Sastra

Sendirian

Share

Oleh: Siti Annisa

 

Dari batu, biji, hingga bunga yang layu

Selanjutnya aku?

Tak bernyawa, nampaknya

Tersimpan harapan dalam kesendirian

Meraba-raba, tersandung, lalu jatuh!

 

Aku tidak tau

Ternyata gelap gulita sekeliling ku

Sementara?

Tanya-tanya ku

Tak ada jawaban!

 

Terbiasa masuk paksa dalam kegelapan

Terlahir kembali dalam keheningan

Sejak itu, aku menari anggun

sen-di-ri-an.

 

Redaktur: Suranti Pratiwi

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.