkan single terbarunya bertajuk Did you know that there’s a tunnel under Ocean Blvd pada Rabu (07/12) sekaligus mengumumkan peluncuran album terbarunya dengan judul yang sama, dijadwalkan akan rilis tahun ini pada Maret mendatang.

Gaya musik Lana Del Rey telah ditandai oleh para kritikus karena gaya sinematiknya, keindahan musik dengan tema-tema romansa tragis, kemewahan, dan melankolis. Lagu ini adalah salah satu contoh sempurna untuk mengenal gaya musiknya; sebuah lagu melankolis dengan suasana gloomy, lirik puitis yang dalam dan makna tersembunyi yang menarik, layak untuk dicari tahu lebih dalam.

Did you know that there’s a tunnel under Ocean Blvd adalah sebuah lagu tentang rasa takut untuk dilupakan. Penyanyi kelahiran 37 tahun lalu ini menggambarkan secara mendalam perasaan kesepian, insecure, dan keinginan untuk mendapatkan perhatian dari orang lain. Berdasarkan lagu ini dapat ditarik asumsi bahwa Lana menceritakan rasa ketakutan jika suatu saat dimasa depan ia akan dilupakan, seperti terowongan di bawah Ocean Boulevard. Hal ini dapat dilihat dari penggalan lirik berikut.

Don’t forget me

Like the tunnel under Ocean Boulevard

Ketika lagu ini rilis, tidak sedikit orang yang mencari tahu eksistensi terowongan yang menjadi inspirasi Lana dalam lagunya, hal ini disebabkan terowongan ini terbengkalai dan dilupakan oleh banyak orang. Dalam liriknya, Lana Del Rey bercerita tentang The Jergins Tunnel, sebuah terowongan yang didirikan tahun 1927 dan terbuka untuk umum pada 1928 untuk mempermudah akses pejalan kaki menuju pantai dan jalan raya di bawah Ocean Boulevard di Long Beach, California.

Terowongan ini begitu ramai dulunya, dirancang bergaya arsitektur klasik dengan langit-langit berhiaskan mozaik dan ubin memenuhi dindingnya. Ada sekitar 4,000 orang per jam melewati tempat ini saat weekend. Akan tetapi, terowongan ini ditutup pada tahun 1967 karena faktor keamanan. Lebih dari 50 tahun kemudian, Lana menyadari bahwa saat ini banyak orang yang tidak mengetahui terowongan yang begitu berjaya pada masa itu dan membuatnya bertanya; When’s it gonna be my turn?

Selain itu, dikutip dari verse ke-2 lagu ini, Lana diketahui menarik referensi dari lagu Hotel California milik Eagles yang menceritakan kehidupan di balik gemerlapnya dunia hollywood, dari sini semakin terlihat jelas ketakutan yang amat besar bila suatu hari nanti akan tiba masa dimana Ia dan karyanya akan dilupakan, sebab tidak banyak orang yang bisa bertahan selamanya di industri yang digeluti Lana Del Rey. Dikarenakan ketakutan-ketakutan itu, Lana menyebutkan bahwa sulit baginya untuk mengembangkan diri sehingga ia terus mencari validasi dari orang lain berharap itu akan membuatnya mencintai dirinya sendiri.

Dapat disimpulkan secara sederhana bahwa Lana Del Rey menyampaikan ketakutan dan harapannya ke dalam lagu ini, ia seolah berkata, “Aku tidak ingin dilupakan seperti terowongan dibawah Ocean Blvd; kuharap seseorang akan benar-benar mencintai dan mengingatku, membuatku merasa layak menjalani kehidupan.”

Dengan perpaduan lirik yang dalam, suara yang merdu diiringi instrumen piano, lagu ini sukses menyita atensi jutaan pendengar. Hingga saat ini, lagu Did you know that there’s a tunnel under Ocean Blvd sudah diputar lebih dari 14,399,588 streams di Spotify dan 4 juta penayangan di kanal YouTube milik Lana Del Rey terhitung 2 minggu setelah lagu tersebut pertama kali diperdengarkan kepada khalayak publik.

Kabar baiknya, kemungkinan besar The Jergins Tunnel yang sempat terbengkalai beberapa dekade akan segera dibuka untuk publik, lho! Selain itu, Lana Del Rey juga sudah membuka pre-order untuk memesan album terbarunya dengan sederet vinyl yang menarik. Nah, mari kita nantikan update dari Lana Del Rey!

Kamu bisa mendengar Did you know that there’s a tunnel under Ocean Blvd di YouTube, Spotify atau platform musik lainnya ya!

Redaktur : Lita Amalia

 


Discover more from SUARA USU

Subscribe to get the latest posts to your email.

Related posts

Memaknai Kehilangan Diri Lewat Lagu Broken Anson Seabra

redaksi

Ballroom Extravaganza, Sentimen Ketika Kepala Berisik dan Hati Terusik

redaksi

“Berisik”, Pengingat Manusia untuk Tenang

redaksi