Home Kabar Kampus Sempat Tertunda, Pemira USU 2026 di FIB Tetap Digelar Tanpa Saksi
Kabar Kampus

Sempat Tertunda, Pemira USU 2026 di FIB Tetap Digelar Tanpa Saksi

Share

Reporter: Erni Yuli Simatupang

Suara USU, Medan. Pemilihan Raya (Pemira) untuk memilih Ketua dan Wakil Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Sumatera Utara (USU) di Lab Bahasa Fakultas Ilmu Budaya (FIB) mengalami keterlambatan pada Kamis (16/4/2026). Proses pemungutan suara yang seharusnya dimulai pukul 08.00 WIB baru dapat dilaksanakan sekitar pukul 09.00 WIB karena saksi dari tiga kandidat belum hadir di lokasi hingga batas waktu yang ditentukan.

Panitia Tempat Pemungutan Suara (TPS) memutuskan untuk tetap memulai pemilihan guna mengakomodasi 3.094 pemilih yang terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) di FIB. Terkait keputusan tersebut, salah satu panitia TPS, Achnes Julianti Samosir, memberikan keterangan resminya. “Kami sudah menunggu saksi sejak pukul 08.00 WIB, namun karena belum juga hadir hingga pukul 09.00 WIB, maka pemilihan tetap kami mulai,” ujar Achnes.

Selain persoalan saksi, kendala teknis pada sistem digital portal Satu USU turut mewarnai jalannya pemilihan di Laboratorium Bahasa FIB. Masalah pada pengaturan IP Address yang belum terkonfirmasi oleh pihak Pusat Sistem Informasi USU menyebabkan akses ke menu pemilihan sempat terhambat. Achnes menjelaskan bahwa kendala tersebut membuat sistem tidak stabil saat diakses. “Saat masuk ke sistem, sempat seperti kembali ke portal awal Satu USU, jadi harus diatasi terlebih dahulu,” jelasnya.

Untuk kelancaran proses, panitia menyediakan lima unit komputer utama dan dua unit cadangan dengan sistem masuk bergiliran maksimal lima orang dalam satu waktu. Panitia yang bertugas, yaitu Achnes Julianti Samosir, Nisrina Putri Suheri, dan Dian Marisa, tetap menjalankan pemungutan suara hingga pukul 16.00 WIB meski tanpa kehadiran saksi dari masing-masing kandidat sejak awal proses dimulai.

Mahasiswa Program Studi Perpustakaan, Farhan Marzuq Syadira, menyampaikan harapannya agar hasil pemilihan ini membawa perubahan bagi universitas. “Siapa pun yang menang, semoga bisa menjalankan tugas dengan baik, membawa USU lebih baik secara internal maupun eksternal, serta menjadi wadah aspirasi mahasiswa,” ungkapnya.

Di akhir pelaksanaan, panitia berharap tingkat partisipasi mahasiswa tetap tinggi untuk menghindari angka golput. Achnes Julianti Samosir menegaskan harapannya bagi keberlanjutan kepemimpinan mahasiswa di masa depan. “Kami berharap mahasiswa antusias datang memilih, serta siapa pun yang terpilih nantinya dapat menjalankan tanggung jawab dan wewenangnya dengan baik,” ujarnya.

Redaktur: Rifatul Suaidah

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.